XL Mulai Komersialkan Jaringan NB-IoT di 31 Kota

Rabu, 25 September 2019 19:23 Reporter : Merdeka
XL Mulai Komersialkan Jaringan NB-IoT di 31 Kota BTS 4G XL. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - XL telah resmi meluncurkan layanan Narrow Band Internet of Things (NB IoT) pada Rabu (25/9) ini di Jakarta. XL menjadi perusahaan telco penyedia layanan jaringan terspesialisasi IoT pertama di Indonesia.

"Dari tahun ke tahun, penggunaan sensor IoT meningkat 22 persen sehingga diperkirakan pada tahun 2022 bisa mencapai angka 247 juta. Kami sedang mencoba mengutilize kemampuan kami untuk memberikan jaringan dan telekomunikasi," kata Chief Enterprise dan SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto.

NB IoT merupakan layanan jaringan IoT dari XL. Layanan ini bekerja pada bandwidth 200 khz dengan cakupan area hingga 15 km. Jaringan juga terlisensi sehingga XL menjamin keamanan dan reliabilitas jaringan.

NB IoT menghadirkan beragam keunggulan. Keunggulan utamanya adalah daya rendah, penetrasi mendalam, biaya perangkat murah, dan pemasangan mudah.

Perangkat NB IoT membutuhkan daya yang rendah sehingga baterai bisa bertahan hingga 10 tahun. Layanan juga mampu menembus hambatan sinyal lebih kuat sehingga tembok atau dalam tanah dikatakan tidak akan mengganggu sinyal.

Selama tiga bulan kedepan, peminat yang ingin memulai instalasi NB IoT hanya perlu merogoh kocek 15 ribu per tahun.

"Kami memasang harga murah dulu karena kamu mau melihat pasar. Kami prediksi kedepannya harga-harga alat akan tetap terjangkau," tutur Feby.

Setelah membeli, nantinya pengguna akan mendapatkan kartu sim khusus untuk jaringan IoT. Kartu tersebut kemudian akan disematkan dalam modul chipset IoT band delapan. Setelah disematkan, perangkat langsung dapat dikoneksikan ke berbagai sensor seperti cahaya, panas, kelembapan, dan lainnya.

"Hingga kini terdapat dua metode instalasi yaitu pengiriman data dengan perantara modul sebagai gateway atau langsung ke jaringan. Ke depan, semua pengiriman akan langsung ke jaringan karena dengan demikian penyambungan antar sensor tidak perlu lagi kabel," kata Head of IoT XL Axiata Brian Cakra

Selain perangkat, XL juga menyediakan platform dashboard IoTnya sendiri bernama FlexIoT yang dapat diakses menggunakan web browser pada umumnya. Dalam dashboard tersebut, pengguna dapat menyortir dan melihat segala data-data yang telah dikumpulkan oleh sensor terkoneksi.

Hingga kini, NB IoT telah bekerja di 31 kota. Feby mengaku bahwa NB IoT juga telah digunakan oleh sekitar 10 hingga 20 korporasi hingga akhir tahun lalu. Penggunaan inilah yang menginspirasi XL untuk akhirnya mengkomersialisasi NB IoT.

"XL melihat NB IoT ini relevan di Indonesia. Kami telah membuka NB IoT untuk digunakan oleh komunitas, pencetus solusi IoT, dan korporasi. Kami tidak memiliki target pengguna karena IoT adalah sesuatu yang akan terus berkembang nantinya," ujar Feby.

Reporter Magang: Joshua Michael [faz]

Topik berita Terkait:
  1. XL Axiata
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini