Ikhtiar Adalah Berusaha, Kenali 3 Bentuk Beserta Contohnya

Kamis, 11 Juni 2020 12:42 Reporter : Billy Adytya
Ikhtiar Adalah Berusaha, Kenali 3 Bentuk Beserta Contohnya Ilustrasi ikhtiar. ©Shutterstock

Merdeka.com - Ikhtiar adalah berusaha atau usaha seorang hamba dalam memperoleh sesuatu yang ingin dicapainya. Umumnya, seseorang yang sedang berikhtiar memiliki target dalam pekerjaan yang dilakukan demi meraih keberhasilan dan juga kesuksesan.

Dalam agama Islam, bagi salah seorang hamba Allah SWT yang sedang menghadapi cobaan serta ujian hidup tetap berikhtiar adalah sesuatu yang harus dianjurkan. Sebab, ditanamkan dalam setiap pikiran pemeluk agama Islam, bahwa Allah tidak akan memberikan suatu cobaan di luar batas kekuatan seseorang itu sendiri.

Ikhtiar ini juga merupakan salah satu contoh sikap akhlak baik dan terpuji yang sudah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para umat Islam. Ikhtiar pun sebenarnya memiliki bentuk-bentuk yang perlu dipahami. Bagi Anda yang belum mengetahuinya, berikut ulasan selengkapnya yang sudah dirangkum Merdeka.com dari berbagai sumber.

2 dari 6 halaman

Arti Ikhtiar dalam Islam

Ikhtiar merupakan sebuah kata yang berasal dari bahasa Arab dengan arti yakni berusaha. Jika diistilahkan, sebenarnya ikhtiar merupakan segala perilaku dan perbuatan manusia guna mencapai sesuatu yang sedang ingin diraihnya.

Ikhtiar juga dapat diartikan sebagai usaha yang dilakukan umat Islam guna memenuhi sebuah kebutuhan hidup yang dilakukan dengan bersungguh-sungguh, hati lapang dan mengerahkan semua tenaga serta keterampilan, akan tetapi tetap disesuaikan dengan syariat agama yang sudah diajarkan. Perlu diketahui, Ikhtiar ini terbagi menjadi 3 bentuk antara lain tidak mudah putus asa, bersungguh-sungguh dan bekerja keras, berikut penjelasannya.

3 dari 6 halaman

Tidak Mudah Putus Asa

Dalam hidup, manusia memang ditakdirkan untuk selalu berusaha dalam menjalaninya. Seperti saat Anda sedang mengusahakan sesuatu, namun hasil yang didapatkan tidak sesuai apa yang ada dalam bayangan atau target Anda, maka disitulah Anda perlu melakukan ikhtiar dan tidak pantang menyerah serta putus asa, Anda harus bangkit dari keterpurukan sembari terus belajar dan terus belajar.

Contohnya saat Anda menjalani bisnis sebagai seorang wirausaha dengan mendirikan sebuah rumah makan, namun setelah dijalani Anda mendapati kerugian yang membuat usaha tersebut mengalami kebangkrutan. Maka Anda harus tetap berikhtiar dan mencoba cara lain demi melanjutkan apa yang sudah Anda jalani sebelumnya.

4 dari 6 halaman

Sungguh-Sungguh

Bentuk ikhtiar selanjutnya yang wajib menjadi perhatian adalah bersungguh-sungguh. Hal tersebut lantaran saat Anda memiliki sebuah impian atau target tertentu dalam menjalani hidup, dibutuhkan rasa bersungguh-sungguh yang amat mendalam agar dapat meraih semua itu.

Maka dari itu, Anda perlu menanamkan usaha yang harus dijalani dengan sungguh-sungguh dan tidak boleh setengah hati. Contohnya sederhananya adalah dalam hal jodoh, di dunia ini tak ada manusia menginginkan seseorang pasangan yang tak baik dalam hidupnya, maka dengan begitu Anda perlu banyak belajar serta melakukan perubahan guna memantaskan diri agar mendapatkan sosok jodoh yang terbaik.

5 dari 6 halaman

Bekerja Keras

Ikhtiar berikutnya adalah dengan melakukan kerja keras dalam menggapai sebuah mimpi. Berusaha dengan mengerahkan segala kemampuan yang sudah diberikan oleh Allah SWT harus dilakukan untuk meraih sesuatu yang diinginkan, dalam hal ini malas dan bekerja seenaknya sangat tak dianjurkan.

Anda harus berusaha dan berjuang sekuat tenaga demi mendapatkan hasil yang dapat memuaskan Anda pada nantinya. Seperti jika Anda sedang mendapatkan ujian suatu penyakit, maka Anda harus berikhtiar dengan menjauhi segala pantangan, rajin berolahraga, patuh dalam mengonsumsi obat, atau hal-hal lainnya yang merupakan penunjang kesembuhan dari suatu penyakit Anda.

6 dari 6 halaman

Dalil Ikhtiar dalam Alquran

Adapun dalil tentang ikhtiar yang sudah disebutkan dalam kitab suci Alquran sebagai berikut:

"Sesungguhnya allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sampai mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri" (QS. Ar-Ra’du:11).

"Apabila telah di tunaikan shalat, maka bertebarlah kamu di muka bumi, dan carilah karunia allah dan ingatlah allah banyak-banyak supaya kamu beruntung" (QS. Al-Jumu’ah 10).

"Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu: “Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok”, kecuali (dengan menyebut): “Insya-Allah”. Dan ingatlah kepada Tuhanmu jika kamu lupa dan katakanlah: “Mudah-mudahan Tuhanku akan memberiku petunjuk kepada yang lebih dekat kebenarannya dari pada ini" (Q.S. al Kahfi:23-24).

[bil]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini