Neraka Adalah Tempat Penghakiman? Kenali Nama, Tingkatan & Penghuninya
Merdeka.com - Mendengar kata neraka tentu akan membuat semua orang Islam gentar karena gambaran siksaan dan kesengsaraan akibat perbuatan jahat di dunia.
Tentu saja neraka merupakan kebalikan dari surga yang penuh kedamaian dan kebahagiaan. Ya, neraka adalah tempat penghakiman bagi semua orang kafir, musyrik, fasik, munafik, dan sejenisnya.
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), neraka adalah alam akhirat tempat orang kafir dan orang durhaka mengalami siksaan dan kesengsaraan. Bagi kaum muslimin yang memiliki amal buruk dan durhaka akan berada di tempat tersebut.
Ada banyak jenis neraka yang dicatat dalam Al-Quran berdasarkan tingkatannya. Di antaranya adalah Jahannam, Lazha, Hutamah, Sa’ir, Saqar, Jahim, dan Hawiyah. Setiap nama dan tingkatan neraka ini memiliki jenis siksaan yang berbeda-beda.
Bagaimana penjelasan selengkapnya dari tujuh tingkatan neraka berserta penghuninya itu? Telah Merdeka.com rangkum dari Liputan6.com pada Kamis (13/4) selengkapnya.
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Jahanam
Neraka tingkatan pertama adalah neraka jahanam. Mayoritas ulama menafsirkan jahanam sebagai tingkatan paling tinggi dari neraka. Neraka ini dikhususkan untuk umat Nabu Muhammad SAW yang maksiat.
Selain itu tingkatan ini juga akan dihuni para ahli tauhid sesuai dengan kadar dosa dan kesalahannya. Setelahnya, mereka semua akan masuk ke surga sehingga tingkatan ini menjadi kosong seperti yang dijelaskan al-Qurthubi.
Rasullulah sempat bertanya kepada malaikat Jibril tentang penghuni pintu jahanam. “Mengapa engkau tidak bercerita kepadaku tentang para penghuni pintu ketujuh (Jahanam)?” Malaikat menjawab, “Wahai Muhammad, jangan kau tanya aku tentangnya.”
Jibril menjelaskan bahwa pintu tersebut akan diisi para pelaku dosa besar dari kalangan muslimin. Mereka meninggal dalam kondisi belum bertaubat.
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Lazha
Neraka kedua adalah Lazha yang berarti 'menyala-nyala'. Hal ini sesuai isi dalam Surat al-Lail, "Maka kami memperingatkan kalian dengan neraka yang menyala-nyala," (Q.S. al-Lail [92]: 14).
Lebih lanjut, neraka ini adalah orang yang telah mendustakan dan berpaling dari iman. "Tidak ada yang masuk ke dalamnya kecuali orang yang paling celaka yang mendustakan (kebenaran) dan berpaling (dari iman)," (Q.S. al-Lail [92]: 15-16).
Menurut Muqatil ibn Sulaiman, kaum yang akan berada di neraka lazha adalah penduduk Mekah yang mendustakan Al-Quran dan berpaling dari keimanan.
Menurut Samarqandi, maksud kata naran talazha juga berarti neraka yang sangat memberatkan para penghuninya, begitu marah kepada mereka, dan menakut-nakuti mereka dengan ringkikan panjang.
Mereka yang akan berada di neraka itu adalah orang yang celaka di penghujung hayatnya karena mendustakan tauhid dan berpaling dari keimanan, berpaling dari ketaatan kepada Allah dan menghadap untuk menaati setan.
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Huthamah
Neraka ketiga tercatat dalam Surat al-Humazah, "Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka," (Q.S. al-Humazah [104]: 4-8).
Lebih lanjut, orang yang akan berada di neraka ini adalah bagi para pengumpat dan pencela yang mengumpulkan harta dan mengira hartanya akan dapat membuatn ya kekal.
"Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat (al-humazah) lagi pencela (al-lumazah), yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitungnya, dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya," (Q.S. al-Humazah [104]: 1-3).
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa calon penghuni neraka ini adalah orang yang suka mengumpat dan ghibah, mengadu domba atau namimah, dan orang yang terperdaya harta dalam hidup. Yang bermanfaat dan menolong diri mereka hanyalah keimanan dan amalan saleh, "Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia," (Q.S. al-Kahfi [18]: 46).
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Sair
Neraka keempat adalah Sa'ir yang berarti 'menyala-nyala'. Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa neraka ini merupakan seburuk-buruknya tempat kembali. Siapapun yang akan menjadi penghuninya akan mendengar suara yang mengerikan akibat kemarahannya.
Setiap penghuninya dilemparkan, penjaga neraka akan bertanya “Apakah belum pernah datang kepadamu seorang pemberi peringatan?” Mereka menjawab, “Benar ada, namun kami mendustakannya.” Akhirnya, terucaplah penyesalan mereka, “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan peringatan itu, niscaya kami tidak termasuk penghuni neraka Sa‘ir yang menyala-nyala ini.”
Dalam Surat al-Mulk orang yang akan menghuni neraka sa'ir adalah mereka yang mendustakan pemberi peringatan. Mereka adalah orang yang membantah tentang Allah tanpa ilmu pengetahuan dan para pengikut setan yang jahat.
Surat itu juga mengatakan, "Yang telah ditetapkan terhadap setan itu bahwa siapa saja yang berkawan dengan dia, tentu dia akan menyesatkannya, dan membawanya ke azab neraka," (Q.S. al-Hajj [22]: 4).
Hal itu diperkuat oleh surat yang lain, "Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagimu, maka anggaplah ia musuh(mu), karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka Sa’ir (yang menyala-nyala), yakni orang-orang yang kafir bagi mereka azab yang keras," (Q.S. al-Fathir [35]: 6-7).
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Jahim
Neraka kelima yang ada dalam Al-Quran adalah Jahim yang akan dihuni para orang kafir yang mendustakan ayat-ayat Allah (Q.S. [5]: 10), orang-orang yang berusaha menentang ayat-ayat-Nya dengan melemahkan kemauan untuk beriman (Q.S. al-Hajj [22]: 51).
Ayat ini juga diperuntukan bagi siapapun orang yang sesat "Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang- orang yang sesat," (Q.S. Syu‘ara [26]: 91).
Maksud orang seat adalah orang-orang kafir dari kalangan bani Adam yang tersesat dari jalan petunjuk, sehingga mereka menyembah selain Allah, seperti berhala yang kelak tidak akan memberikan pertolongan kepada mereka.
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Saqar
Neraka keenam adalah neraka saqar dan diperuntukan bagi orang yang tidak shalat, tidak menyantuni orang miskin, orang yang suka membicarakan yang batil, dan orang yang mendustakan hari Pembalasan.
Dalam Al-Quran dijelaskan siapa yang akan masuk ke dalam neraka saqar, “Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab, “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan shalat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya, dan adalah kami mendustakan hari Pembalasan,” (Q.S. Muddatsir [74]: 42-46).
Neraka saqar juga akan menjadi tempat bagi orang-orang berdosa yang sesat. "Sesungguhnya orang-orang yang berdosa berada dalam kesesatan (di dunia) dan dalam neraka. (Ingatlah) pada hari mereka diseret ke neraka atas muka mereka. (Dikatakan kepada mereka), 'Rasakanlah sentuhan api neraka Saqar!'” (QS. al-Qamar: 47-48)
Neraka Adalah Tempat Penghakiman: Neraka Hawiyah
Neraka hawiyah adalah neraka paling bawah dan disebutkan bahwa orang-orang munafik akan menjadi penghuni neraka ini. Dalam Al-Quran disebutkan "Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka, (Q.S. al-Nisa’ [4]: 145).
Pemaknaan orang munafik adalah siapapun yang ikrar beriman, beramal seperti orang-orang yang beriman, namun hatinya adalah hati orang-orang yang kufur.
Malaikat Jibril menjawab pertanyaan Nabi Muhammad SAW tentang setiap tingkatan neraka. “Pintu paling bawah disebut dengan Hawiyah. Ia dihuni oleh orang-orang munafik, sebagaimana firman Allah, "Sesungguhnya orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari neraka," (Q.S. al-Nisa’ [4]: 145).
"Mengapa engkau tidak bercerita kepadaku tentang para penghuni pintu ketujuh?” Malaikat menjawab, “Wahai Muhammad, jangan kau tanya aku tentangnya.” tanya Nabi penuh desakan.
Jibril menjawab, “Pintu itu dihuni oleh para pelaku dosa besar dari dari kalangan umatmu. Mereka meninggal, dan tak sempat bertaubat.” Sungguh neraka adalah negeri kesengsaraan yang sangat mengerikan. Seringan-ringannya siksaaan di dalamnya sama sekali tak bisa dianggap enteng.
(mdk/thw)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya