Orang Lain Berlomba-lomba, Pria ini Malah Resign dari PNS Lalu Jualan Salak

Rabu, 29 Juni 2022 14:18 Reporter : Mutia Anggraini
Orang Lain Berlomba-lomba, Pria ini Malah Resign dari PNS Lalu Jualan Salak Pria ini Malah Resign dari PNS Lalu Jualan Salak. YouTube PecahTelur ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - Aparat Sipil Negara (ASN) menjadi profesi yang diminati banyak orang. Setiap ada lowongan, mereka berlomba-lomba mendafar agar bisa menjadi abdi negara.

Salah satu alasan orang memilih jadi ASN lantaran akan mendapatkan penghasilan yang dijamin hingga pensiun.

Namun, Mohammad Sulkhi Mubarok (35) justru mengundurkan diri. Mubarok nekat menjadi pebisnis dan terjun berjualan salak.

Lantas, seperti apa ceritanya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, dilansir dari kanal YouTube PecahTelur, Rabu (29/6/22).

2 dari 5 halaman

PNS di Bidang Anggaran

Tahun 2017 silam menjadi warna baru di kehidupan Mubarok. Kala itu, dia didapuk untuk bergabung ke dalam tim perencanaan anggaran di sebuah instansi pemerintah.

Saat bertugas, dia mengungkap seringkali menemui berbagai hal-hal tak terduga. Bahkan, sejumlah hal tersebut turut membuat hati nuraninya ikut berbicara.

Seiring keraguan mulai muncul, Mubarok lantas acapkali berkomunikasi dengan sang ibunda. Tak lain yakni perihal ketugasannya di bidang penganggaran saat itu.

pria ini malah resign dari pns lalu jualan salak

YouTube PecahTelur ©2022 Merdeka.com

"Tahun 2017 saya mulai dikasih amanah di tim perencanaan anggaran. Begitu ditugaskan, seringkali dijumpai hal-hal yang bertentangan dengan hati. Di kondisi seperti itu, saya sering telepon ibu," ungkapnya.

3 dari 5 halaman

Mulai Semakin Ragu

Keraguannya kian membuncah. Kala itu, Mubarok justru semakin yakin untuk mundur dari jabatannya sebagai abdi negara.

Salah satu penyebabnya yakni sang istri serta minatnya untuk mencari pundi-pundi rupiah dengan berwirausaha. Saat itu, keyakinan Mubarok untuk bergegas resign sebagai ASN justru mendapatkan dukungan dari sang istri.

"Saya lebih condong untuk berwirausaha ketimbang bekerja. Nah, istri juga mendukung. Saya mencoba mengajukan resign." terangnya.

"Januari saya mengajukan pengunduran diri dan Juli saya resmi resign dari ASN," tukasnya.

4 dari 5 halaman

Inspirasi Awal Berjualan Salak

pria ini malah resign dari pns lalu jualan salak
YouTube PecahTelur ©2022 Merdeka.com

Mubarok tak menyangka, perjalanan liburan dirinya bersama keluarga ke salah satu daerah di Yogyakarta justru mengantarkan dirinya kepada inspirasi.

Saat hendak berlibur, dia justru menjumpai salak yang begitu melimpah di sepanjang jalan. Saat ditanya soal harga, para penjual pun siap melepas dengan harga miring.

Mendengar harga yang ditawarkan para penjual salak justru membuat Mubarok prihatin. Menurutnya, komoditas salak yang melimpah tersebut harus diolah sedemikian rupa untuk mendapatkan keuntungan berlipat.

"Akhir tahun liburan ke Jogja, perjalanan dari Semarang baru sampai Secang macet. Akhirnya kita lewat jalan alternatif di Turi. Kanan kiri itu pada berjualan salak pondoh semua. Tahu harganya murah, di situ saya prihatin. Harusnya bisa nih dibikin sesuatu," ceritanya.

5 dari 5 halaman

Jualan Pie Salak

Dari sana, timbul inspirasi bagi Mubarok beserta istri untuk memulai wirausaha. Minat sang istri dan Mubarok yang kebetulan mirip membuat keduanya yakin dengan rencana wirausaha salak di masa mendatang.

"Istri yang kebetulan suka makan pie, saya bilang ke istri kalau salak itu coba dibikin pie," terang Mubarok.

pria ini malah resign dari pns lalu jualan salak
YouTube PecahTelur ©2022 Merdeka.com

Bukan hanya Mubarok, inspirasi tersebut membuat sang istri turut merasa antusias. Keduanya lantas memutuskan untuk berpindah ke Yogyakarta untuk membuka wirausaha dengan bahan dasar salak yang melimpah tersebut.

"Nah, nanti kalau mas resign, kita pindah ke Jogja dan kita usaha ini," tirunya atas dukungan sang istri.

Video

Berikut video selengkapnya.

 

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini