Walaupun masih tergolong baru, namun produk Google ini berani menantang para pesaingnya yang sudah lama bercokol di dunia mobile. Google menciptakan seri Google Chrome untuk dipakai Android smartphone. Karena masih tergolong beta, maka bisa dimaklumi apabila masih banyak kekurangan dan bugs yang terdapat pada Chrome, seperti contohnya tidak supportnya konfigurasi proxy di pengaturan wi-fi, masih terdapat banyak bugs, kurang kompatibel ketika dipakai dalam beberapa seri dari Samsung Galaxy, dan beberapa hal minus lainnya. Google pun mempunyai tujuan lain dengan mengatakan bahwa Chrome tidak kalah dengan para pendahulunya. Seperti yang termuat dalam Tested.com, tujuannya tidak lain dan tidak bukan adalah untuk menguji coba sekaligus mencari kelemahan dari para pesaing Chrome tersebut.Page Loading
Dalam hal proses untuk menampilkan halaman, Chrome masih lebih unggul dibandingkan Stock ICS, Dolphin HD, Firefox Mobile, dan Opera Mobile. Dolphin HD memiliki kecepatan proses penampilan halaman sekitar 20% lebih lama dibanding Chrome, dan Stock ICS berada di tingkat kedua, sedangkan Firefox Mobile berada di tingkat ketiga, dan yang paling akhir adalah Opera Mobile karena membutuhkan waktu sekitar 50% dibanding Chrome.Bookmarks
Kali ini Chrome berada di tingkat ke tiga setelah Firefox Mobile dan Opera Mobile. Sedangkan untuk Stock ICS dan Dolphin HD, tidak dilengkapi dengan fasilitas bookmarks. Tampilan dan kemudahan yang diberikan Firefox Mobile mengalahkan fasilitas yang terdapat pada Opera. Untuk hal ini, mungkin Google perlu segera membenahi lagi dan memperbaiki fasilitas ini agar bisa berada di tingkat atas.Responsif
Kembali Chrome masih memegang puncak kepemimpinan dalam hal ini. Ketika dipakai untuk membuka suatu halaman yang penuh dengan script dan flash, Chrome dapat menampilkannya dengan cepat. Urutan kedua diambil alih oleh Stock ICS dan Dolphin HD. Kedua browser ini menggunakan framework yang sama, hal tersebutlah yang menyebabkan apa yang terjadi di Stock ICS akan dialami juga oleh Dolphin HD. Firefox Mobile dirasa terlalu memakan kapasitas RAM dalam mobile, oleh sebab itu, ketika mencoba membuka halaman yang penuh dengan script atau flash, akan memerlukan waktu yang cukup lama. Selain seringnya tiba-tiba hilang koneksi dengan internet, Opera Mobile juga sangatlah lamban apabila dipakai untuk membuka halaman situs yang berat.