Di Depan Habib, Mongol Stres Ungkap Strategi Pengikut Setan Sesatkan Manusia
Merdeka.com - Komedian kawakan Mongol Stres sempat menghebohkan publik lantaran pernyataan dirinya. Dia mengaku pernah menjadi bagian dari organisasi penyembah setan.
Kini, Mongol kembali mengejutkan dengan mengungkap strategi para pengikut setan untuk menyesatkan manusia. Hal ini disampaikannya secara langsung di depan Habib Husein Ja'far Al Hadar.
Berikut ulasannya, dilansir dari kanal YouTube MugiaGuna Channel, Selasa (28/6/22).
Ungkap Strategi Pengikut Setan di Depan Habib
Pemilik nama asli Rony Immanuel ini mengungkap strategi sebuah organisasi pengikut setan untuk melancarkan tujuan utama. Tak lain, hal tersebut guna menyesatkan tujuan hidup manusia dan keyakinannya soal Tuhan.
Di depan Habib Husein, Mongol berterus terang menjawab pertanyaan soal pengikut setan yang seringkali menghujat sosok nabi.

YouTube MugiaGuna Channel ©2022 Merdeka.com
"Yang dasar banget, diajarin tentang menghujat nabi. Kenapa?" tanya Habib.
Mongol mengatakan menghasut orang untuk membenci nabi telah menjadi bagian dari strategi. Sebab, hanya sosok nabi di sejumlah agama yang telah memiliki rekam jejak secara nyata. Hal tersebut dimungkinkan terdapat celah untuk disalahgunakan.
"Satanic menghujat nabi kenapa? Karena hanya nabi yang punya jejak. Oke, kalau Tuhan nggak ada wujudnya, nggak ada jejaknya, nggak ada," ungkap Mongol.
"Kalau nabi pasti kan ada jejaknya pernah ke mana, ngapain lah, sisi itu lah yang kita lakukan penghujatan dengan cara mencari celah untuk umat percaya tidak percaya lagi dengan nabinya," imbuhnya.
Bertujuan Sesatkan Manusia
Menanggapi Mongol, Habib Husein seketika mengerti. Ada hal mengejutkan kembali yang baru diungkap Mongol.
Lantaran bertujuan menyesatkan manusia, hal tersebut bukanlah sesuatu hal yang sulit. Bahkan, hasilnya cukup mencengangkan.
Mongol mengungkapkan manusia yang telah percaya dengan tipu daya para pengikut setan bakal dianggap sudah menjadi bagian dari mereka. Pengikut setan berhasil memenuhi tujuan.

YouTube MugiaGuna Channel ©2022 Merdeka.com
"Oh itu strateginya," ungkap Habib.
"Itu strateginya, karena kalau kita nggak percaya lagi dengan nabi berarti kita sudah menjadi bagian dari satanic," tukas Mongol.
Mongol Beri Pesan
Memberi informasi mengenai realita yang seolah fiktif tersebut membuat Mongol turut memberi pesan. Bagi semua kalangan, penting untuk terus meningkatkan keimanan terhadap Tuhan.
Salah satu caranya yakni dengan terus membaca kitab suci. Dengan senantiasa mendekatkan diri dengan Tuhan, hal itu disebut Mongol bakal membuat manusia memiliki iman yang tak mungkin tergoyahkan.

YouTube MugiaGuna Channel ©2022 Merdeka.com
"Mau bilang bib, ke teman-teman semua. Kalau kita beragama Kristen, rajinlah baca Alkitab. Kalau lu agama Islam gua nggak suruh rajin baca Alquran, gue bilang lu rajin tadarusan entah berjamaah entah sendirian," jelasnya.
"Kenapa? Semakin kita mempelajari tentang kitab, secara tidak langsung iman kita tuh pasti menebal. Ada penyesatan tapi nggak goyang-goyang," imbuhnya.
Bekas Anggota Penyembah Setan
Sebelumnya, Mongol sempat membongkar rahasia mengenai dirinya di masa lalu. Mongol mengatakan, sang ibunda merupakan sesepuh sebuah organisasi orang-orang penyembah setan. Dari itu, Mongol mengikuti jejak sang ibunda.

©2021 Merdeka.com/ Instagram @mongolstres
"Masih muda lah chef. Mama saya dulu adalah salah satu elders dari COG, Children of God. Itu adat, pimpinannya di Indonesia di deportasi. Mama saya adalah elders. Mama mungkin dia lagi stres memikirkan kandungannya mungkin menjanjikan Mongol menjadi penyesatan," kata Mongol.
"Karena saat ketemu bule mereka bilang Mongol adalah bagian dari mereka, kita gak mikir lain. Ya udah join with us. Mereka orang Amerika," sambungnya.
Bongkar Rahasia
Dia lalu mengungkap tentang rahasia satanic di dunia. Kata Mongol, di Asia saja, ada tujuh general penyesatan satanic. Jika general keluar dari organisasi, ada dua kemungkinan yan terjadi. Jika tidak mati, orang tersebut akan cacat.
"Jadi ada tujuh general utama penyesatan satanic di Asia. Ada tujuh, India, Thailand, Thailand mati sudah. Satanic keluar itu die atau cacat," jelasnya.
Mongol sendiri akhirnya memutuskan untuk bertaubat setelah sekitar lima hingga tujuh tahun menjadi penyembah setan. Ia keluar dari organisasi tersebut dengan selamat dan tanpa cacat.
(mdk/mta)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya