Siap Hadirkan Layanan 5G, XL Pakai Teknologi DSS

XL Axiata baru saja memperoleh Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menggelar layanan 5G setelah melakukan serangkai aspek dalam Uji Laik Operasi (ULO). ULO yang dilakukan XL Axiata digelar di wilayah Margonda, Kota Depok, Jawa Barat.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Siap Hadirkan Layanan 5G, XL Pakai Teknologi DSS
BTS 4G XL. ©2020 Merdeka.com

XL Axiata baru saja memperoleh Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) untuk menggelar layanan 5G setelah melakukan serangkai aspek dalam Uji Laik Operasi (ULO). ULO yang dilakukan XL Axiata digelar di wilayah Margonda, Kota Depok, Jawa Barat.

Presiden Direktur XL Axiata, Dian Siswarini mengatakan, teknologi yang digunakan pihaknya dalam menggelar layanan 5G adalah Dynamic Spectrum Sharing (DSS). DSS ini merupakan teknologi yang memaksimalkan penggunaan spektrum yang sudah ada.

"Kami menggunakan teknologi DSS untuk mengoperasikan layanan 5G. DSS ini, di mana kami akan tetap menggunakan spektrum 1.800 Mhz dan 2.100 Mhz. Implementasi DSS menjadi alternatif bagi kami," jelas Dian saat konferensi pers virtual, Kamis (12/8).

Alternatif menggunakan spektrum yang sudah ada lantaran pihaknya menyebutkan belum mendapatkan ‘jatah’ spektrum baru khusus 5G. Meski begitu, Dian meyakini teknologi ini mampu menghadirkan 5G yang cukup baik.

Sebelumnya, XL Axiata akhirnya telah mendapatkan izin operasional 5G setelah melakukan uji laik operasi (ULO). Hal itu disampaikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G. Plate.

"Hari ini, kita bersama-sama menyambut XL Axiata yang baru saja mendapatkan surat keterangan SKLO layanan 5G pada 6 Agustus 2021 setelah ULO pada 3-5 Agustus 2021. Jadi satu hari setelah sukses, langsung dapat SKLO (Surat Keterangan Laik Operasi)," ungkap Johnny.

Dilanjutkan Johnny, proses ULO yang dilakukan oleh XL Axiata berada di kawasan Margonda, Kota Depok, Jawa Barat. Dengan demikian, kata dia, saat ini sudah ada tiga operator seluler yang dapat menghadirkan layanan 5G di Indonesia.

Rekomendasi