Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Samsung Berhenti Produksi Layar LCD di Akhir 2020, Bagaimana Nasib Apple?

Samsung Berhenti Produksi Layar LCD di Akhir 2020, Bagaimana Nasib Apple? iPhone 11 Pro. ©2019 Apple

Merdeka.com - Panel layar LCD kini jadi makin ketinggalan zaman. Smartphone-smartphone teranyar makin banyak yang menggunakan panel OLED, bahkan di smartphone murah sekalipun.

Hal ini ternyata mendorong Samsung Display, salah satu pabrik layar terbesar dunia, memutuskan untuk mengakhiri produksi panel layar LCD mereka pada akhir 2020 mendatang, seperti dilaporkan oleh Phone Arena.

Nantinya, pabrik Samsung Display yang ada di Korea Selatan akan berfokus ke produksi layar "quantum dot", yang merupakan teknologi layar yang memproduksi warna monokromatik murni yang membuat warna lebih kaya dan kecerahan lebih baik.

Sementara dua pabrik layar LCD yang ada di Tiongkok, masih belum diputuskan akan menggarap apa. Kemungkinan besar, layar OLED untuk smartphone.

Permasalahannya, Samsung Display adalah pemasok layar terbesar yang digunakan oleh Apple. Layar dari Samsung terpasang di hampir semua gadget Apple, mulai dari iPhone, iPad, Apple Watch, hingga MacBook.

Kemungkinan besar, Apple akan berganti pemasok ke LG, Japan Display, atau Sharp, atau ikut bergeser dengan makin memanfaatkan layar OLED.

Permintaan Menurun

Produksi dari layar LCD dari Samsung Display pun ternyata cukup rendah. Hal ini dikarenakan menurunnya permintaan dari banyak vendor.

Pada Oktober lalu, salah satu pabrik layar LCD di Korea Selatan milik Samsung juga terpaksa ditutup. Hal tersebut akan dialihkan ke litbang terkait teknologi quantum dot dengan kucuran dana lebih dari USD 10 Miliar.

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP