Sebagian orang lebih mengenal kanker serviks daripada fungsi serviks itu sendiri. Padahal ada baiknya mengenal fungsi serviks terlebih dahulu agar lebih mengerti mengenai penyakitnya. Sudah menjadi rahasia umum, kanker serviks kini banyak dialami oleh para wanita.
Kanker ini sangat membahayakan bila tidak diatasi dan diketahui sejak dini. Maka dari itu, ada baiknya bagi para wanita untuk memahami dan mengenal apa itu fungsi serviks. Dengan mengetahuinya, kalian bisa lebih memperhatikan salah satu organ yang juga penting ini.
Lantas apa fungsi serviks beserta penyebab dan gejala dari kanker serviks? Melansir dari Alodokter, Rabu (19/5), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Fungsi Serviks
Sebelum membahas fungsi serviks, kalian harus tahu terlebih dahulu apa itu serviks. Serviks merupakan bagian bawah rahim yang tersambung ke vagina. Salah satu fungsi serviks itu sendiri yaitu memproduksi lendir (mukus). Lendir atau mukus inilah yang akan membantu menyalurkan sperma dari vagina menuju rahim ketika berhubungan badan.
Bukan hanya itu saja, fungsi serviks juga mampu menutup ketika terjadi kehamilan. Hal ini berguna untuk menjaga janin tetap berada di rahim. Fungsi serviks lainnya juga mampu melebarkan atau membuka salurannya ketika proses melahirkan berlangsung.
Advertisement
Kanker Serviks
Namun kalian tetap harus waspada usai memahami fungsi serviks, sebab sel kanker bisa tumbuh di serviks atau leher rahim. Sesuai namanya, kanker serviks merupakan jenis kanker yang tumbuh di sel-sel leher rahim. Biasanya, kanker serviks pada tahap awal tidak menunjukkan gejala apapun. Gejala baru dirasakan saat kanker sudah mulai menyebar. Tak heran, kanker serviks menjadi salah satu jenis kanker paling mematikan pada wanita selain kanker payudara. Dalam banyak kasus, kanker serviks berhubungan dengan infeksi menular seksual. Berdasarkan penelitian yang diterbitkan WHO pada tahun 2014, ada lebih dari 92 ribu kasus kematian akibat penyakit kanker terjadi pada wanita di Indonesia. Dari jumlah tersebut, sekitar 10% terjadi karena kanker serviks. Sementara itu, terdapat data lainnya dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Berdasarkan data, setidaknya terdapat 15 ribu kasus kanker serviks terjadi di Indonesia setiap tahunnya.
Advertisement
Jenis & Stadium Kanker Serviks
Setelah mengetahui fungsi serviks dan kanker serviks, kini kenali pula jenis serta stadium penyakitnya. Tahukah kalian, ada dua jenis kanker serviks yang jarang diketahui oleh masyarakat awam. Mendeteksi jenis kanker ini nantinya bisa membantu dokter dalam memberikan pengobatan dan penanganan yang tepat. Pada kasus tertentu, pasien bisa menderita kedua jenis kanker serviks ini secara bersamaan. Adapun jenis kanker serviks adalah sebagai berikut:1. Karsinoma sel skuamosa (KSS)
KSS merupakan jenis kanker serviks yang kerap terjadi pada wanita. Jenis kanker ini bermula pada sel skuamosa, yakni sel yang melapisi bagian luar leher rahim.2. Adenokarsinoma
Jenis kanker satu ini tentu berbeda dari sebelumnya. Adenokarsinoma bermula pada sel kelenjar pada saluran leher rahim
Kemudian, kalian harus mengenal stadium atau tahapan pada kanker. Stadium ini digunakan untuk menjelaskan tingkatan penyebaran penyakit kanker yang diderita. Semakin tinggi stadium yang didiagnosis, maka kian meluas pula wilayah penyebarannya. Pada tahap awal, kanker serviks dapat dimulai dari adanya displasia serviks. Berikut stadium pada kanker serviks menurut penyebarannya:Stadium-1
- Sel kanker tumbuh di permukaan leher rahim, namun belum menyebar ke area luar rahim
- Ada kemungkinan kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Akan tetapi belum menyerang organ sekitarnya
- Ukuran kanker bervariasi bahkan bisa mencapai lebih dari 4 cm
Stadium-2
- Kanker telah menyebar ke rahim, tetapi belum sampai ke bagian bawah vagina atau dinding panggul
- Ada kemungkinan penyebaran kanker sudah sampai ke kelenjar getah bening di sekitarnya, akan tetapi belum menyerang organ sekitarnya
- Ukuran kanker bervariasi bahkan bisa mencapai lebih dari 4 cm
Stadium-3
- Kanker telah menyebar ke bagian bawah vagina dan mampu menekan saluran kemih serta menyebabkan hidronefrosis
- Ada kemungkinan kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya, tetapi belum menyerang organ sekitarnya
Stadium-4
- Kanker telah menyebar ke organ lain. Seperti kandung kemih, hati, paru-paru, usus hingga tulang
Advertisement
Gejala Kanker Serviks
Memahami lebih jauh fungsi serviks dan kanker serviks. Dikatakan sebelumnya, pada umumnya kanker serviks tidak menunjukkan gejala di stadium awal. Gejala baru akan muncul ketika kanker sudah memasuki stadium lanjut. Pada kondisi ini, ada beberapa gejala yang muncul dan perlu diperhatikan:
- Pendarahan melalui vagina di luar masa menstruasi, pasca berhubungan badan hingga setelah menopause
- Keluar cairan beraroma tak sedap dari vagina dan terkadang bercampur darah
- Muncul rasa sakit setiap berhubungan badan
- Nyeri panggul
Ketika kanker sudah semakin menyebar ke jaringan sekitarnya, berikut sejumlah gejala yang bisa muncul:
- Diare
- Mual dan muntah
- Kehilangan selera makan
- Penurunan berat badan
- Kejang
- Perut membengkak (asites)
- Pembengkakan pada kaki
- Tubuh mudah lelah
- Nyeri ketika buang air kecil
- Ada darah dalam urine (hematuria)
- Pendarahan pada dubur kala buang air besar