Saat ini toilet tidak hanya sebagai tempat untuk buang air saja. Sebuah temuan baru mengembangkan toilet pintar yang mampu mendeteksi penyakit penggunanya lewat suara saat kotoran dikeluarkan.
Toilet canggih ini menggunakan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dengan sistem yang mampu mendeteksi penyakit sedini mungkin, sehingga pasien bisa melakukan pengobatan secara lebih awal.
Cara kerja toilet ini dilihat dari seberapa berisik suara yang timbul saat seseorang buang air. Toilet ini dilengkapi dengan sampel audio yang diambil dari pasien yang sehat dan pasien yang sakit, sampel inilah yang menjadi acuan toilet untuk mendiagnosis penyakit penggunanya.
Umumnya suara yang ditimbulkan bila seseorang buang air besar atau buang air kecil memiliki audio yang sama atau konsisten, namun suara yang timbul akan berbeda apabila orang tersebut sedang diare, audionya terdengar menjadi lebih random.
Maia Gatlin, peneliti dari Georgia Institute of Technology berharap temuan ini dapat dikerahkan ke daerah-daerah yang rawan penyakit usus atau pencernaan.
"Ini juga bisa digunakan di area bencana di mana air menjadi sumber penularan penyakit, bisa juga menjadi fasilitas rumah sakit untuk membantu pantauan pencernaan pasien atau bahkan mungkin di rumah pribadi suatu hari nanti," katanya dikutip dari laman Metro, Senin (27/2).
Penyakit usus yang masih sering dijumpai salah satunya adalah diare, yang disebabkan oleh bakteri bernama Korela. Tiap tahunnya ada sekitar 150.000 kematian yang disebabkan dari bakteri ini. Bahkan secara global, Korela berada di posisi ketiga penyebab utama kematian anak.
Toilet pintar ini dipercaya mampu menjadi alat pemantau kesehatan untuk meminimalisir kasus kematian yang disebabkan dari bakteri Korela. Semakin awal sebuah penyakit diatasi, maka semakin besar kemungkinan seseorang sembuh dari penyakitnya.
Reporter magang: Safira Tiur Margaretha