Doa Sujud Sahwi, Ketahui Tata Cara dan Ketentuan Melaksanakannya
Merdeka.com - Doa sujud sahwi penting untuk diketahui. Dalam menjalankan ibadah salat, tentu ada kalanya seseorang merasa kelupaan. Jika demikian, hendaklah segera melakukan sujud sahwi.
Kata sahwi artinya adalah lupa. Sujud sahwi sendiri dilakukan ketika seseorang kelupaan dalam salat. Sujud sahwi dilakukan untuk memperbaiki atau menyempurnakan salat agar diterima oleh Allah SWT.
Kondisi lupa saat salat juga pernah terjadi pada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW juga pernah lupa mengerjakan salat dengan sempurna. Oleh karena itu, beliau pun menyempurnakan salatnya dengan melakukan sujud sahwi.
Terdapat beberapa ketentuan, tata cara, hingga doa sujud sahwi yang perlu Anda ketahui. Berikut ini beberapa hal terkait sujud sahwi yang telah merdeka.com rangkum dari liputan6.com.
Tata Cara Sujud Sahwi

©Shutterstock
Sujud sahwi ialah sujud yang dilakukan karena adanya unsur kelupaan melakukan salah satu rukun salat. Dapat dikatakan bahwa orang tersebut lupa akan salah satu rukun salatnya, seperti lupa membaca surat Al Fatihah. Jika demikian, maka Anda dianjurkan untuk melaksanakan sujud sahwi seperti yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW.
Contoh cara melaksanakan sujud sahwi (sebelum salam) telah disebutkan dalam hadis Abdullah bin Buhainah.
"Setelah beliau menyempurnakan shalatnya, beliau sujud dua kali. Ketika itu beliau bertakbir pada setiap akan sujud dalam posisi duduk. Beliau lakukan sujud sahwi ini sebelum salam." (HR. Bukhari no. 1224 dan Muslim no. 570)
Kemudian contoh cara melaksanakan sujud sahwi (sesudah salam) telah disebutkan dalam hadis Abu Hurairah.
"Lalu beliau shalat dua rakaat lagi (yang tertinggal), kemudia beliau salam. Sesudah itu beliau bertakbir, lalu bersujud. Kemudian bertakbir lagi, lalu beliau bangkit. Kemudian bertakbir kembali, lalu beliau sujud kedua kalinya. Sesudah itu bertakbir, lalu beliau bangkit." (HR. Bukhari no. 1229 dan Muslim no. 573)
Sujud sahwi sesudah salam tersebut ditutup lagi dengan salam sebagaimana disebutkan dalam hadis Imron bin Husain.
"Kemudian beliau pun shalat satu rakaat (menambah raka’at yang kurang tadi). Lalu beliau salam. Setelah itu beliau melakukan sujud sahwi dengan dua kali sujud. Kemudian beliau salam lagi." (HR. Muslim no. 574)
Ketentuan Melaksanakan Sujud Sahwi
Ada beberapa ketentuan melaksanakan sujud sahwi yang perlu Anda ketahui. Kekurangan Jumlah Rakaat SalatJika Anda kurang rakaat saat melaksanakan salat dan baru menyadarinya setelat salat, maka Anda harus langsung menggantikan kekurangan itu dengan melakukan salat sesuai jumlah rakaat yang kurang, lalu sujud sahwi setelah salam.Kelebihan Jumlah Rakaat Salat Kemudian jika Anda kelebihan jumlah rakaat salat, maka hendaknya langung sujud sahwi setelah salam. Melewatkan Tasyahud AwalJika Anda melewatkan tasyahud awal karena lupa, maka ada dua cara untuk memperbaikinya sesuai dengan kondisi lupanya. 1. Jika Anda teringat setelah berdiri sempurna ke rakaat selajutnya, maka Anda tidak perlu turun untuk tasyahud awal. Melainkan langsung saja melanjutkan salat sampai selesai. Kemudian lakukan sujud sahwi nanti sebelum salam. 2. Tetapi jika Anda teringat sebelum bangkit ke rakaat selanjutnya, maka Anda langsung duduk tasyahud dan melakukan salat sampai tuntas. Ragu Jumlah Rakaat Salat Jika Anda merasa ragu tentang jumlah rakaat saat salat, ada dua cara memperbaiki salat yang disesuaikan dengan kesalahannya. 1. Jika Anda ragu jumlah rakaat dan bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan, maka Anda cukup mengerjakan jumlah rakaat yang kurang, lalu sujud sahwi setelah salam. 2. Tetapi jika Anda ragu jumlah rakaat dan sama sekali tidak bisa menentukan mana yang lebih meyakinkan, maka Anda cukup memilih yang lebih sedikit rakaatnya dan sujud sahwi sebelum salam.
Doa Sujud Sahwi
Untuk bacaan doa sujud sahwi, sebagian ulama menganjurkan membaca doa berikut ini."Subhana man la yanamu wa la yashu."Artinya: "Maha suci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa."Akan tetapi, bacaan tersebut tidak ada dalam dalilnya dalam Alquran dan hadis Rasulullah SAW, maupun perbuatan para sahabat. Al-Hafidz Ibnu Hajar menuturkan, "Doa ini tidak ditemukan di kitab hadis mana pun." (Lihat Talkhis Al-Khabir, 2:88).Oleh karena itu, tidak ada doa khusus saat sujud sujud sahwi, sehingga bacaannya seperti bacaan sujud saat salat, yakni dengan membaca."Subhana Rabbiyal A’la."Artinya: "Maha Suci Allah Yang Maha Tinggi."atau "Subhaanakallahumma robbanaa wa bi hamdika, allahummagh firliy."Artinya: "Maha Suci Engkau Ya Allah, Rabb kami, dengan segala pujian kepada-Mu, ampunilah dosa-dosaku."Ibnu Qudamah rahimahullah mengatakan, "Hendaklah dia membaca di dalam sujud sahwi-nya, bacaan yang diucapkan di dalam sujud ketika sholat, karena sujud sahwi merupakan sujud yang serupa dengan sujud shalat." (Al-Mughni, 2:432–433).
Hikmah Melaksanakan Sujud Sahwi
Melaksanakan sujud sahwi sangat dianjurkan guna memperbaiki salat. Dalam perihal sujud sahwi, kita sebagai hamba Allah SWT banyak kekurangannya. Oleh sebab itu, Rasulullah SAW mengajarkan kita semua tentang tata cara sujud sahwi, ketentuan, dan doanya sebagai salah satu bentuk untuk menutup kekurangan. Sebagai hamba Allah SWT, maka perlu segera memohon ampunan pada-Nya jika khilaf. Hanya kepada Allah SWT lah kita bersujud dan memohon ampunan.
(mdk/add)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya