Program Serba Serbi Literasi Digital ini berkomitmen memberikan wawasan mendalam tentang literasi digital kepada seluruh masyarakat.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, kemajuan teknologi tidak hanya membuka pintu menuju kemudahan akses informasi dan efisiensi yang tinggi, tetapi juga merintis jalan menuju inovasi yang sebelumnya terasa tak terjangkau.
“Sisi gelapnya pun hadir mengundang ancaman penyalahgunaan teknologi dan potensi pelanggaran privasi dari serbuan kejahatan dunia maya,” ujar dia dalam program Serba Serbi Literasi Digital di 2024 yang digagas bersama Lampu.id, Kamis (11/1).
Advertisement
Program Serba Serbi Literasi Digital ini berkomitmen memberikan wawasan mendalam tentang literasi digital kepada seluruh masyarakat.
“Tanpa memandang bulu, program ini membidik untuk memastikan bahwa setiap individu, terlepas dari asal-usul atau sejauh mana pemahaman teknologinya, dapat meraih akses penuh ke informasi dan sumber daya krusial yang dapat memaksimalkan potensinya melalui akses digital,” kata Founder Lampu.id, Melissa Wijaya dalam keterangan resminya.
Melalui serangkaian kegiatan dan inisiatif dalam rangkaian Serba Serbi Literasi Digital sepanjang 2024, Kominfo berkomitmen mengembangkan keterampilan digital esensial dengan melibatkan penyelenggaraan seminar, pelatihan, dan kampanye penyuluhan yang dirancang untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap aspek-aspek penting literasi digital, termasuk keamanan online, pengelolaan informasi, dan penggunaan teknologi dengan etika.
“Menggunakan saluran digital untuk membangun citra diri yang positif, berintegritas, dan dapat dipertanggungjawabkan memiliki potensi untuk membuka peluang kesuksesan bagi individu yang menggunakannya. Pemanfaatan platform media sosial juga diyakini dapat menjadi modal untuk mengatasi masalah sosial dan berkontribusi pada visi Indonesia Emas 2045,” kata Semuel.
Advertisement