Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Sebelum Susunan Keyboard Jadi QWERTY, Dulu Pernah Sesuai Abjad Sayangnya Bermasalah

Sebelum Susunan Keyboard Jadi QWERTY, Dulu Pernah Sesuai Abjad Sayangnya Bermasalah Sebelum Susunan Keyboard Jadi QWERTY, Dulu Pernah Sesuai Abjad Sayangnya Bermasalah. YouTube/DR.Typewriter

Merdeka.com - Barangkali kita pernah bertanya-tanya, mengapa tata letak keyboard tidak berurutan sesuai abjad? Mengapa A terletak di samping S? Mengapa T berada di antara R dan Y?

Susunan papan ketik yang kerap disebut QWERTY ini, telah muncul sejak ratusan tahun yang lalu, tepatnya 1 Juli 1874.

Saat itu, muncul mesin tik bermerek Remington yang mulai ramai di pasaran. Remington ini menjadi cikal bakal dari susunan keyboard QWERTY.

Tata letaknya dimulai dari seorang penemunya asal Amerika Serikat (AS) bernama Christopher Latham Sholes. Selama beberapa tahun, Sholes mulai menyusun abjad untuk susunan pada keyboard mesin tik.

Seperti dikutip dari CNET, Minggu (11/6), awalnya Sholes menyusun keyboard sesuai dengan urutan alfabet. Namun ternyata susunan ini tidak efektif dan menyebabkan masalah.

Maklum, mesin tik dibuat dengan bahan logam sehingga akan macet jika tombol ditekan secara berurutan.

Untuk menghindari problem itu, Sholes mulai memisahkan urutan huruf terkhusus. Seperti huruf-huruf yang sering digunakan secara bersamaan seperti S dan T.

Hal ini membuat juru ketik mampu mengetik lebih cepat karena tidak terhalang kemacetan tombol.

Desain pertama keyboard QWERTY yang Sholes jual ke perusahaan produksi mesin tik, Remington, pada tahun 1873 disusun sebagai berikut:

2 3 4 5 6 7 8 9 - ,Q W E . T Y I U O PZ S D F G H J K L MA X & C V B N ? ; R

Melihat susunan itu, angka 1 dan 0 tidak ada. Menurut sumber, ketiadaan angka 1 dan 0 memang disengaja dengan tujuan mengurangi biaya produksi. Sebab mereka melihat angka-angka ini dapat menggunakan tombol lain, seperti huruf besar I dan huruf besar O.

Sayangnya, penjualan perdana mesin tik ini tidak begitu menggembirakan. Pasalnya bagi para penggunanya dianggap mahal dan kerap rusak.

Akhirnya pada produk selanjutnya yakni Remington 2 pada 1878, keyboard mesin tik dilakukan penyempurnaan.

Lewat penyempurnaan itu, mulailah secara langsung mengubah perjalanan papan ketik dengan susunan QWERTY menuju kesuksesan komersial.

Reporter magang: Safira Tiur Margaretha

(mdk/faz)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP