Tokio Marine Life Gelar Program Freemium Panduan Isoman Aman & Lengkap untuk Keluarga

Rabu, 21 Juli 2021 08:15 Reporter : Syakur Usman
Tokio Marine Life Gelar Program Freemium Panduan Isoman Aman & Lengkap untuk Keluarga webinar Tokio Marine Life Insurance Indonesia. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Penambahan kasus Covid-19 di Indonesia masih tinggi belakangan ini. Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 menyebutkan total kasus Covid-19 mencapai 2.726.803 jiwa per 14 Juli 2021. Sementara di sisi lain, Bed Occupancy Rate (BOR) alias tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit di berbagai daerah mencapai 80-90 persen.

Melihat kondisi tersebut, Tokio Marine Life Insurance Indonesia, perusahaan asuransi jiwa, untuk membuat webinar bertajuk Program Freemium Isoman Aman dan Nyaman – Panduan Isolasi Mandiri Lengkap untuk Keluarga. Webinar ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia tentang informasi serta panduan seputar isoman baik untuk dewasa maupun anak-anak.

Webinar ini menampilkan para narasumber antara lain Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Daeng M Faqih dan Dokter Spesialis Anak RSIA Bunda Jakarta dr Dimple Gobind Nagrani, dengan moderator Head of Agency Training & Manpower Development PT Tokio Marine Life Muhammad Irsan.

“Webinar ini merupakan rangkaian dari Program Freemium yang dijalankan sebelumnya, antara lain webinar untuk edukasi dan literasi hal-hal terkait pandemi seperti pengelolaan kesehatan mental, perencanaan keuangan, gaya hidup dan imunitas, olahraga saat pendemi, dan sebagainya. Sementara terkait perlindungan Covid-19 untuk nasabah, Tokio Marine Life Insurance Indonesia juga memberikan penambahan manfaat santunan asuransi jiwa dan perluasan manfaat untuk pertanggungan isolasi mandiri tanpa mengenakan biaya tambahan sejak April lalu,” ujar Nelly Husnayati, Director of Agency Distribution PT Tokio Marine Life, dalamm rilisnya, kemarin.

Seluruh rangkaian Program Freemium juga dilakukan untuk mendukung pelaksanakan program literasi dan inklusi dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kepada masyarakat, di tengah program vaksinasi dari pemerintah untuk percepatan terbentuknya herd immunity.

Dokter Daeng M Faqih mengatakan, hal terpenting untuk diperhatikan adalah cara mencegah penularan Covid-19, yaitu selain mematuhi protokol kesehatan dengan sangat ketat, juga harus segera melakukan vaksinasi. Seperti pepatah umum, lebih baik mencegah dari pada mengobati.

“Varian baru Covid-19, varian delta, yang menjadikan Indonesia terus mencetak angka kasus positif tertinggi selama beberapa hari terakhir. Sebab transmisi varian delta sampai 60 persen lebih tinggi dari varian Alfa, yang mana varian delta dapat menghasilkan penyakit lebih berat. Efektivitas vaksin terhadap varian delta juga lebih rendah dalam mencegah Covid-19 bergejala dan banyak ditemukan pada dewasa muda,” kata Daeng.

Menurutnya, penting bagi kita untuk mengenal gejala apabila terinfeksi Covid-19, karena gejalanya pada masing-masing orang itu berbeda. Faktanya, 70,7 persen gejala paling umum adalah batuk, demam, sesak napas, lemas, sakit tenggorokan, pilek, dan sebagainya. Virus ini penularannya sangat cepat dan dapat memicu proses dalam tubuh yang bisa menyebabkan kematian, seperti gagal napas, badai sitokin, dan trombosis/koagulasi darah. Apalagi memiliki komorbiditas, maka akan lebih berisiko meningkatkan kondisi perburukan.

Sementara dr Dimple Gobind Nagrani, Sp.A, menambahkan dalam kondisi sekarang ini, justru yang tidak kalah penting untuk diperhatikan adalah menjaga kestabilan emosi orang tua apabila anaknya terdiagnosis Covid-19.

"Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi hal tersebut, yaitu menjauhi informasi yang bukan dari sumber terpercaya, konsultasikan kecemasan/pertanyaan ke dokter spesialis dan bukan mendengarkan opini orang sekitar. Selain itu, pengalihan yang positif, contohnya berkomunikasi melalui video call, melakukan hobi seperti berkebun, fotografi, dan sebagainya," ujarnya.

Dokter Dimple juga menegaskan, melakukan tes PCR pada anak itu sangat penting. Jangan karena kasihan jadi tidak dilakukan PCR. Justru anak-anak itu wajib melakukan tes PCR, apabila anak tersebut terkonfirmasi kontak erat dengan orang dewasa yang positif Covid-19. Supaya bila positif COVID-19, anaknya bisa lebih cepat ditangani dengan pengobatan yang tepat agar kemungkinan sembuhnya pun bisa lebih tinggi.

“Jika anak ada kontak dengan orang dewasa yang positif atau kondisinya sedang bergejala, maka harus segera menghubungi dokter spesialis anak Anda. Sekarang banyak fasilitas telemedicine yang ditawarkan rumah sakit. Jadi tidak perlu datang ke rumah sakit lagi untuk melakukan konsultasi dengan dokter spesialis anak, bila anak Anda bergejala, tidak bergejala, atau memiliki gejala ringan seperti batuk, pilek, demam,” ujar dr Dimple.

Layaknya produk asuransi yang berfungsi memberikan perlindungan, webinar ini diadakan untuk memberikan perlindungan bagi para peserta melalui informasi panduan isoman keluarga dari sumber yang tepat. Untuk itu, Tokio Marine Life Insurance Indonesia membuat rangkuman materi webinar ini melalui Buku Panduan Isoman Aman dan Nyaman dalam bentuk elektronik, yang akan dikirimkan ke alamat email peserta webinar terdaftar.

Di samping itu, Tokio Marine Life Insurance Indonesia juga memberikan perlindungan Covid-19 kepada nasabahya melalui perluasan manfaat untuk pertanggungan isoman di rumah tanpa mengenakan biaya tambahan, sebagai bentuk kepedulian Tokio Marine Life Insurance Indonesia terhadap kondisi yang terjadi saat ini. [sya]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini