ZUK Z1 diduga palsukan sertifikat postel

Rabu, 23 Desember 2015 07:54 Reporter : Fauzan Jamaludin
ZUK Z1 diduga palsukan sertifikat postel Zuk Z1. ©2015 Zuk

Merdeka.com - Blogger teknologi asal Surabaya Herry SW membeberkan temuannya terkait pemalsuan sertifikat postel Dirjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika (SDPPI) pada ponsel ZUK Z1. Dalam tulisannya yang ditulis pada situs ponselmu.com (21/12), saat dirinya akan mereview ponsel tersebut, Dia menemukan kecurigaan dan kejanggalan terhadap ponsel yang baru saja dibelinya melalui online di Blibi.com.

"Terdapat tulisan 'a Lenovo Company' di samping kardus. Biarpun ada embel-embel Lenovo, asal tahu nih, Lenovo Indonesia tidak terlibat dalam proses impor, distribusi, dan penjualan ponsel itu," tulis Herry.

Dia pun dengan cermat mengamati satu per satu tampilan kardus yang membalut ZUK Z1. Kecurigaannya terhadap ponsel tersebut terhenti pada nomor sertifikat postel 36012/SDPPI/2014 yang ada di kardus ponsel tersebut.

Nomor sertifikat 2015 Herry SW (ponselmu.com)

Pasalnya, tulis dia, dalam laman resmi ZUK jika merek itu lahir pada 28 Mei 2015. Sedangkan ZUK Z1 sendiri baru diperkenalkan pada Agustus 2015. Dia pun segera mengecek nomor yang tertera di kardus tersebut ke situs Ditjen SDPPI.

"Hasilnya cukup mengagetkan karena sertifikat tersebut sebenarnya diterbitkan untuk ponsel Xiaomi. Lebih tepatnya, Xiaomi Redmi 1S. Jadi, dalam kasus ini, patutlah kita mempertanyakan mengapa sertifikat SDPPI milik Xiaomi Redmi 1S bisa digunakan untuk ZUK Z1," paparnya. [lar]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini