Kata Baku Adalah Kata yang Sesuai dengan Kaidah Bahasa,Pahami Penggunaan Secara Tepat
Merdeka.com - Kata baku adalah kata yang digunakan di mana sesuai dengan kaidah atau pedoman Bahasa. Bahasa Indonesia menjadi alat komunikasi utama bagi warga Tanah Air.
Sehingga sejumlah masyarakat dari berbagai suku dan daerah bisa saling memahami secara umum. Dalam penggunaannya, bahasa Indonesia terdiri dari dua jenis yaitu kata baku dan tidak baku.
Bahasa Indonesia baku biasanya digunakan pada acara-acara atau kesempatan formal. Hal ini lantaran kata baku adalah kata yang sesuai dengan kaidah bahasa.
Sedangkan, bahasa Indonesia tidak baku dapat digunakan pada acara-cara yang lebih santai. Biasanya bahasa tidak baku digunakan sebagai bahasa pergaulan. Bahasa tidak baku juga diucapkan oleh teman sebaya, teman seumuran hingga teman dekat.
Karenanya, penggunaan kata baku dan tidak baku harus diperhatikan dengan baik. Hal ini lantaran harus diucapkan secara tepat sesuai dengan keadaan. Lantas apa itu kata baku adalah dan kata tidak baku? Simak ulasan informasinya berikut ini.
Kata Tidak Baku & Kata Baku Adalah
Kata tidak baku merupakan kata yang digunakan namun tidak sesuai dengan kaidah atau pedoman bahasa yang telah ditentukan. Biasanya, kata tidak baku digunakan dalam percakapan sehari-hari atau dalam bahasa tutur. Bahasa tidak baku juga diucapkan oleh teman sebaya, teman seumuran hingga teman dekat.
Sedangkan, kata baku adalah kata yang digunakan di mana sudah sesuai dengan pedoman dan kaidah bahasa. Dalam KBBI Edisi Keempat, pengertian baku yaitu pokok, utama; tolok ukur yang berlaku untuk kuantitas dan kualitas yang ditetapkan berdasarkan kesepakatan; standar mengutip Sulis Setiawati (2016:48) pada Jurnal Skripta Universitas PGRI Yogyakarta.
Pengertian lainnya menurut Kosasih dan Hermawan (2012:83), kata baku adalah kata yang diucapkan atau ditulis oleh seseorang sesuai dengan kaidah atau pedoman yang dibakukan. Kaidah standar tersebut bisa berupa tata bahasa baku, pedoman ejaan (EYD) dan kamus. Pada umumnya, kata baku kerap digunakan pada kalimat resmi atau ragam bahasa baku. Baik itu melalui lisan maupun tulisan.
Fungsi Kata Baku dalam Bahasa Indonesia
Dalam bahasa Indonesia, kata baku diketahui mempunyai empat fungsi. Tiga di antaranya bersifat simbolis atau pertanda, sementara yang satu bersifat objektif. Mengutip Sugihastuti & Siti Saudah (2018:18), adapun fungsi dari kata baku adalah sebagai berikut:1. Fungsi pemersatuSeperti namanya, fungsi pemersatu berarti kata baku mempersatukan penutur atau penulisnya menjadi satu masyarakat bahasa.2. Fungsi pemberi kekhasanArtinya pembakuan kata dalam bahasa bisa menjadi pembeda dengan masyarakat pemakai bahasa lainnya.3. Fungsi pembawa kewibawaanArtinya kata baku yang diterapkan dalam bahasa bisa memperlihatkan kewibawaan pemakainya.4. Fungsi kerangka acuanArtinya kata baku menjadi patokan bagi benar atau tidaknya pemakaian bahasa seseorang atau kelompok.
Ciri-Ciri Kata Tidak Baku & Kata Baku
Setelah mengenal kata tidak baku dan kata baku adalah, sebaiknya kalian juga mengetahui ciri-ciri masing-masing kata. Terdapat beberapa ciri-ciri yang mengidentifikasi perbedaan keduanya. Melansir dari Liputan6.com, berikut ciri-ciri kata baku dan tidak baku:1. Ciri-Ciri Kata Tidak Baku
2. Ciri-Ciri Kata Baku
Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku
Dalam praktiknya, penggunaan kata baku dan tidak baku pada umumnya terbagi menjadi seperti berikut:Kata baku
- Membuat surat dinas
- Membuat surat edaran
- Membuat surat resmi
- Membuat nota dinas
- Membuat laporan
- Membuat karya ilmiah
- Membuat surat lamaran pekerjaan
- Saat musyawarah atau diskusi
- Saat berpidato
- Saat rapat dinas
- Surat menyurat antar organisasi
- Surat menyurat antar instansi atau lembaga
Kata Tidak Baku
- Kegiatan sehari-hari sebagai bahasa pergaulan
- Berbicara dengan teman sebaya
- Berbicara dengan orang yang telah dikenal
- Berbicara dengan keluarga
- Berbicara dengan orang-orang yang dirasa akrab
Contoh Kata Baku dan Tidak Baku
Usai mengetahui kata baku adalah dan kata tidak baku, berikut beberapa contoh keduanya. Hal ini bertujuan agar masyarakat bisa lebih memahami apa itu kata baku dan tidak baku.1. Abjad (kata baku) - Abjat (kata tidak baku)2. Akhirat - Akherat3. Aksesori - Asesoris4. Aktif - Aktip5. Akuarium - Aquarium6. Aluminium - Almunium7. Ambulans - Ambulan8. Analisis - Analisa9. Antena - Antene10. Antre - Antri11. Anugerah - Anugrah12. Azan - Adzan13. Afdal - Afdol14. Agamais - Agamis15. Ajek - Ajeg16. Adjektif - Ajektifaktivitas17. Aktifitasaktual - Aktuil18. Balsam - Balsem19. Batalion - Batalyon20. Baterai - Batere 21. Baka - Baqa22. Barzakh - Barzah23. Batalion - Batalyon24. Batil - athil25. Bazar - Bazaar26. Becermin - Bercermin27 Besok - Esok28. Blanko - Blangko29. Boks - Bok30. Bosan - Bosen31. Bus - Bis32. Cabai - Cabe33. Capai - Capek34. Cedera - Cidera35. Cendekiawan - Cendikiawan36. Cengkih - Cengkeh37. Cinderamata - Cenderamata38. Cokelat - Coklat39. Daftar - Daptar40. Derajat - Derajad41. Desain - Desaign42. Detail - Detil43. Detergen - Deterjen44. Diagnosis - Diagnosa45. Durian - Duren46. Efektif - Efektip47. Efektivitas - Efektifitas48. Ekosistem - Ekosistim49. Ekspor - Eksport50. Ekstra - Extra
51. Ekstrakurikuler - Ekstrakulikule52. Ekstrem - Ekstrim53. Elite - Elit54. Favorit - Pavorit55. Februari - Pebruari56. Fondasi - Pondasi57. Frasa - Frase58. Geladi - Gladi59. Gizi - Giji60. Gua - Goa61. Gubuk - Gubug62. Hektare - Hektar63. Hierarki - Hirarki64. Higienis - Higenis65. Ijazah - Ijasah66. Ikhlas - Ihlas67. Indera - Indra68. Jagat - Jagad69. Jemaah - Jamaah70. Jenderal - Jendral71. Karier - Kari72. Kategori - Katagori73. Komplet - Komplit74. Kreativitas - Kreatifitas75. Kuitansi - Kwitansi
(mdk/tan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya