3 Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadan yang Mudah Dihafal, Ketahui Pula Dalil & Artinya

Selasa, 5 April 2022 07:42 Reporter : Mutia Anggraini
3 Bacaan Doa Berbuka Puasa Ramadan yang Mudah Dihafal, Ketahui Pula Dalil & Artinya Ilustrasi buka puasa. © Islam.ru

Merdeka.com - Bacaan doa berbuka puasa ramadan menjadi penting untuk diketahui saat menjalankan ibadah di bulan suci. Dengan melafalkan bacaan doa berbuka puasa, amalan wajib di bulan Ramadan tersebut menjadi terasa lebih lengkap dan mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Berpuasa saat Ramadan pun menjadi suatu kewajiban bagi setiap umat Islam. Hal itu pun sesuai firman Allah SWT yang tertuang dalam Alquran yang berbunyi sebagai berikut,

"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa." (QS. Al-Baqarah/2: 183).

Maka dari itu, berpuasa dan berbuka menjadi hal yang harus dikerjakan dengan benar serta penuh keikhlasan lahir batin. Selama ini, bacaan doa berbuka puasa hanya diketahui beberapa saja.

Rupanya, ada tiga bacaan doa berbuka puasa Ramadan yang dapat diamalkan untuk membatalkannya. Lantas, bagaimana saja ketiga bacaan itu? Melansir dari laman NU Online, berikut ulasan selengkapnya.

2 dari 7 halaman

Bacaan Doa Berbuka Puasa Pertama

Bacaan doa berbuka puasa yang satu ini lebih banyak digunakan oleh umat Islam. Bacaan yang pertama ini tak lain merupakan sebuah hadis riwayat dari Mu'adz bin Zuhrah dan Abu Daud.

Adapun bacaan doa berbuka puasa yang dikenal secara lebih luas tersebut yakni sebagai berikut,

Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika aftharthu.

Artinya:

"Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa: ‘Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka," (HR. Abu Daud).

3 dari 7 halaman

Bacaan Doa Berbuka Puasa Kedua

ilustrasi buka puasa bersama
©Pixabay/AhmadArdity

Sementara itu, bacaan doa berbuka puasa yang selanjutnya ini pun juga cukup dikenal luas oleh umat Islam. Sama halnya dengan bacaan doa berbuka puasa yang sebelumnya, doa yang satu ini juga termasuk sahih untuk membatalkan puasa.

Perbedaannya, riwayat Abdullah bin Umar menjelaskan, bacaan sebelumnya hanya menerangkan tentang berbuka puasa menggunakan makanan saja. Namun, berbuka puasa pun juga senantiasa menggunakan minuman.

Maka dari itu, bacaan doa berbuka puasa yang di atas tersebut lantas ditambahi dengan sedikit kalimat. Sehingga, orang-orang pada umumnya melafalkannya secara bersamaan.

Adapun bacaan doa berbuka puasa Ramadan yang juga sahih menurut Bykhari dan Muslim yakni sebagai berikut,

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ.

Artinya:

"Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah."

4 dari 7 halaman

Bacaan Doa Berbuka Puasa Ketiga

Selain itu, ada pula satu lafal lagi yang juga sahih diucapkan untuk membatalkan puasa Ramadan. Abdullah bin Umar menjelaskan, Rasulullah SAW juga pernah membaca lafal singkat yang satu ini,

Dzahabadh dhamâ’u wabtalatl-‘urûqu wa tsabata-l-ajru insyâ-allâh.

Artinya:

"Rasulullah ketika berbuka, Beliau berdoa: 'Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah." (HR. Abu Daud)

Sehingga, ketiga lafal tersebut sudah termasuk sahih dan bisa untuk diucapkan ketika di penghujung waktu berpuasa. Seperti yang diketahui, berpuasa Ramadan sendiri wajib dilakukan satu hari penuh sejak lafal imsak berkumandang hingga terbenamnya matahari.

5 dari 7 halaman

Anjuran Berbuka Puasa dari Rasulullah

puasa
© Islam.ru

Sementara itu, terdapat makanan yang dianjurkan untuk disantap guna membatalkan puasa dari Rasulullah SAW. Sebuah hadis sahih yang diriwayatkan Ahmad dan Abu Daud menerangkan, Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam diketahui menyantap kurma matang dan basah untuk berbuka puasa.

"Rasulullah Saw. berbuka puasa dengan beberapa kurma matang dan basah sebelum melangsungkan shalat." (HR Ahmad dan Abu Daud)

Maka dari itu, kurma dapat dijadikan sebagai makanan pembuka utama untuk berbuka puasa seperti yang diajarkan Rasulullah. Alangkah baiknya juga untuk tetap membatasi jumlah makanan saat berbuka puasa dan menghindari untuk menyantap secara berlebihan.

6 dari 7 halaman

Bacaan Niat Berpuasa Ramadan

ilustrasi berdoa
©Shutterstock

Memahami bacaan doa berbuka puasa tak lengkap rasanya jika tak juga mengetahui bacaan niat berpuasa. Sama halnya pada saat berbuka, lafal niat berpuasa Ramadan juga dapat diucapkan ataupun cukup di dalam hati.

Adapun bacaan niat berpuasa Ramadan yang seringkali secara umum diucapkan banyak orang yakni sebagai berikut,

Nawaitu shouma ghodin 'an adaa-i fardhisy syahri romadhoona hadzihis sanati lillaahi ta'aala.

Artinya:

"Saya niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban di bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala."

7 dari 7 halaman

Bacaan Niat Berpuasa Ramadan Kedua

Sementara itu, ada pula bacaan niat berpuasa Ramadan lainnya yang juga sahih untuk dilafalkan. Adapun bunyi dari bacaan doa niat berpuasa Ramadan tersebut yakni sebagai berikut,

Nawaitu shauma jamî’i syahri ramadlâni hadzihissanati taqlîdan lil imâm mâlikin fardlan lillâhi ta’âlâ.

Artinya:

"Saya berniat puasa selama satu bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, fardhu karena Allah taala."

[mta]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini