Teknologi Penting dalam Community Influencer

Sabtu, 26 November 2022 06:26 Reporter : Merdeka
Teknologi Penting dalam Community Influencer Teknologi Penting dalam Community Influencer. ©2022 Merdeka.com

Merdeka.com - VP of Marketing Communication KapanLagi Youniverse (KLY) Adam Saputra bersama founder The Prediksi Ronal Surapradja hadir di Ideafest 2022 sebagai pembicara dalam sesi diskusi bertema ‘Community Influence is The Youniverse IdeaFest 2022 pada Jumat (25/11) di Jakarta Convention Center (JCC).

Menurut Adam, saat ini community influencer menjadi salah satu metode yang efektif untuk membangun awareness terhadap suatu brand. Ia menyebutkan bahwa KLY sendiri telah membentuk beberapa komunitas, seperti Kapanlagi Korea, FimelaHood, dan Movieverse. Adam mengakui bahwa community influencer itu yang paling terlihat engagement-nya.

Adam mengatakan, community influencer sebetulnya sudah ada sejak dulu dan bukan hal yang baru. Namun, perkembangan teknologi membuat community influencer menjadi lebih besar dan kuat. Kemudahan akses informasi dan komunikasi melalui media sosial membuat komunitas bisa semakin eksis, sehingga akhirnya membuat brand tertarik untuk bekerjasama.

"Teknologi sangat amat berpengaruh untuk komunitas bekerjasama dengan brand. Pertama yang simple saja ada wahatsapp group, ini sangat membantu, media juga sangat membantu," kata Adam dalam diskusi tersebut, Jumat (25/11).

Ronal pun setuju dengan Adam, ia mengatakan bahwa teknologi memiliki pengaruh yang baik untuk sebuah komunitas agar bisa bekerjasama dengan sebuah brand. Misalnya saja, komunitas motornya yang diberi nama The Prediksi. Followers akun Instagram geng motor itu kini sudah mencapai 750 ribu hingga kerap kali mendapat tawaran iklan.

"Teknologi sangat berperan. Bukan hanya soal eksistensi ya, tapi kalau komunitasnya bagus punya sosial media yang gede dan banyak viewers semakin banyak adsense, semakin banyak yang nonton semakin besar yang ditawarkan untuk klien," ujar Ronal.

Jadi, kata dia, teknologi membuka jalan. "Seperti The Prediksi, si hobi motoran yang nggak jelas ini kok jadi ada uangnya, walaupun sekali lagi, bukan itu tujuan utamanya," tambah Ronal.

Reporter magang: Dinda Khansa Berlian

[faz]

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Teknologi
  3. KILAS
  4. Jakarta
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini