Kisah Abah Sarji Berusia 102 Tahun Tinggal di Kuburan, Alasannya Demi Menebus Dosa
Merdeka.com - Setiap manusia tentu pernah berbuat dosa. Baik di masa lalu ataupun di masa sekarang. Seperti halnya dengan Abah Sarji. Menyadari kesalahannya, Abah Sarji berupaya menebusnya.
Pria berusia 102 tahun ini rela tidur di kuburan meski memiliki rumah. Abah Sarji memiliki alasan khusus mengapa dirinya tinggal di sana. Bahkan, Abah Sarji juga terus melakukan dzikir setiap saat tanpa kenal lelah.
Lantas bagaimana kisah haru Abah Sarji tinggal di kuburan? Melansir dari akun YouTube Aziz Nurahman, Kamis (15/4), simak ulasan informasinya berikut ini.
Alasan Tinggal di Kuburan
Abah Sarji melakukan cara yang berbeda dalam menebus dosa di masa lalu. Dia memilih menghabiskan waktunya dalam gubuk kecil di kuburan. Selain untuk menebus dosa, Abah juga ingin lebih dekat dengan Allah SWT.
Abah Sarji lantas menjauhi segala aktivitas dan hal-hal negatif. Abah tinggal sendirian di dalam gubuk kayu tersebut. Istri dan keluarga tinggal di rumah lain yang tak jauh dari gubuk. Warga setempat juga telah berencana akan memindahkan Abah Sarji ke tempat yang lebih layak.

YouTube Aziz Nurahman ©2021 Merdeka.com
"Jadi gini teman-teman, alasan Abah tinggal di sini tadi cerita Abah katanya sering menikah. Intinya begini, Abah itu sering meninggalkan istrinya gitu ya Bah waktu di zaman mudanya. Karena ingin menebus dosa, ingin lebih dekat dengan Allah SWT, makanya Abah menyendiri, menjauhi aktivitas atau hal-hal negatif," ucap pemilik akun menjelaskan kembali cerita dari Abah Sarji.
Terus Dzikir Tiap Hari
Tinggal di gubuk tak lantas membuat Abah selalu bersantai. Abah Sarji diketahui jarang tidur di malam hari. 
YouTube Aziz Nurahman ©2021 Merdeka.com
Karena setiap malam Abah selalu berdzikir. Tak hanya malam hari, Abah juga melakukannya pada pagi dan siang hari."Abah itu tiap malam dzikir terus? Enggak pernah tidur, jarang tidur katanya juga. Jadi Abah tuh jarang tidur, kalau malam tuh dzikir. Siang, malam," sambungnya menceritakan.
Pesan Abah Sarji
Sudah merasakan manis, asam dan manis kehidupan, Abah memberikan pesan kepada para generasi muda. Dia berpesan agar anak-anak muda untuk cepat sadar dan takut kepada Allah SWT. 
YouTube Aziz Nurahman ©2021 Merdeka.com
Abah juga mengingatkan jika manusia berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah. Semua orang juga nantinya akan meninggal dunia, sehingga jauh lebih baik kalian untuk cepat sadar."Cepat sadar, kalau tidak kalian bodoh. Balik itu bukan ke belakang, tapi yakin sama Allah SWT, takut sama Allah SWT. Kalian tuh yang menciptakan itu Allah SWT. Saya orang bodoh, takut sama Allah SWT. Kita dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Semua orang pasti akan mati," pesan Abah Sarji untuk anak-anak muda.
Video Kisah Abah Sarji
Berikut video kisah Abah Sarji.
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya