Tak akan ada lagi kesenjangan akses internet di Indonesia Timur
Merdeka.com - Proyek Palapa Ring kini tengah digenjot pelaksanaannya oleh pemerintah setelah para pemenang tender diumumkan. Di proyek Palapa Ring ini, ada tiga paket wilayah yang akan mengelilingi Indonesia, yakni barat, tengah, dan timur.
Dengan adanya Palapa Ring, pemerataan akses internet diharapkan adil. Tak akan ada lagi isu kesenjangan antarwilayah seperti saat ini. Misalnya saja di daerah Indonesia Timur seperti Nusa Tenggara Timur, Maluku, Papua, dan Papua Barat.
Nantinya, setelah paket timur Palapa Ring terbangun, sebanyak 35 kabupaten/kota yang tersebar di empat wilayah tersebut diyakini akan terkoneksi internet dengan kecepatan download 7 Mbps atau setara Jawa. Jauh lebih baik dibandingkan saat ini yang hanya 300 Kbps.
"Masyarakat mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan informasi di mana pun mereka tinggal di seluruh Indonesia," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara yang dikutip dari website resmi Kemkominfo saat acara Sosialisasi Proyek Palapa Ring Paket Timur di Jayapura belum lama ini.
Isu-isu mengenai harga yang dibayarkan oleh pengguna internet lebih mahal tetapi layanan yang diberikan tak maksimal, tak akan ada lagi. Seluruhnya akan sama seperti di wilayah-wilayah Indonesia di mana internet bisa ngebut. Palapa Ring ini juga sekaligus menjadi langkah dalam mempercepat pembangunan dan pemerataan ekonomi Indonesia.
"Ketimpangan inilah yang harus kita jaga, bagaimana menyempitkan ketimpangan ini, bagaimana fokus membangun di daerah yang tidak feasible. Dari 514 kabupaten/ kotamadya di Indonesia, ada 57 kabupaten/ kotamadya yang masih terisolir untuk mendapatkan akses internet cepat," katanya.
Proyek Palapa Ring menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjalin kerjasama dengan badan usaha (investor) dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia. Berbagai pihak telah ikut mendukung Proyek Palapa Ring hingga saat ini, seperti Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS), Kementerian Keuangan dan PT PII, sehingga proses penyiapan Proyek ini dapat berlangsung relatif cepat yaitu secara efektif kurang dari 1 tahun. Proyek ini telah memperoleh dukungan fasilitasi pendampingan proses transaksi (PDF) dan Izin Prinsip availability payment dari Menteri Keuangan.
Proyek Palapa Ring ini diharapkan berakhir pada akhir tahun 2018 sehingga nantinya di awal tahun 2019, seluruh wilayah Indonesia akan terkoneksi dengan internet.
(mdk/idc)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya