Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Persepsi adalah Tindakan Menyusun dan Mengenali, Begini Jenis & Proses Terjadinya

Persepsi adalah Tindakan Menyusun dan Mengenali, Begini Jenis & Proses Terjadinya ilustrasi persepsi. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Persepsi adalah tindakan menyusun, mengenali dan menafsirkan sebuah informasi sensoris untuk memberikan pemahaman serta gambaran tentang suatu lingkungan. Dalam menyusun, mengenali hingga menafsirkan, Anda bisa menggunakan penglihatan, pendengaran, sentuhan, penciuman, penghayatan serta perasaan yang pada nantinya akan menghasilkan penggambaran penuh makna mengenai dunia.

Secara singkat, persepsi adalah proses kognitif kompleks yang dapat menghasilkan gambaran keunikan dunia yang cukup berbeda dengan realitanya. Persepsi juga terbagi ke dalam beberapa jenis yang penting untuk Anda ketahui. Selain itu, persepsi tentu juga memiliki suatu proses yang juga perlu diperhatikan.

Bagi Anda yang ingin memahami persepsi lebih dalam tak perlu lagi khawatir. Karena Merdeka.com akan segera memberikan informasi lengkapnya untuk Anda. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut adalah ulasan tentang persepsi lengkap dengan jenis dan proses terjadinya.

Pengertian Persepsi

Persepsi adalah sebuah interpretasi yang berasal dari suatu situasi dan bukan 'rekaman situasi'. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa persepsi ini secara singkat yakni suatu proses kognitif kompleks guna menghasilnya gambaran keunikan dunia yang memang cukup berbeda dengan realitanya. Perlu diketahui bahwa persepsi ini tidak hanya bergantung pada rangsangan fisik saja, namun juga tergantung pada rangsangan sekitar dan kondisi yang ada pada seseorang.

006 indra cahya

© upi.com

Secara harfiah, persepsi adalah suatu kesan yang diperoleh seseorang dari panca inderanya. Kemudian pada nantinya kesan tersebut akan dianalisa atau diorganisir, diintepretasikan serta dievaluasi. Individu tersebut kemudian akan mendapatkan makna. Sebenarnya seseorang butuh yang namanya pengalaman untuk mendapati persepsi. Ini dapat Anda pelajari melalui interaksi dengan lingkungan. Perlu diketahui bahwa sebenarnya persepsi ini sudah muncul sejak kita masih kecil. Hal ini didapati dari proses interaksi dengan manusia lainnya yang kita lakukan.

Ragam Jenis Persepsi

Persepsi ini juga memiliki ragam jenis. Ada sebanyak 5 jenis persepsi menurut Parek (1984) berdasarkan indera sebagai penerima stimulus. Antara lain yakni:

1. Persepsi penciuman, yang didapatkan dari indera penciuman yakni hidung. Anda akan bisa mempersepsikan sesuatu dari apa yang sudah dicium melalui hidung.

2. Persepsi visual yakni persepsi yang didapatkan dari indera penglihatan atau mata. Persepsi ini merupakan persepsi yang paling awal berkembang ketika kita masih bayi dan mampu memengaruhi bayi serta balita guna memahami dunianya. Persepsi visual merupakan hasil dari apa yang kita lihat. Dalam artian, baik sebelum kita melihat atau masih membayangkan serta sesudah melakukan pada objek yang dituju.

ilustrasi berpikir

©2012 Merdeka.com

3. Persepsi perabaan yang merupakan persepsi dari indera perabaan yakni kulit. Seseorang dapat mempersepsikan sesuatu dari apa yang telah disentuh olehnya atau akibat terjadinya persentuhan sesuatu dengan kulit.

4. Persepsi pengecapan atau rasa merupakan jenis persepsi yang didapatkan seseorang dari indera pengecapan yakni lidah. Seseorang dapat mempersepsikan sesuatu dari apa yang sudah diecap atau rasakan sebelumnya.

5. Persepsi auditoria atau pendengaran, merupakan persepsi yang didapatkan dari indera pendengaran yakni telinga. Seseorang dapat mempersepsikan sesuatu dari apa yang sudah didengarkannya melalui telinga masing-masing.

Proses Terjadinya

Proses terjadinya persepsi ini melalui suatu alur. Menurut Walgito (1989) alur proses dari terjadinya persepsi awalnya dari sebuah objek yang dapat menimbulkan rangsangan dan pada nantinya mampu mengenai alat indera atau reseptor. Proses kealaman atau fisik merupakan nama dari proses tersebut. Lalu rangsangan yang diterima alat indera seseorang akan dilanjutkan oleh syaraf sensoris menuju ke otak.

ilustrasi berpikir

©2013 Merdeka.com/Shutterstock/Sergey Nivens

Proses tersebut dinamakan proses fisiologis. Kemudian terjadi proses di dalam otak manusia yang pada nantinya membuat individu mampu menyadari apa yang telah diterima dengan reseptor tersebut sebagai suatu rangsangan. Proses psikologis merupakan proses yang terjadi dalam otak atau pusat kesadaran tubuh. Dan yang terakhir adalah proses persepsi, di mana seseorang akan menyadari tentang apa yang sudah diterimanya melalui reseptor atau alat indera yang dimilikinya.

(mdk/bil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP