Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kucing Muntah Darah Bisa Akibat Infeksi, Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya

Kucing Muntah Darah Bisa Akibat Infeksi, Ketahui Penyebab & Cara Mengatasinya kucing sakit. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Kucing muntah darah atau disebut juga hematemesis tentu tak boleh dianggap remeh. Bisa jadi kucing Anda menderita sesuatu yang memerlukan perhatian medis. Ini merupakan tanda gangguan pencernaan atau bentuk perdarahan lainnya.

Darah yang muncul bisa berwarna merah cerah dan bergaris atau berwarna gelap menyerupai bubuk kopi. Kondisi hematemesis dapat memiliki dua penampilan yang sangat berbeda.

Jika darah berasal dari kerongkongan, lambung, atau bagian atas usus kecil. Muncul bercak, tampak sebagai garis merah terang. Jika muntah darah datang dari bagian bawah saluran pencernaan atau gastrointestinal (GI), akan muncul dengan bercak gelap mirip kopi.

Kucing muntah darah menjadi perhatian serius bagi semua pemilik kucing. Terutama jika muntah telah berlangsung selama lebih dari tiga hari, ini bisa berpotensi mengancam jiwa.

Meski di lain sisi, sejumlah kasus kucing muntah darah bisa berarti masalah ringan seperti hairballs. Sehingga penting diperhatikan, seberapa banyak kucing muntah darah, seberapa sering, serta cari tahu hubungan dengan yang dikonsumsi.

Untuk lebih jelasnya, berikut sejumlah penyebab kucing muntah darah beserta cara mengatasinya yang cepat, seperti dihimpun dari berbagai sumber, Kamis (12/8).

Mendiagnosis Kucing Muntah Darah

013 indra cahya

©2016 Merdeka.com

Melansir dari Catster, diperlukan pemeriksaan fisik dan tes diagnostik oleh dokter hewan. Hal ini untuk menentukan secara pasti alasan di balik kucing muntah darah.

Sekaligus menentukan protokol perawatan terbaik bagi kucing Anda. Dokter hewan mungkin akan menganalisis darah dan urin kucing.

Bahkan kadang diperlukan endoskopi, ultrasound, dan rontgen. Jika dicurigai adanya kanker, dokter hewan dapat melakukan biopsi pada saluran pencernaan.

Kecuali diminta secara khusus, Anda tak perlu membawa sampel muntahan atau feses ke klinik. Lantaran belum tentu secara efektif bisa menguji sampel muntahan untuk penyakit dan kondisi lainnya.

Penyebab Kucing Muntah Darah

tersangka

©Attack of the Cute

Guna memahami lebih lanjut diagnosa terkait kucing muntah darah, berikut penyebab yang umum terjadi seperti dilansir dari The Spruce Pets:

1. Tertelan Racun Tikus

Seperti diketahui racun tikus konvensional sangat berbahaya di sekitar hewan peliharaan dan anak-anak. Tak jarang yang mengetahui bahwa saat hewang pengerat menelan racun tikus dan kemudian mati.

Racun tersebut tak berhenti bekerja menjadi racun. Faktanya bila kucing Anda atau hewan lain menelan tikus yang mati itu, bisa sama berisikonya. Seakan mereka menelan langsung dan terkena racun tikus.

2. Hairballs

Penyebab kucing muntah selanjutnya dikutip dari Liputan6, bisa karena hairballs atau bola rambut. Terkadang bulu-bulunya yang rontok tersangkut di duri kecil seperti sisir di lidahnya.

Lantaran kucing tak bisa memuntahkan bulu, ia memilih menelannya. Jika terlalu banyak gumpalan di perut, bulu tersebut akan memakan ruang.

Sehingga kucing memuntahkan makanan dan bola rambut dari perut. Bahkan bisa disertai busa atau cairan kuning.

3. Memiliki Gangguan atau Kelainan

Pada kasus yang jarang terjadi, kucing mungkin memiliki kelainan genetik yang disebut hemofilia. Ini adalah kelainan darah langka yang mengganggu pembekuan darah secara normal.

Perawatan dilakukan tergantung pada seberapa parah pendarahan kucing. Dokter hewan mungkin akan merawatnya di klinik atau rumah sakit dengan perawatan transfusi darah dan plasma.

ilustrasi kucing scottish fold

©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

4. Sakit Radang Usus

Inflammatory Bowel Disease (IBD) atau penyakit radang usus bisa terjadi karena adanya alergi makanan atau hipersensitivitas terhadap sesuatu di usus.

IBD adalah kondisi kronis, artinya kedokteran hewan tidak dapat menyembuhkannya. Namun masih bisa mengelola gejalanya.

Kucing yang menderita penyakit radang usus ini dapat menunjukkan gejala diare, penurunan berat badan, tinja berdarah, dan penurunan nafsu makan.

Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan dengan menjalankan tes darah untuk memeriksa fungsi organ, serta kadar Vitamin B.

5. Penyakit Cacing Hati

Penyebab kucing muntah selanjutnya bisa karena infeksi cacing hati. Kucing bisa jadi tertular parasit ini.

Penyakit heartworm atau cacing hati terkadang tak memperlihatkan gejala serius pada kucing, lain halnya dengan anjing.

6. Menelan Benda Asing

Kucing acap kali mengonsumsi zat yang tak dapat dicerna. Baik itu tanaman sekitar rumahan, rumput, kertas toilet, bagian kecil mainan, atau bahkan bulu mereka sendiri.Saat itu terjadi, saluran pencernaan kadang menolak dan sering muntah dalam bentuk empedu. Bahkan ada beberapa yang membuat saluran mengalami radang.

Seekor kucing yang mengalami penyumbatan usus sebagian atau seluruhnya dari benda asing. Akibat obstruksi benda kucing muntah darah.

Benda asing yang paling sering terlihat pada kucing adalah tali dan benang. Sehingga baiknya jauhkan kucing dari jangkaun.

Cara Mengatasi Kucing Muntah Darah

014 tantri setyorini

ilustrasi kucing hutan jawa

prasstyle.com014 tantri setyorini

Jelasnya, pengobatan kucing muntah darah tergantung pada penyebab yang mendasarinya. Dalam banyak kasus kucing muntah darah karena penyakit, pengobatan terkadang perlu lebih intensif. Namun, penyakit lain dapat dikelola dengan terapi obat.

Secara umum, rawat inap dan terapi cairan intravena mungkin dibutuhkan untuk mengembalikan elektrolit serta cairan yang hilang selama sakit.

Jika pendarahan disebabkan oleh borok, dokter mungkin meresepkan obat yang akan membantu mencegah tukak. Menghindari kerusakan lebih lanjut pada lapisan lambung dan mengurangi keasaman. Bahkan diet khusus biasanya dianjurkan.

Pemulihan kucing muntah darah akan bervariasi berdasarkan penyebab yang mendasari dan pengobatan yang direkomendasikan.

Racun Tikus

Jika karena racun tikus, Anda bisa meminta melakukan tes darah dan urin untuk memastikan toksisitas racun tersebut. Tergantung pada tingkat keparahan toksisitas kucing Anda. Dokter akan memberi perawatan untuk menetralkan racun dan membuat kucing sehat kembali.

Sakit Cacing Hati

Diperlikan tes darah untuk memeriksa cacing hati. Kucing lebih tahan terhadap infeksi cacing ini. Namun jiak dicurigai kucing Anda menderita HARD, diperlukan tes antigen dan juga tes antibodi.

Tes antigen untuk memastikan tidak ada cacing dewasa. Sedangkan tes antibodi akan dapat mendeteksi paparan larva cacing hati.

Kanker

Jika penyebab kucing muntah darah ialah kanke. Metode pengobatan mungkin termasuk operasi, kemoterapi atau pengobatan radiasi. Tergantung pada lokasi dan stadium kankernya.

(mdk/kur)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP