Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Macam Rumah Adat Jawa Tengah, Ketahui Penjelasan Beserta Ciri-Cirinya

Macam Rumah Adat Jawa Tengah, Ketahui Penjelasan Beserta Ciri-Cirinya 7 Potret Megah Pendopo, Limasan & Joglo Soimah di Jogja, Luas Banget Bikin Terpukau. YouTube deHakims ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Macam rumah adat Jawa Tengah penting untuk diketahui. Jawa Tengah merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang letaknya di bagian tengah pulau Jawa, dan ibukotanya berada di Semarang.

Jawa Tengah tak hanya identik dengan tempat wisatanya. Akan tetapi, juga identik dengan sejarahnya, termasuk macam rumah adatnya.

Meski Joglo menjadi rumah adat Jawa Tengah yang paling populer, tetapi ternyata Jawa Tengah memiliki beberapa macam rumah adat. Untuk mengetahui lebih jelas tentang macam rumah adat Jawa Tengah, merdeka.com telah melansir informasi dari ruparupa.com dan berbagai sumber.

Berikut ulasan lengkapnya.

Rumah Adat Jawa Tengah Joglo

Macam rumah adat Jawa Tengah yang pertama yaitu Joglo. Rumah ini dikenal sebagai rumahnya para bangsawan atau orang-orang kaya. Mengapa demikian? Ini lantaran rumah tersebut berbahan utama kayu yang lebih mahal dan berkualitas.

Ciri-ciri dari rumah adat Jawa Tengah Joglo yakni adanya empat tiang utama pada depan rumah. Kemudian di dalam ruangannya terdapat dua bagian (bagian rumah induk seperti pendopo, emperan, pringgitan, Sethong Kiwa, Sethong Tengah, Senthong engen). Sedangkan pada bagian rumah tambahan ada ruangan Gandhok.

Rumah Adat Jawa Tengah Limasan

Macam rumah adat Jawa Tengah yang kedua yaitu Limasan. Atap rumah bentuk limasan mempunyai empat sisi. Rumah adat tersebut terdiri dari berbagai macam, yakni Lawakan,Gajah Mungkur, Klabang Nyander, dan Semar Pindohong.

Umumnya, rumah adat Jawa Tengah Limasan terbuat dari material bata yang kokoh. Apabila dilihat sekilas, rumah adat tersebut mirip dengan rumah adat Sumatera Selatan.

Rumah Adat Tajug

Macam rumah adat Jawa Tengah yang ketiga yaitu Tajug. Rumah adat Tajug bukan untuk dihuni, tetapi untuk melaksanakan ibadah. Perlu diketahui, rumah adat tersebut tak boleh dibangun sembarangan. Salah satu contoh dari rumah adat Tajug yang begitu terkenal yakni Masjid Agung Demak. Atap rumah adat Tajug bentuknya hampir mirip dengan Joglo. Akan tetapi, ujung atap dari rumah adat ini berbentuk segitiga (melambangkan keabadian dan keesaan Tuhan).

Rumah Adat Panggang Pe Macam rumah adat Jawa Tengah yang keempat yaitu rumah adat Panggang Pe. Rumah adat tersebut mempunyai bentuk dasar dari berbagai bangunan rumah adat yang lain. Apabila dilihat dan dibandingkan dengan rumah adat lainnya, rumah tersebut termasuk rumah ada yang paling sederhana. Rumah adat Panggang Pe diketahui mempunyai tiang penyangga berjumlah empat atau enam yang sederhana.

Rumah Adat Kampung Macam rumah adat Jawa Tengah yang kelima yaitu rumah adat kampung. Rumah adat tersebut fungsinya sebagai tempat tinggal. Rumah ini disebut sebagai tempat tinggal untuk rakyat biasa atau kalangan menengah ke bawah. Terdapat ciri khusus dari rumah adat kampung, yaitu jumlah tiangnya berkelipatan empat. Selain itu, bangunan rumahnya berbentuk persegi panjang dan memiliki dua lapis tiang guna menyangga atap. Untuk tiang penyangganya, terbuat dari usuk, balok, serta reng yang kuat.

(mdk/add)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP