Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang, Ini Penyebab dan Solusinya

Cara mengatasi buah mangga rontok sebelum matang perlu diketahui agar buah dapat tumbuh lebih optimal.

Silvia Estefina Subitmele
Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang, Ini Penyebab dan Solusinya
Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)

Buah mangga rontok sebelum matang menjadi salah satu kendala bagi pemilik pohon, terutama saat tanaman mulai menghasilkan banyak buah muda. Kondisi ini membuat hasil panen berkurang dan perawatan selama berbulan-bulan terasa sia-sia. Untuk mencegah kerugian lebih besar, penting memahami cara mengatasi buah mangga rontok sebelum matang melalui perawatan tepat.

Kerontokan buah mangga tidak selalu menandakan adanya gangguan serius. Pada fase awal pertumbuhan, pohon secara alami menggugurkan sebagian buah muda, guna menyesuaikan jumlah buah terhadap kemampuan tanaman menyediakan air dan unsur hara. Meski begitu, kerontokan berlebihan patut diwaspadai, terutama jika disertai daun menguning, buah membusuk, atau ranting mengering. Memahami cara mengatasi buah mangga rontok sebelum matang bisa membantu membedakan proses alami dari masalah akibat perubahan cuaca, serangan hama, maupun penyakit tanaman.

Lantas, langkah apa saja perlu dilakukan agar buah mangga tetap bertahan hingga siap dipanen? Mulai dari mengatur penyiraman, memperbaiki drainase, memberikan pupuk sesuai kebutuhan, hingga mengendalikan hama dan penyakit, di mana setiap tindakan perlu disesuaikan menurut kondisi pohon. Melalui panduan cara mengatasi buah mangga rontok sebelum matang berikut ini, Anda dapat mengenali penyebab kerontokan, menentukan solusi sesuai gejala dan menerapkan perawatan rutin demi memperoleh hasil panen lebih optimal.

Berikut ulasan lengkap yang Merdeka.com rangkum dari berbagai sumber, Senin(19/10/2026).

Penyebab Buah Mangga Rontok Sebelum Matang

Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)
Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)

Sebelum melakukan penanganan, penting untuk mengetahui faktor pemicu kerontokan. Dengan mengenali penyebabnya, perawatan dapat dilakukan secara lebih tepat tanpa membuang waktu dan biaya.

Kekurangan Air Saat Buah Berkembang

Ketersediaan air berperan penting dalam pertumbuhan buah mangga. Ketika pohon mengalami kekeringan, terutama pada fase pembentukan dan pembesaran buah, pohon dapat menggugurkan sebagian buah untuk mengurangi kebutuhan air.

Masalah ini sering muncul saat musim kemarau, ketika tanah mengering dan penyiraman tidak dilakukan secara teratur. Gejala lainnya dapat berupa daun layu, tanah sangat kering, dan pertumbuhan buah terhambat.

Kelebihan Air dan Drainase Buruk

Bukan hanya kekurangan air, penyiraman berlebihan juga dapat menyebabkan buah mangga rontok. Tanah yang terus-menerus basah membuat akar kekurangan oksigen dan meningkatkan risiko pembusukan akar.

Akibatnya, kemampuan akar menyerap air dan nutrisi terganggu. Pohon pun mengalami stres, meskipun tanah di sekitarnya terlihat cukup basah.

Kekurangan atau Ketidakseimbangan Nutrisi

Pohon mangga membutuhkan unsur hara dalam jumlah seimbang untuk mendukung pertumbuhan daun, bunga, dan buah. Kekurangan nutrisi tertentu dapat menghambat perkembangan buah, sedangkan pemupukan berlebihan justru berpotensi mengganggu keseimbangan pertumbuhan.

Nitrogen yang terlalu tinggi, misalnya, dapat mendorong pertumbuhan tunas dan daun secara berlebihan. Karena itu, pemupukan sebaiknya disesuaikan dengan umur pohon, kondisi tanah, dan fase pertumbuhannya.

Serangan Hama dan Penyakit

Hama dan penyakit juga dapat menyebabkan buah mangga rontok sebelum matang. Lalat buah, misalnya, dapat meletakkan telur pada buah sehingga larvanya merusak jaringan di dalamnya. Buah yang terserang bisa menunjukkan bekas tusukan, pembusukan, atau perubahan warna sebelum jatuh.

Selain hama, penyakit seperti antraknosa dapat menyerang bunga dan buah muda, terutama pada kondisi lembap. Gejalanya antara lain bercak kehitaman, bagian buah membusuk, dan kerusakan pada bunga atau tangkai buah.

 

Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang

Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)
Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)

Setelah mengetahui penyebabnya, langkah berikutnya adalah memperbaiki kondisi tanaman melalui perawatan yang sesuai. Berikut beberapa cara mengatasi buah mangga rontok sebelum matang yang dapat diterapkan.

1. Atur Penyiraman agar Kebutuhan Air Terpenuhi

Pastikan pohon mangga memperoleh air yang cukup, terutama ketika cuaca panas dan buah sedang berkembang. Penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi tanah, ukuran pohon, serta curah hujan di lokasi penanaman.

Jika tanah mulai mengering pada zona perakaran, lakukan penyiraman secara merata hingga air mencapai bagian tanah tempat akar aktif tumbuh. Hindari penyiraman sedikit-sedikit secara terus-menerus apabila hanya membasahi permukaan tanah.

Sebaliknya, apabila tanah masih basah atau tergenang, kurangi penyiraman dan perbaiki drainase. Kelembapan tanah yang stabil lebih baik daripada kondisi yang bergantian antara terlalu kering dan terlalu basah.

2. Berikan Pupuk Sesuai Kebutuhan Tanaman

Pemupukan yang tepat membantu memenuhi kebutuhan nutrisi selama pertumbuhan buah. Gunakan pupuk berdasarkan umur pohon, kondisi tanah, dan rekomendasi pemupukan setempat.

Pupuk organik matang, seperti kompos, dapat membantu memperbaiki struktur tanah dan mendukung aktivitas organisme tanah. Pupuk anorganik juga dapat digunakan jika diperlukan untuk memenuhi kebutuhan unsur hara tertentu.

Jangan langsung menambah pupuk dalam jumlah besar ketika buah mulai rontok. Jika penyebabnya bukan kekurangan nutrisi, penambahan pupuk belum tentu membantu dan bahkan dapat memperburuk kondisi tanaman. Pemeriksaan tanah atau konsultasi dengan petugas pertanian dapat membantu menentukan kebutuhan pupuk secara lebih akurat.

3. Periksa dan Kendalikan Hama serta Penyakit

Periksa buah, tangkai, daun, dan cabang secara berkala untuk mengetahui tanda serangan hama atau penyakit. Perhatikan buah berlubang, bercak hitam, bagian membusuk, maupun adanya larva.

Buah yang jatuh atau membusuk sebaiknya dikumpulkan dan dibuang secara tepat agar tidak menjadi sumber perkembangan hama dan penyakit. Untuk lalat buah, gunakan perangkap yang sesuai dan terapkan sanitasi kebun.

Jika ditemukan gejala penyakit, identifikasi penyebabnya terlebih dahulu sebelum menggunakan pestisida. Pilih produk yang terdaftar untuk penggunaan pada mangga dan sasaran penyakit atau hama terkait, lalu ikuti petunjuk label, dosis, interval aplikasi, serta masa tunggu sebelum panen. Hindari penyemprotan sembarangan, terutama ketika bunga sedang mekar dan banyak serangga penyerbuk beraktivitas.

4. Perbaiki Drainase di Sekitar Pohon

Apabila air sering menggenang setelah hujan, buat saluran pembuangan air agar tanah tidak terlalu lama basah. Pastikan pula pangkal batang tidak terus-menerus berada dalam kondisi lembap.

Pada tanah berat atau area dengan permukaan rendah, perbaikan drainase sangat penting untuk menjaga kesehatan akar. Akar yang sehat membantu pohon menyerap air dan nutrisi secara optimal sehingga mampu mendukung pertumbuhan buah.

Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)
Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang (AI Generated)

5. Gunakan Mulsa untuk Menjaga Kelembapan Tanah

Mulsa organik, seperti daun kering atau bahan tanaman yang telah sesuai untuk digunakan sebagai penutup tanah, dapat membantu mengurangi penguapan air dan menekan pertumbuhan gulma.

Sebarkan mulsa di area perakaran, tetapi jangan menumpuknya langsung menempel pada batang. Sisakan jarak dari pangkal batang untuk mengurangi risiko kelembapan berlebihan dan gangguan pada kulit batang.

Cara ini sangat bermanfaat saat musim kemarau karena membantu menjaga kelembapan tanah lebih stabil. Meski demikian, mulsa bukan pengganti penyiraman ketika tanah benar-benar kekurangan air.

6. Hindari Pemangkasan Berlebihan

Pemangkasan dapat membantu memperbaiki sirkulasi udara dan mengurangi cabang yang sakit atau mati. Namun, pemangkasan berlebihan, terutama ketika pohon sedang berbunga atau berbuah, dapat mengganggu keseimbangan pertumbuhan tanaman.

Lakukan pemangkasan seperlunya untuk membuang cabang mati, sakit, atau saling bertumpuk. Hindari memangkas terlalu banyak daun sehat karena daun berperan penting dalam menghasilkan energi bagi perkembangan buah.

7. Lindungi Pohon dari Stres Lingkungan

Jika pohon mangga tumbuh di lokasi terbuka yang sering terkena angin kencang, pertimbangkan perlindungan angin yang tidak menghalangi sirkulasi udara. Pastikan pula kondisi tanah dan perakaran tetap terjaga selama musim kemarau.

Apabila buah rontok setelah hujan lebat atau cuaca panas berkepanjangan, evaluasi kondisi drainase, kelembapan tanah, dan kesehatan pohon. Penanganan perlu disesuaikan dengan faktor pemicu, bukan hanya berdasarkan jumlah buah yang jatuh.

8. Jangan Terburu-buru Memberikan Zat Perangsang Buah

Sebagian pemilik kebun menggunakan zat pengatur tumbuh atau produk perangsang buah untuk mengurangi kerontokan. Padahal, efektivitas produk semacam ini bergantung pada bahan aktif, konsentrasi, waktu aplikasi, varietas mangga, dan kondisi tanaman.

Penggunaan tanpa diagnosis yang tepat tidak menjamin buah akan bertahan hingga matang. Prioritaskan perbaikan air, nutrisi, sanitasi, serta pengendalian hama dan penyakit terlebih dahulu. Gunakan produk pengatur tumbuh hanya apabila penggunaannya sesuai untuk mangga dan mengikuti rekomendasi teknis yang dapat dipertanggungjawabkan.

Tips Mencegah Buah Mangga Rontok Sebelum Matang

Ilustrasi Pohon Mangga
Ilustrasi Pohon Mangga. (Foto: AI)

Selain melakukan penanganan, pemilik pohon juga perlu menerapkan perawatan rutin untuk mengurangi risiko kerontokan berlebihan pada musim berikutnya.

Berikut beberapa langkah pencegahan yang dapat dilakukan:

  • Periksa kondisi pohon secara rutin: Amati perubahan pada daun, bunga, buah, dan tangkai untuk menemukan gejala gangguan sejak dini.
  • Jaga kelembapan tanah tetap stabil: Sesuaikan penyiraman dengan cuaca dan kondisi tanah agar pohon tidak mengalami stres air.
  • Lakukan pemupukan secara seimbang: Hindari penggunaan pupuk berlebihan tanpa mengetahui kebutuhan tanaman.
  • Jaga kebersihan area kebun: Singkirkan buah busuk dan bagian tanaman sakit yang berpotensi menjadi sumber hama atau penyakit.
  • Pastikan drainase berfungsi baik: Cegah genangan air di sekitar perakaran, terutama saat musim hujan.
  • Lakukan pengendalian hama secara terpadu: Kombinasikan pemantauan, sanitasi, perangkap yang sesuai, dan penggunaan pestisida secara bijaksana jika diperlukan.

Perawatan rutin tidak menjamin seluruh buah akan bertahan sampai matang, sebab kerontokan alami tetap menjadi bagian dari siklus pertumbuhan mangga. Tujuan utamanya adalah mengurangi kerontokan berlebihan dan menjaga kesehatan pohon agar mampu menghasilkan buah secara optimal.

 

Pertanyaan Seputar Cara Mengatasi Buah Mangga Rontok Sebelum Matang

Apa penyebab buah mangga rontok sebelum matang?

Buah mangga dapat rontok akibat kekurangan air, kelebihan air, ketidakseimbangan nutrisi, serangan hama, penyakit, atau perubahan cuaca ekstrem.

Bagaimana cara mengatasi buah mangga rontok sebelum matang?

Langkah pertama adalah memeriksa kondisi tanah, daun, tangkai, dan buah untuk menemukan penyebabnya. Setelah itu, sesuaikan penyiraman, berikan pupuk berdasarkan kebutuhan tanaman, perbaiki drainase, dan kendalikan hama atau penyakit jika ditemukan.

Apakah buah mangga rontok bisa disebabkan oleh kekurangan air?

Ya. Kekurangan air dapat menyebabkan pohon mengalami stres, terutama saat cuaca panas dan buah sedang berkembang.

Berapa kali pohon mangga harus disiram agar buah tidak mudah rontok?

Frekuensi penyiraman bergantung pada umur pohon, jenis tanah, cuaca, dan kondisi perakaran. Saat musim kemarau, penyiraman mungkin perlu dilakukan lebih sering. Sebaliknya, ketika musim hujan, penyiraman dapat dikurangi jika tanah masih lembap.

Rekomendasi