Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadan bagi Pria & Wanita, Lengkap dengan Bacaan Doanya

Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadan bagi Pria & Wanita, Lengkap dengan Bacaan Doanya Ilustrasi mandi. ©Shutterstock

Merdeka.com - Cara mandi wajib di bulan Ramadan sebaiknya diketahui. Mandi wajib merupakan salah satu cara dalam agama Islam untuk membersihkan diri dari hadas besar maupun kecil. Terlebih pada saat bulan Ramadan, umat Islam diwajibkan untuk menunaikan ibadah puasa.

Hal itu pun membuktikan bahwa Islam memberikan perhatian penuh pada kebersihan diri setiap muslim. Bahkan, mandi wajib tersebut diperintahkan kepada setiap muslim dalam sebuah firman Allah SWT. Adapun bunyinya yakni sebagai berikut,

"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu salat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, (jangan pula hampiri masjid) sedang kamu dalam keadaan junub, terkecuali sekadar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik (suci); sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pemaaf lagi Maha Pengampun." (QS. An-Nisa': 43)

Baca juga: Tata Cara Mandi Junub Lengkap dengan Niat berdasarkan penyebabnya

Maka dari itu, cara mandi wajib di bulan Ramadan menjadi penting untuk diketahui. Mempraktikkan cara mandi wajib pun bukan sekadar mandi pada umumnya.

Pada dasarnya, terdapat beberapa bacaan yang dianjurkan untuk dilafalkan pada saat melakukan mandi wajib. Selain itu, terdapat sejumlah gerakan mandi wajib yang cukup berbeda antara sebab satu dengan lainnya.

Melansir dari laman NU Online berikut merdeka.com ulas mengenai cara mandi wajib di bulan Ramadan khusus untuk Anda.

Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadan Setelah Berjima

Salah satu penyebab mandi wajib seorang muslim adalah berhubungan suami istri. Pada pria, hal tersebut juga dapat disebabkan karena mimpi basah atau keluarnya cairan air mani.

Maka dari itu, seorang muslim diwajibkan untuk membersihkan diri sebelum menunaikan ibadah, terlebih pada saat bulan Ramadan. Pertama yakni dengan membaca lafal niat mandi wajib setelah berjima'. Berikut bunyinya, 

"Nawaitul ghusla li raf’il janâbati."

Artinya:

"Saya berniat mandi untuk menghilangkan junub."

Adapun tata cara mandi wajib di bulan Ramadan bagi seorang muslim karena keluarnya syahwat yakni sebagai berikut:

  1. Membersihkan telapak tangan hingga 3 kali.
  2. Membasuh dubur dan kemaluan dengan tangan kiri.
  3. Mencuci tangan dengan sabun, digosok hingga bersih.
  4. Melakukan gerakan wudhu dengan sempurna.
  5. Membasahi kulit kepala dengan mengguyur sebanyak 3 kali.
  6. Membasahi seluruh tubuh sebanyak 3 kali dari sisi kanan kemudian sisi kiri.
  7. Disambung dengan gerakan mandi seperti biasa.

Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadan Setelah Haid

Penyebab kedua seorang muslim terlebih kaum wanita diwajibkan untuk mandi wajib adalah haid. Haid adalah fenomena biologis yang umum terjadi setiap bulan kepada wanita.

009 siti rutmawati

©www.offthegridnews.com

Maka dari itu, mandi wajib merupakan cara yang tepat untuk membersihkan diri dari hadas besar akibat darah haid. Adapun cara mandi wajib di bulan Ramadan yakni diawali dengan membaca niatnya sebagai berikut,

"Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal haidi fardlon lillahi ta'ala."

Artinya:

"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari haidl, fardlu karena Allah Ta'ala."

Setelah melafalkan niat mandi wajib, langkah yang selanjutnya yakni sebagai berikut:

  1. Membasuh kedua telapak tangan sebanyak 3 kali.
  2. Membasuh lubang dubur dan alat kemaluan menggunakan tangan kiri.
  3. Mencuci kedua tangan dengan sabun kemudian menggosoknya hingga bersih.
  4. Berwudhu.
  5. Mengguyur kulit kepala sebanyak 3 kali sambil digosok.
  6. Membasahi seluruh tubuh sebanyak 3 kali dari sisi kanan kemudian sisi kiri.
  7. Disambung dengan gerakan mandi dan bilas hingga bersih.

Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadan Setelah Nifas

Bagi wanita, penyebab lain yang membuat hadas besar adalah nifas atau darah setelah melahirkan. Seperti cara mandi wajib di bulan Ramadan lainnya, langkah pertama yakni membaca niat di dalam hati ataupun diucapkan secara langsung.

Berikut bunyi bacaan niat cara mandi wajib di bulan Ramadan setelah nifas bagi wanita,

"Nawaitul ghusla li raf’in nifâsi lillahi ta'ala."

Artinya:

"Saya berniat mandi untuk menghilangkan haid' atau 'untuk menghilangkan nifas karena Allah Ta'ala."

Atau

"Nawaitul ghusla li raf’il hadatsil akbari."

Artinya:

"Saya berniat mandi untuk menghilangkan hadats besar."

Usai membaca lafal niat mandi, maka langkah selanjutnya yaitu melakukan gerakan mandi wajib seperti sebelumnya. Adapun caranya yaitu sebagai berikut,

  1. Mencuci telapak tangan menggunakan sabun hingga sebanyak 3 kali.
  2. Membasuh dubur dan alat kemaluan menggunakan tangan kiri hingga bersih.
  3. Mencuci kedua telapak tangan dari hadas menggunakan sabun lalu menggosok hingga bersih.
  4. Melakukan gerakan wudhu mulai dari membersihkan tangan hingga membasuh kaki dengan benar.
  5. Membasuh dan membersihkan kulit kepala sebanyak 3 kali sambil digosok.
  6. Membasahi seluruh tubuh sebanyak 3 kali mulai dari sisi kanan lalu kiri.
  7. Lalu dilanjutkan dengan gerakan mandi seperti biasa.

Cara Mandi Wajib di Bulan Ramadan bagi Pria

Sementara itu, cara mandi wajib di bulan Ramadan bagi pria sedikit berbeda dari pada umumnya. Berdasarkan hadis riwayat At-Tirmidzi, perbedaannya yakni terletak pada menyela pangkal rambut.

012 indra cahya

© mensxp.com

Adapun tata cara mandi wajib bagi pria yakni sesuai anjuran dalam sebuah hadis yang berbunyi sebagai berikut,

"Dari Aisyah dia berkata, "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki."(HR. Muslim)

Berdasarkan hadist tersebut, berikut langkah dan tata cara mandi wajib bagi pria yang sesuai dengan anjuran Rasulullah SAW,

  1. Membasuh kedua tangan dengan air.
  2. Mengguyur tangan sebelah kiri dengan tangan kanan kemudian membasuh alat kelamin.
  3. Melakukan gerakan wudhu seperti biasa.
  4. Membersihkan rambut sambil menyela hingga ke pangkal secara rambut.
  5. Mengguyur bagian kepala hingga tiga kali.
  6. Membasuh seluruh bagian tubuh.
  7. Membasuh kedua kaki hingga bersih.

(mdk/mta)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP