Advertisement
Menurut Oregon State University
Spesies ini paling melimpah di wilayah sekitar 40 mil dari pantai. Keunikan morfologi dan perilaku hiu ini menjadi fokus penelitian ilmiah, membantu para ahli untuk memahami ekologi dan peran ekosistem yang dimainkan oleh spesies ini. Studi lebih lanjut diharapkan dapat memberikan wawasan mendalam tentang adaptasi hiu ini terhadap lingkungan maritim yang beragam.
Advertisement
Mengenal Hiu Perontok
Dikenal sebagai Alopias vulpinus, hiu perontok ini memegang predikat sebagai yang terbesar dalam keluarga Alopiidae yang terdiri dari tiga spesies hiu perontok.
Ciri-ciri khasnya mencakup sirip ekor yang besar, tubuh ramping, moncong pendek, runcing, dan mata berukuran sedang.
Hiu ini tersebar di perairan tropis dan beriklim sedang di seluruh dunia, sering ditemukan berkumpul di laut terbuka, tetapi kadang-kadang juga mendekati pantai.
Dengan ekor panjangnya, mereka memiliki keahlian menggembalakan ikan sebelum secara efektif menggunakan ekornya untuk membuat ikan pingsan dan mengambilnya sebagai mangsa.
Advertisement
Selain itu, keunikan lain dari hiu ini adalah kemampuannya untuk melompat sepenuhnya keluar dari air, suatu perilaku yang langka dan dikenal sebagai pelanggaran. Hiu ini menjadi salah satu dari sedikit spesies hiu yang mampu melakukan aksi dramatis ini.
Kombinasi antara teknik berburu yang canggih dan perilaku yang unik membuat hiu ini menjadi objek minat bagi para peneliti dan pecinta alam, yang terus memperdalam pemahaman terhadap kehidupan laut yang penuh misteri.
Alex Aitkenhead mengatakan kepada Newsweek bahwa dia mengenali hiu tersebut ketika dia menemukannya di pantai, namun mengatakan dia "belum pernah melihatnya sebelumnya.
Wawancacra Aitkenhead dengan Newsweek
Advertisement
Advertisement
Kondisi Saat Ditemukan
"Hiu ini ditemukan dalam kondisi yang luar biasa—tanpa kerusakan atau tanda-tanda cedera atau serangan predator. Satu-satunya perubahan yang terlihat adalah kehilangan mata, namun ini dianggap sebagai hal biasa."
Kata Aitkenhead
Menurut Aitkenhead, kondisi hiu tersebut menunjukkan bahwa hewan itu telah berada di dalam air selama satu atau dua hari setelah kematiannya.
Hal ini memberikan peluang bagi ikan yang lebih kecil untuk memakan mata hiu, bagian yang lebih lunak dari tubuhnya.
Advertisement
Advertisement
Penampakan hiu seperti yang terdampar di Sunset Beach
“sangat jarang” di wilayah tersebut, kata Aitkenhead. Sudah beberapa tahun sejak hiu tikus terdampar di Cape Town.
Advertisement
Rentan Punah
Ketiga spesies hiu ini, termasuk Alopias vulpinus, terdaftar sebagai spesies yang "rentan" terhadap kepunahan dalam Daftar Merah Spesies Terancam Punah dari Persatuan Internasional untuk Konservasi Alam.
Populasi hiu-hiu ini menghadapi ancaman serius akibat penangkapan yang tidak berkelanjutan, baik untuk diambil daging maupun siripnya yang dihargai tinggi.
Advertisement
Hiu apa yang paling ganas di dunia?
Hiu Banteng, Salah Satu Predator Paling Ganas di lautan karena habitat yang fleksibel serta karakter agresifnya. International Shark Attack File mencatat bahwa serangan hiu banteng berada di urutan ketiga terbanyak di dunia, di bawah hiu putih besar dan hiu macan.
Advertisement
Apa hiu tertua di dunia?
Hiu greenland dapat hidup hingga mencapai usia 200 tahun. Individu hiu greenland yang tertua diketahui hidup lebih dari 272 tahun. Lamanya usia hiudp hiu greenland menjadikannya sebagai spesies vertebrata dengan usia hidup terlama di dunia.
Advertisement
Berapa rata-rata umur Hiu?
Rata-rata umur hiu martil adalah 44 tahun. Sementara hiu putih besar (Carcharodon carcharias) bisa berumur sampai 70 tahun.
Advertisement
Hiu apa yang paling langka?
Hiu gergaji atau Pristis microdon Latham adalah spesies hiu langka yang terancam punah di Indonesia.
Advertisement
Berapa besar ikan hiu?
Hiu putih besar (Carcharodon carcharias) dijuluki sebagai ikan predator terbesar di dunia, dengan panjang tubuh 4,2 hingga 5,4 m dan bobot bisa mencapai 2 ton lebih.