Peneliti Kembangkan Stetoskop Digital Untuk Deteksi Paru

Rabu, 30 Desember 2020 10:00 Reporter : Indra Cahya
Peneliti Kembangkan Stetoskop Digital Untuk Deteksi Paru Ilustrasi stetoskop. ©Shutterstock.com/ra2studio

Merdeka.com - Stetoskop adalah alat wajib untuk segala kegiatan medis, namun efektivitasnya bisa terhambat oleh kebisingan di sekitar.

Faktor semacam itu menjadi salah satu faktor yang mengurangi tingkat akurasi diagnosis paru-paru, termasuk untuk Covid-19.

Hal ini mendorong peneliti di Johns Hopkins University James West yang telah mengembangkan stetoskop digital yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan untuk diagnosis paru-paru lebih akurat.

Alat kesehatan ini akan sangat berguna untuk tenaga kesehatan di daerah padat penduduk atau klinik yang bising dan untuk pengujian di rumah pasien pernapasan kronis.

Selain itu, alat berbasis kecerdasan buatan ini juga diharapkan dapat membantu menjaga jarak dan mengurangi tingkat paparan terhadap Covid-19 dengan memungkinkan rekaman pemeriksaan dibagikan secara virtual dengan tim perawatan lainnya di ruangan berbeda.

"Karena dapat membawa rekaman dan telemeternya ke dokter, dukungan klinis dapat diberikan untuk area yang sulit dijangkau atau area yang membutuhkan peningkatan dukungan medis," tutur West dikutip dari Eurekalert via Tekno Liputan6.com.

Dilengkapi Peredam Bising

Stetoskop digital ini juga dilengkapi peredam bising untuk meningkatkan sinyal pendengaran dari paru-paru.

"Pengurangan kebisingan adalah aspek kritis yang memungkinkan stetoskop ini digunakan bahkan di klinik yang menantang, seperti yang kita lihat bermunculan dengan peningkatan rawat inap Covid-19," ujar West.

Baca Selanjutnya: Tanpa Pelatihan...

Halaman

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Sains
  3. Teknologi
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini