Presiden Qualcomm Puji Prosesor Terbaru Apple M1

Selasa, 15 Desember 2020 10:22 Reporter : Indra Cahya
Presiden Qualcomm Puji Prosesor Terbaru Apple M1 Chip M1 Apple. ©2020 Apple

Merdeka.com - Tahun lalu, Qualcomm dan Apple masih bersitegang soal kebijakan lisensi desain chip. Keduanya saling menggugat satu sama lain terkait pelanggaran paten.

Kasus ini akhirnya selesai lewat uang penyelesaian yang dibayar Apple sebesar 4,5 miliar Dollar, dan Apple menerima lisensi chipset Qualcomm selama enam tahun mendatang.

Awalnya bersitegang, kini keduanya bersahabat. Bahkan Qualcomm justru memuji produk chipset terbaru asli buatan Apple, yakni Apple M1. Hal ini istimewa karena datang dari pabrikan chipset terkemuka dunia.

Apple M1 sendiri adalah chipset yang dirancang Apple dan dibangun menggandeng TSMC dengan proses 5 nanometer. Chipset ini adalah pengganti chip Intel yang kini tak lagi digantungkan Apple untuk jadi prosesor MacBook.

Melansir The Verge, pujian datang dari Cristiano Amon, yang tak lain adalah Presiden Qualcomm. Ia menyebut pihaknya sangat senang dengan pengumuman hadirnya Apple M1.

"(rilisnya Apple M1) memvalidasi keyakinan kami bahwa pengguna perangkat seluler mendefinisikan apa yang mereka harapkan dari pengalaman PC," ungkap Amon.

Tentu masuk akal, karena makin baik pengalaman pengguna yang didapat dari PC, perangkat seluler juga akan makin menaikkan standarnya. Hal ini mengingat perangkat seluler selalu diharap jadi "the next PC".

Ini yang tentu diharapkan Qualcomm segera terjadi, dan Qualcomm sebagai penyedia chip akan jadi bagian besar di dalam perubahan tersebut.

2 dari 2 halaman

Apple M1

Pertengahan November lalu, Apple memperkenalkan chipset Mac terbarunya yang berbasis ARM dan asli besutan mereka sendiri, yakni M1.

Ini adalah prosesor 5 nanometer yang membuatnya serupa dengan A14 Bionic untuk iPhone, namun didesain sedemikian rupa dan spesifik untuk Mac.

Prosesor ini akan disematkan di beberapa perangkat, yakni MacBook Air, Mac Mini, dan MacBook Pro.

Dalam perkenalannya, Apple mengklaim bahwa prosesor ini akan berfokus untuk mengkombinasikan performa dan efisiensi daya. Soal efisiensi daya, Apple mengklaim bahwa M1 yang merupakan prosesor dengan eight-core CPU ini memiliki performa terbaik per watt. Disebut, performa CPU ini punya kekuatan sama dengan daya hanya seperempat dari CPU laptop biasa.

Memadu CPU dari prosesor ini, adalah kartu grafis atau GPU yang juga delapan ini, yang diklaim sebagai GPU tercepat di dunia. Selain itu juga ada 16-core Neural Engine, Thunderbolt controller, prosesor image signal, mesin media encode dan decode, serta beberapa fitur keamanan berupa hardware dan software.

Apple mengklaim bahwa MacBook Air terbarunya yang menggunakan M1, mampu memutar video selama 18 jam non-stop hanya dalam sekali cas. Di MacBook Pro terbaru bahkan durasi bisa mencapai 20 jam.

Prosesor ini juga tak butuh kipas, jadi laptop akan berjalan dengan suara yang senyap.

Soal performa, Apple mengklaim prosesor terbaru ini punya performa terbaik tanpa jadi lelet dalam menjalankan program 3D ataupun mengedit video 4K.

Apple menyebut bahwa OS macOS Big Sur terbaru akan dioptimasi untuk chip baru ini, sehingga performa jadi lebih baik. Software kreator seperti Final Cut Pro akan enam kali lebih cepat, serta Logic Pro mampu menangani tiga kali lebih banyak track audio. [idc]

Baca juga:
Patahkan Tradisi, iPhone 12 Pro Jadi Gadget Apple Terpopuler
Foxconn Disebut Bakal Pindah Perakitan iPad di Luar Tiongkok
Cerita Pendiri Apple, Steve Wozniak Bangun Perusahaan Pembiayaan Proyek Energi Hijau
Harga iPhone 12 Series Resmi di Indonesia, Mulai 13 Juta
iPhone 12 Series Resmi Pre-Order di Indonesia 11 Desember, Ini Harganya!
Apple Didenda di Italia Karena Klaim Anti Air iPhone
iPhone SE dan iPhone 6S Dilaporkan Tak Akan Kecipratan iOS 15

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Apple
  3. Qualcomm
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini