Memasuki hari ke-2, gelaran IGF terasa lebih meriah. Lebih dari tiga puluh booth berbagai institusi terkait internet dari seluruh dunia dapat di saksikan di Internet Governance Forum (IGF) 2013 yang berlangsung di Nusa Dua, Bali, 21 hingga 25 Oktober nanti.
Masing-masing booth berlomba-lomba menarik perhatian para peserta. Display-display menarik hingga bahasan unik dapat di saksikan di sini. Selain informasi yang diberikan, booth-booth ini juga menampilkan berbagai hal untuk menarik perhatian para peserta.
Misalnya di booth ins@fe (Safer Internet Day), yang mengampanyekan tentang perayaan hari internet sehat ini, mereka akan memotret para peserta yang menghampiri booth mereka dengan kamera polaroid yang bisa diambil langsung.
Dalam fotonya sendiri mereka menempelkan Quick Response (QR) code dan sebuah stiker berisi informasi mengenai hari internet sehat, sehingga peserta bisa mendapatkan informasi lebih lanjut.
Booth lainnya tak kalah menarik adalah Eur@ca ata Eurasian Connectivity Alliance yang bertempat di negara Azerbaijan, mereka memakai pakaian nasional negaranya saat berjaga booth sehingga beberapa peserta tak ayal minta berfoto.
Demikian pula booth Asosiasi Penyelenggara Internet Indonesia (APJII), di mana terdapat Miss Internet dengan kebaya dan mahkota.
Salah satu booth paling ramai baik dengan buku, selebaran, bahkan maskot adalah Association for Progressive Communication (APC).
Salah satu kegiatan asosiasi ini ialah ‘Mak Erotis’, mereka mengampanyekan internet yang bebas, terbuka dan partisipatif yang memungkinkan semua orang untuk menggunakan hak asasi manusia. Di booth ini bahkan ada maskot yaitu Mak Erotis serta berbagai atributnya.