Najiahu Kampung Keturunan Rasulullah di China, Cucu Nabi Jadi Gubernur Pertama

Jumat, 6 Agustus 2021 09:26 Reporter : Khulafa Pinta Winastya
Najiahu Kampung Keturunan Rasulullah di China, Cucu Nabi Jadi Gubernur Pertama Perkampungan Keturunan Rasulullah SAW di China. Youtube/Historia.ID ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Jejak Islam di negara tirai bambu China, rupanya bisa dibilang cukup kental. Hal ini ditandai dengan keberadaan Najiahu, sebuah kampung yang ditinggali oleh keturunan Rasulullah SAW.

Najiahu terletak di selatan Yinchuan, ibu kota Ningxia, China. Keberadaan kampung tersebut menjadi saksi adanya hubungan antara bangsa Arab dan bangsa China.

Di tempat itulah jejak para keturunan Nabi Muhammad SAW berada. Bahkan, salah satu cucu nabi Muhammad SAW pernah ditunjuk sebagai gubernur pertama di Provinsi Yunan, China. Berikut potretnya:

2 dari 4 halaman

Awal Mula Keturunan Rasulullah Masuk ke China

perkampungan keturunan rasulullah saw di china

Youtube/Historia.ID ©2021 Merdeka.com

Area perkampungan Najiahu merupakan destinasi wisata religi yang sudah ada selama hampir seribu tahun lamanya. Di tempat ini, bahkan terdapat Masjid Raya Najiahu yang berusia 500 tahun. Tempat itu menjadi pusat kegiatan umat Islam di wilayah setempat.

Mengutip dari laman historia.id, sejarah keberadaan Islam di China bermula ketika pasukan Jenghis Khan menginvasi Kekaisaran Khwaezmia, sebuah dinasti Islam Sunni yang menguasai daerah Asia tengah pada tahun 1077-1231.

Kemudian, seorang pemimpin bangsa Persia Syamsuddin Umar (Zhansiding Wumaer) memutuskan menyerahkan diri bersama ribuan pasukannya. Lalu, Jenghis Khan lantas mengajak Syamsuddin Umar untuk bergabung bersama bala tentaranya.Setelah memutuskan bergabung, kehidupan dan karir Syamsuddin justru terus meningkat.

Diketahui, bahwa Syamsuddin Umar merupakan keturunan ke-30 Nabi Muhammad SAW. Garis silsilahnya berasal dari Husein, putra kedua dari pernikahan putri Rasulullah, Fatimah Az-Zahra dengan Ali bin Abi Thalib.

3 dari 4 halaman

Cucu Rasulullah Jadi Gubernur Pertama Provinsi Yunan, China

Berdasarkan informasi, Syamsuddin juga disebut sebagai gubernur pertama di Provinsi Yunan. Ia ditunjuk oleh Kubilai Khan cucu Jenghis Khan untuk memimpin wilayah tersebut saat Kubilai mendirikan dinasti Yuan.

Berdasarkan informasi, Syamsuddin resmi dinobatkan sebagai gubernur provinsi Yunnan pada tahun 1274. Di bawah kepemimpinannya, perekonomian dan pendidikan warga setempat berkembang pesat.

Meski berstatus sebagai Sayid (keturunan Rasulullah), Syamsuddin tak pernah berkoar-koar mengenai superioritas agamanya ketika menjadi gubernur. Toleransi yang harmonis pun tercipta atas kemampuannya memimpin rakyat.

perkampungan keturunan rasulullah saw di chinaYoutube/Historia.ID ©2021 Merdeka.com

Ketika Syamsuddin wafat di usia 69 tahun, putra sulungnya yakni Nashruddin pun ditunjuk untuk menggantikan posisi sang ayah. Menariknya, di era pemerintahan Nashruddin juga sama tak kalah hebat. Karena keberhasilannya, pada tahun 1291 raja pun mengutusnya menjadi gubernur di provinsi Shaanxi. Namun, setahun kemudian pada 1292, Nashruddin wafat.  

4 dari 4 halaman

Keberadaan Kampung Keturunan Rasulullah di China

Setelah kematian sang ayah, keturunan Nashruddin di Chaanxi ini memilih bermigrasi ke Ningxia. Mereka kemudian membangun komunitas muslim bermarga 'Na'. Di Ningxia ini, para keturunan Nabi menjadi besar. Daerah ini kini dikenal sebagai daerah otonom suku Hui yang mayoritas beragama Islam.

Di kabupaten Yongning kecamatan Yanghe inilah keturunan Rasulullah SAW menamai tempat tersebut dengan sebutan Najiahu, yang secara harafiah berarti Keluarga Nashruddin.

perkampungan keturunan rasulullah saw di chinaYoutube/Historia.ID ©2021 Merdeka.com

Di Naijahu, bahkan terdapat sebuah Masjid Raya Najiahu yang dibangun hampir 500 tahun silam. Bangunannya merupakan kombinasi seni arsitektur Dinasti Tang dan kebudayaan Arab.Tempat tersebut digunakan untuk melakukan berbagai aktivitas keagamaan masyarakat setempat.

Penduduk di Najiahu ini disebut sebagai penganut Islam yang taat. Namun, mereka terbiasa hidup dalam toleransi. Keunikan Najiahu inilah yang membuat pemerintah China menjadikan kampung tersebut sebagai tempat wisata religi bagi kaum Muslim.

perkampungan keturunan rasulullah saw di chinaYoutube/Historia.ID ©2021 Merdeka.com

Baca juga:
Potret Masjid Tertua di China, Dibangun pada Abad 8 Masehi
5 Doa Seorang Ibu untuk Anaknya dari Alquran Lengkap, Umat Islam Wajib Tahu
5 Amalan Bulan Dzulhijjah yang Dianjurkan, Umat Islam Wajib Tahu & Sayang Dilewatkan
Kisah Hidup Kiai Sholeh Darat, Ulama Besar Semarang yang Disegani di Tanah Jawa
Potret Masjid Tertua di Dunia Berada di Israel, Dibangun oleh Sahabat Nabi SAW
Masjid Tertua Wapauwe, Bukti Sejarah Peradaban Islam di Maluku


[khu]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini