Cara Ampuh Alami Menurunkan Gula Darah, Pakar Gizi Beri Tips Jitu

Menurunkan kadar gula darah secara alami dapat dilakukan dengan mudah.

Aditya Eka Prawira
Oleh Aditya Eka Prawira - Reporter
Cara Ampuh Alami Menurunkan Gula Darah, Pakar Gizi Beri Tips Jitu
Ketahui Apa Saja yang Menyebabkan Mengantuk Setelah Makan dan Tips Mencegahnya? (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com) (© 2025 Liputan6.com)

Menjaga kadar gula darah tetap dalam kondisi stabil sangatlah krusial, terutama bagi individu yang berisiko mengalami diabetes. Kadar gula darah yang tinggi dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari gangguan jantung hingga kerusakan pada organ-organ tubuh.

Lalu, apa saja langkah yang dapat diambil untuk menurunkan dan mengendalikan kadar gula darah? Menurut Dokter Spesialis Gizi Klinik di Siloam Hospitals Lippo Village, dr. Mulianah Daya, M.Gizi, Sp.GK, menjaga pola makan dan gaya hidup yang sehat merupakan kunci utama bagi siapa saja yang ingin mempertahankan gula darah stabil.

Bagaimana Cara Menurunkan Gula Darah?

Berikut adalah beberapa tips bermanfaat dari Mulianah yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas yang sehat.

1. Porsi Makan yang Sesuai

Mulianah mengungkapkan bahwa setiap kali kita mengonsumsi makanan, kadar gula darah akan meningkat sebagai reaksi alami dari tubuh. Namun, jika kenaikan tersebut melebihi batas normal, yaitu di atas 200 mg/dL, itu menandakan adanya masalah dalam tubuh kita. Salah satu penyebabnya adalah porsi makan yang terlalu besar, terutama konsumsi kalori yang berlebihan.

"Jumlah kalori yang dimakan harus sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jika melebihi, gula darah pun akan cenderung meningkat," jelasnya saat berbincang dengan Health Liputan6.com pada Kamis, 7 November 2024.

2. Pengendalian Porsi dan Jenis Makanan

Selain porsi, jenis makanan juga sangat berpengaruh, terutama karbohidrat. Karbohidrat sederhana, seperti nasi putih yang disertai teh manis, dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi karbohidrat kompleks yang memiliki dampak lebih lambat terhadap peningkatan gula darah, serta penting untuk menambahkan sayuran dalam diet harian guna membantu mengontrol kadar gula.

3. Atur Jadwal Makan Secara Teratur

Selain memperhatikan porsi dan komposisi makanan, jadwal makan juga memiliki peranan yang tidak kalah penting.

"Sering kali, orang melewatkan sarapan atau makan siang, sehingga saat makan berikutnya, porsinya menjadi besar," kata Mulianah.

Ketidakaturan dalam pola makan dapat memicu lonjakan gula darah yang tidak sehat. Oleh karena itu, disarankan untuk mengonsumsi makanan dalam porsi yang lebih kecil tetapi lebih sering.

Dengan cara ini, kita dapat menjaga kestabilan kadar gula dalam darah dan mencegah masalah kesehatan yang mungkin timbul akibat pola makan yang buruk.

4. Olahraga Secara Teratur

Menjalani gaya hidup sehat melalui aktivitas fisik merupakan hal yang sangat penting. Dalam penjelasannya, dia menyebutkan bahwa olahraga berfungsi sebagai 'tabungan' untuk tubuh, yang berperan dalam menjaga metabolisme agar tetap berfungsi dengan baik.

Dengan melakukan olahraga secara teratur, kita dapat menjaga kadar gula darah dalam kondisi yang lebih baik, bahkan saat tubuh sedang beristirahat. Dengan menerapkan empat tips ini, kita akan lebih mudah untuk menjaga kestabilan gula darah dan terhindar dari lonjakan yang dapat membahayakan kesehatan.

Apa Saja Empat Pilar Dalam Pengelolaan Diabetes Melitus?

5 Orang Ini Berisiko Tinggi Kena TBC, Anda Termasuk? Ketahui Cara Pencegahannya
Kombinasikan latihan aerobik seperti jalan kaki dengan latihan kekuatan untuk hasil maksimal menurunkan kolesterol. (Ilustrasi by AI) © 2024 Liputan6.com

Banyak individu merasa cemas ketika menerima diagnosis diabetes dan harus mengonsumsi obat sepanjang hidup mereka. Namun, Mulianah menyatakan bahwa terdapat metode alami untuk mengendalikan kadar gula darah agar tetap dalam batas normal dan mencegah komplikasi lebih lanjut.

Menurut Mulianah, pengelolaan diabetes yang paling efektif dimulai dengan perubahan gaya hidup.

"Pilar utama terapi diabetes adalah perubahan gaya hidup, yang mencakup pola makan sehat dan olahraga teratur," ujarnya.

Dia juga menambahkan bahwa jika pasien tidak mampu mengontrol kadar gula darahnya melalui perubahan pola makan dan gaya hidup, maka pengobatan baru mungkin diperlukan.

Walaupun pengobatan mungkin diperlukan, Mulianah menekankan pentingnya sinergi antara pengobatan dan modifikasi gaya hidup.

"Jika pasien sudah bisa mengatur pola makan dan rutin berolahraga, gula darah mereka akan lebih terkontrol. Pada titik tertentu, pengobatan bisa saja dikurangi atau bahkan dihentikan," jelasnya.

Dia mengutip pengalaman banyak pasien yang berhasil mengelola diabetes mereka secara mandiri setelah menerapkan pola makan dan latihan yang sehat.

Apakah Penderita Diabetes Diperbolehkan Mengonsumsi Nasi Putih?

Makan Apa Biar Otak Lancar? Santap 5 Makanan Ini Ternyata Bisa Tingkatkan Kinerja Kognitif
Mitos Bahwa Semua Makanan Tinggi Kolesterol Bikin Kolesterol dalam Darah Melonjak Tidak Sepenuhnya Benar. Lemak Jenuh Lebih Dominan dalam Mempengaruhi Terjadinya Kolesterol Tinggi (Foto: Adit © 2025 Liputan6.com

Pasien diabetes sering kali merasa cemas tentang kemungkinan mengonsumsi nasi putih dalam pola makan mereka. Mulianah memberikan penjelasan yang lebih santai mengenai hal ini.

"Sebenarnya, nasi putih masih bisa dikonsumsi, asalkan porsinya terkendali," tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa jika nasi putih yang dimakan dalam jumlah yang sedikit, seperti dua sendok makan, dan tidak disertai dengan camilan manis, maka hal tersebut tidak akan langsung menyebabkan lonjakan kadar gula darah.

Namun, jika pasien ingin menikmati nasi putih dalam porsi yang lebih besar, Mulianah merekomendasikan agar nasi putih tersebut dipadukan dengan sayuran, sumber protein, serta melakukan olahraga yang cukup.

Dengan cara ini, kadar gula darah dapat tetap terjaga dengan baik. Mengatur porsi dan kombinasi makanan merupakan langkah penting untuk menjaga kesehatan bagi pasien diabetes.

Bagaimana Cara Melakukan Diet yang Tepat Bagi Penderita Diabetes?

4 Cara Alami Menurunkan Gula Darah, Simak Tips Sehat dari Pakar Gizi
Ketahui Apa Saja yang Menyebabkan Mengantuk Setelah Makan dan Tips Mencegahnya? (Foto: Aditya Eka Prawira/Liputan6.com) © 2024 Liputan6.com

Menurut Mulianah, aspek terpenting dalam diet pasien adalah mereka harus merasa senang dengan pilihan makanan yang ada. Mengikuti diet yang terlalu ketat dan membatasi variasi makanan dapat menyebabkan peningkatan stres serta perasaan tertekan pada pasien.

"Prinsip pertama adalah pasien harus suka dengan diet mereka. Kalau mereka suka makan nasi putih, kita atur porsinya dan pendamping makanannya. Yang terpenting adalah mereka tetap menikmati prosesnya," ujarnya.

Dengan pendekatan yang holistik, yang mencakup pola makan yang menyenangkan serta olahraga yang teratur, pasien diabetes dapat menjaga kadar gula darah mereka tetap stabil tanpa harus bergantung pada obat-obatan secara terus-menerus.

Rekomendasi