Sebelas tahun telah berlalu. Sosok mendiang Adjie Massaid akan selalu dikenang di hati. Baik di hati penggemar, masyarakat maupun keluarganya. Baru-bari ini, Aaliyah Massaid mengungkapkan detik-detik sang ayah menghembuskan napas terakhir.
Dirinya bahkan ikut menemani mendiang sang ayah bermain sepak bola sesaat sebelum meninggal. Aaliyah jugalah yang melihat sang ayah tergeletak di karpet rumah sembari memegang dada sebelah kiri.
Melansir dari akun YouTube ARI LASSO TV, Jumat (18/12/2020), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
Sudah Paham Keadaan
Adjie Massaid meninggal dunia pada tahun 2009. Saat itu Aaliyah Massaid baru berusia 8 tahun. Meski begitu, Aaliyah mengungkapkan jika dirinya sudah mengerti dan paham dengan rasa kehilangan.
"Meninggal tahun berapa papa?" tanya Ari Lasso.
"2009, aku umur 8," jawab Aaliyah Massaid.
"Sudah berasa sedih banget kehilangan waktu itu? Sudah paham?," tanya teman sepakbola mendiang Adjie Massaid itu.
"Sudah, sudah paham," kata Aaliyah.
Advertisement
Temani Bermain Bola
Aaliyah menceritakan bagaimana detik-detik sebelum sang ayah meninggal dunia. Diakui Aaliyah, dia sempat ikut menemani sang ayah bermain bola di Lebak Bulus. Dia juga menjelaskan saat itu sang ayah meminta dirinya untuk pulang terlebih dahulu.
"Orang dia meninggal tuh pas habis main bola kan? Itu aku yang bola. Jadi aku nemenin," kata Aaliyah."Yang bawa ke rumah sakit kamu?" tanya Ari Lasso."Enggak, jadi aku main bola di Lebak Bulus dan sebelum dia meninggal itu kan rumah ibuku dekat lapangan Lebak Bulus kan. Dia (Adjie) bilang, 'Aaliyah call your mom, tell her to come here'. Terus telepon ibu tetapi ibu enggak angkat. Terus biasanya gue pulang selalu bareng dia, nah malam itu 'just go home first, nak' gitu. Akhirnya aku pulang duluan,"
Advertisement
Pegangin Jantung & Tergeletak di Karpet
Berselang satu jam, sang ayah akhirnya menyusul sampai di rumah. Namun, saat keluar dari mobil mendiang Adjie suah terlihat memegang jantungnya. Kemudian, mendiang jatuh tergeletak di karpet saat masuk ke dalam rumah.
"Satu jam kemudian, dia nyusulin kan pulang. Dia keluar mobil sudah pegangin jantungnya terus langsung ngegeletak di karpet pas masuk rumah sudah pegangin jantungnya. Terus aku kaya aku kira dia bercanda, karena dia suka bercanda. Aku sama kakak ku nyanyi lagu 'somebody call 911' tahu enggak?," kata Aaliyah."Tetapi kok kaya nya serius, aku langsung panggil mama tiri aku kan Mami Angie. Terus dibawa ke rumah sakit dan itu jam 12, aku tiba-tiba kebangun nangis. Dan itu ternyata jam di mana daddy meninggal," ungkap Aaliyah.
Advertisement
Tidak Menunggu di Rumah Sakit
Aaliyah saat itu tidak menunggu sang ayah di rumah sakit. Sebab, tidak tahu kenapa kala itu Aaliyah tidak diperbolehkan untuk ikut. Aaliyah juga mengungkapkan perasaannya yang tak biasa saat itu.
"Oh jadi kamu tidak nungguin waktu di rumah sakitnya ya?," tanya Ari."Enggak, aku enggak boleh ikut. Nah baru kali itu aku enggak boleh ikut, enggak tahu kenapa. Biasanya daddy ke rumah sakit, aku tuh biasa saja. Nah ini aku sama kakakku tuh nangis terus enggak tahu kenapa. Tiba-tiba kaya ada orang yang bisikin aku 'daddy sudah meninggal'. Aku bangun langsung kejer nangis, pas banget ibu buka pintu kamar," sambungnya.
Advertisement
Datang ke Rumah Hanya Raga Saja
Aaliyah tak bisa menahan rasa sedihnya kala itu. Setelah terbangun, Aaliyah sempat menanyakan keberadaan sang ayah. Siapa sangka yang katanya sudah perjalanan pulang ke rumah ternyata hanya meninggalkan tubuh saja.
"Pas banget ibu sudah tahu duluan, pas aku bangun pas banget ibu sampai di kamar aku. Jadi ibu langsung peluk aku kan, di sebelah aku Zahwa. Soalnya pas aku kebangun itu, aku tanya 'daddy mana?' (dijawab) 'on the way pulang'. Aku kira ya on the pulang ya Alhamdulillah sehat wal afiat gitu, ternyata just the body," lanjutnya."Oh, on the way pulang hanya dalam bentuk body doang ya," ulang Ari Lasso."Iya gitu," kata Aaliyah.