PANDI Buka Pendaftaran Registrar

Dalam waktu dekat PANDI akan fungsi registrar domain .id dan berkonsentrasi sebagai registry.

Dwi Andi Susanto
Oleh Dwi Andi Susanto - Reporter
PANDI Buka Pendaftaran Registrar
Tampilan depan situs PANDI (© Schoolwebsitesolution.net)

Untuk membuka peluang usaha baru bagi perusahaan-perusahaan yang menggunakan jasa internet sebagai sarana bisnisnya, maka PANDI atau kependekan dari Pengelola Nama Domain Internet Indonesia berencana akan melepaskan fungsi registrar domain .id dan berkonsentrasi sebagai registry.Selama ini, Indonesia menganut sistem single point registry system (SPRS) untuk pengelolaan nama domain .id. Namun, PANDI akan mencoba mengubah sistem tersebut dengan memperkenalkan shared registry system (SRS) untuk melepaskan fungsi registrar domain .id.Sistem SPRS yang digunakan PANDI sejak ditunjuk sebagai registry .id pada 2007 membuat PANDI memiliki dua fungsi: sebagai registry sekaligus sebagai registrar. Registry bertugas membuat kebijakan serta mengelola database dan sistem penamaan domain, sedangkan registrar berfungsi menjual nama domain. “Kebanyakan negara di dunia sudah tidak lagi menggunakan sistem ini,” ujar Ketua Umum PANDI, Andi Budimansyah.Menurut Andi, perubahan sistem menjadi SRS akan membuat PANDI lebih bisa berkonsentrasi pada kebijakan dan pengelolaan sistem nama domain. “Penjualan nama domain diharapkan bakal lebih agresif jika dilakukan oleh perusahaan yang memang mencari laba. Sebagai organisasi nirlaba, kami memiliki keterbatasan saat harus menjual nama domain juga,” tutur Andi.Saat ini, situs Indonesia yang menggunakan domain dengan imbuhan .id berjumlah 78.500 dan kesemuanya didominasi dengan domain co.id dan web.id. Menurut Andi, dalam sepuluh bulan terakhir, pendaftaraan domain berakhiran .id mengalami lonjakan yang cukup signifikan yaitu sekitar 40 persen dibanding beberapa bulan sebelumnya. Seperti yang dijelaskan oleh Andi, bagi perusahaan yang ingin mendaftar sebagai registrar harus mengunduh dokumen yang tersedia di situs Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) hingga 8 Juni 2012. Dokumen tersebut kemudian harus dilengkapi dan dikirimkan kepada PANDI pada 11-15 Juni. “Setelah menerima aplikasi, PANDI akan melakukan serangkaian kegiatan beauty contest. Diharapkan dalam waktu sebulan PANDI sudah bisa mengumumkan perusahaan-perusahaan yang memenuhi kualifikasi sebagai registrar,” kata Andi.Diharapkan, pada minggu kedua bulan Agustus mendatang ini, semua registrar-registrar terpilih sudah dapat digunakan untuk melayani publik.

-------------------------------------------------------------------

Tentang PANDIPengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) merupakan organisasi nirlaba yang dibentuk oleh komunitas Internet Indonesia bersama pemerintah pada 29 Desember 2006 untuk menjadi registry domain .id. Pada 29 Juni 2007, pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informatika RI secara resmi menyerahkan pengelolaan seluruh domain nternet Indonesia kepada PANDI, selain go.id dan mil.id. Penyerahan pengelolaan domain .id ini dituangkan dalam Berita Acara Penyerahan Pengelolaan Domain .id no. BA–343/DJAT/MKOMINFO/6/2007 dari Dirjen Aptel ke PANDI .Saat ini PANDI mengelola secara penuh domain co.id, web.id, or.id, sch.id, ac.id, dan net.id. PANDI juga membantu pemerintah Republik Indonesia mengelola domain go.id dan mil.id. Informasi lengkap, kunjungi: Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI)

Rekomendasi