Dampak Positif Letak Geografis Indonesia & Keuntungannya
Merdeka.com - Dampak positif letak geografis Indonesia perlu untuk diketahui oleh semua orang. Letak Indonesia yang diapit oleh dua benua dan dua samudra ini membawa dampak positif beserta dampak negatif sekaligus.
Secara geografis, Indonesia diapit oleh dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia. Selain itu, Indonesia juga terletak di antara dua samudra, yakni Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Hal ini menjadikan letak geografis Indonesia sangat strategis.
Lalu, apa saja manfaat dan keuntungan dari letak geografis Indonesia yang strategis? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari gramedia dan berbagai sumber, (5/12/2022):
Letak Geografis Indonesia
Karena letaknya yang cukup strategis, sejak dulu Indonesia sudah menjadi sebuah arena perebutan pengaruh oleh pihak asing. Letak geografis Indonesia juga berbatasan dengan wilayah lainnya. Adapun batas-batas wilayah Indonesia adalah sebagai berikut:
- Sebelah barat wilayah Indonesia berbatasan dengan Samudra Hindia
- Sebelah Timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik
- Sebelah Selatan berbatasan dengan Timor Leste, Australia dan Samudra Hindia
- Sebelah Utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina dan Laut China Selatan.
Indonesia sendiri memiliki luas wilayah mencapai 5.194.143 km2 dengan dua pertiga dari luas wilayahnya adalah lautan.
Kondisi Alam Indonesia
Seperti yang sudah kita sebutkan di atas bahwa Indonesia merupakan negara kepulauan yang paling besar di dunia. Beberapa wilayah daratan bahkan dulunya terbentuk dari aktivitas vulkanik. Sementara rangkaian pegunungan yang ada di Indonesia ini membentang dari ujung Pulau Sumatra sampai ke ujung utara Pulau Sulawesi. Wilayah Indonesia sendiri terletak di kawasan khatulistiwa. Hal ini mengakibatkan Indonesia mempunyai iklim tropis.Lebih dari 2.000 tahun, penduduk yang ada di kepulauan Indonesia memiliki mata pencaharian di bidang agraris. Selain itu, Indonesia juga kaya akan flora dan juga fauna. Hal itu juga memiliki pengaruh besar bagi mata pencaharian penduduk.
Dampak Positif Letak Geografis Indonesia
Letak geografis Indonesia yang strategis memiliki beberapa dampak positif di bidang ekonomi, sosial, budaya, dan sumber daya alam. 1. Bidang Ekonomi Wilayah Indonesia dilalui oleh persimpangan lalu lintas internasional, baik lalu lintas udara maupun lalu lintas laut. Berkat hal itu, Indonesia menjadi jalur utama perdagangan dunia. Kapal-kapal dagang dari Asia Timur seperti Jepang dan Tiongkok yang menuju ke Eropa akan berlayar melalui Indonesia terlebih dahulu. Selain itu, Indonesia juga dilalui jalur perdagangan negara-negara Asia yang menuju Australia dan Selandia Baru. Hal ini tentu menjadikan Indonesia memiliki potensi perekonomian yang baik. 2. Bidang Sosial-BudayaKarena dilalui jalur lalu lintas dan perdagangan dunia, masyarakat Indonesia banyak berinteraksi dengan banyak orang dari berbagai suku bangsa dan kebudayaan berbeda.Selain itu, letak geografis Indonesia banyak berperan dalam kemajuan dalam hal ilmu pengetahuan. Pertemuan dengan masyarakat internasional tentu akan memperkaya ilmu pengetahuan dan teknologi baru yang dipengaruhi oleh orang asing.Asimilasi budaya juga turut membawa perkembangan dalam hal kebahasaan. Bangsa Indonesia kemudian mampu untuk berkomunikasi dengan bahasa-bahasa internasional.
3. Sumber Daya Alam
Letak geografis Indonesia berada pada garis khatulistiwa yang dilalui oleh dua angin muson, yakni muson timur dan muson barat. Hal ini membuat Indonesia beriklim tropis dan memiliki curah hujan yang tinggi. Iklim tropis membuat Indonesia kaya akan flora dan fauna. Selain itu, sebagai negara maritim Indonesia juga memiliki kekayaan biota laut. Kekayaan biota laut dapat menjadi peluang usaha pariwisata, seperti wisata scuba diving atau snorkeling.
Dampak Negatif Selain dampak positif, lokasi strategis Indonesia juga membaca dampak negatif, seperti: 1. Rawan Bencana Alam Indonesia merupakan negara yang sering mengalami gempa bumi, tsunami, dan erupsi gunung berapi. Hal ini disebabkan posisi Indonesia berada pada lintasan cincin api pasifik atau The Ring of Fire. Selain itu, Indonesia juga berada pada pertemuan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia, sehingga rentan terjadi gempa bumi hingga tsunami.
2. Rawan Perdagangan Ilegal
Karena lokasinya dilintasi jalur perdagangan utama dunia membuat berbagai macam transaksi dapat terjadi, termasuk perdagangan ilegal.
Transaksi-transaksi perdagangan ilegal, mulai dari perdagangan manusia (human trafficking), senjata ilegal, hingga perdagangan narkoba rentan terjadi di wilayah Indonesia. 3. Wilayah Perbatasan Rentan Disusupi Imigran Gelap Letak geografis Indonesia yang berbatasan langsung dengan tiga negara membuat Indonesia kerap disusupi imigran gelap. Maraknya arus imigran ilegal dan pencari suaka akan memberikan ancaman politis, baik di negara transit maupun negara tujuan. Menurut situs dpr.go.id, imigran gelap yang masuk ke Indonesia akan meninggalkan dampak negatif di bidang politik, sosial budaya, dan keamanan. 4. Mudahnya Terjadi Perubahan Budaya Interaksi yang terjadi antara budaya asing dengan budaya Indonesia tidak selamanya memberikan dampak positif saja. Jika berlebihan, hal itu dikhawatirkan dapat menggerus budaya-budaya asli Indonesia. Contoh, perubahan budaya negatif itu ditunjukkan dengan memudarnya kesadaran menggunakan bahasa daerah, atau hilangnya kebanggaan akan tradisi dan adat istiadat tradisional. Padahal, kedua hal tadi merupakan contoh kekayaan budaya bangsa yang patut untuk dilestarikan.
Letak Astronomis Indonesia
Selain mengetahui letak geografis, kita juga perlu mengetahui letak Indonesia secara astronomis. Letak astronomis adalah letak suatu tempat berdasarkan garis lintang dan garis bujur.
Garis lintang merupakan garis imajiner yang membentang horisontal melingkari bumi sedangkan garis bujur merupakan garis imajiner yang melingkari bumi secara vertikal.Garis Lintang dan Bujur dibagi lagi menjadi dua yaitu Garis Lintang Utara dan Garis Lintang Selatan yang dibatasi oleh garis ekuator (khatulistiwa) dan Garis Bujur Barat dan Bujur Timur yang dibatasi oleh Greenwich Mean Time.Dilansir dari Kemdikbud, letak astronomis Indonesia adalah 6° LU - 11° LS dan 95° BT - 141° BT. Letak astronomis tersebut yang memengaruhi iklim, kelembaban udara, kekayaan flora dan fauna, dan pembagian waktu.
(mdk/khu)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya