Pendiri DeepSeek AI: Kami tak Mengandalkan Duit dari Perusahaan Besar China
DeepSeek AI ini sebelumnya tak pernah dilirik industri, namun karena terobosannya lebih canggih dari pemain lain, kini malah ditakuti.
DeepSeek, sebuah perusahaan kecerdasan buatan (AI) di China, mencuri perhatian dengan pendekatannya yang tidak konvensional. Berawal sebagai Fire-Flyer—divisi penelitian deep learning dari hedge fund High-Flyer, DeepSeek kini menjadi salah satu pelopor utama AI di negeri Tirai Bambu.
Mengutip Wired, Selasa (28/1), didirikan pada 2015, High-Flyer dengan cepat menjadi salah satu hedge fund kuantitatif terkemuka di China. Pada puncaknya, perusahaan ini mengelola lebih dari 100 miliar RMB (sekitar USD15 miliar), menjadikannya hedge fund pertama di China yang mencapai tonggak tersebut. Meskipun sejak 2021 nilainya turun menjadi sekitar USD8 miliar, High-Flyer tetap menjadi pemain utama di sektor ini.
Selama bertahun-tahun, High-Flyer menginvestasikan sumber dayanya untuk membangun superkomputer Fire-Flyer, yang digunakan untuk menganalisis data keuangan.
Namun, pada 2023, Liang, seorang ahli komputer dengan gelar master, memutuskan untuk mengambil langkah berani. Ia mendirikan DeepSeek, menggunakan sumber daya hedge fund untuk membangun model AI canggih, bahkan dengan harapan mengembangkan kecerdasan umum buatan (AGI).
Visi Berani dan Keberhasilan Awal
Langkah Liang untuk fokus pada penelitian dasar alih-alih keuntungan langsung dianggap berisiko tinggi. Dalam wawancaranya dengan 36Kr, Liang menyatakan bahwa pendirian DeepSeek didorong oleh rasa ingin tahu ilmiah, bukan motivasi komersial.
"Penelitian dasar memiliki rasio pengembalian investasi yang sangat rendah," ujar Liang.
"Investor awal OpenAI juga tidak memikirkan keuntungan langsung, melainkan hanya ingin mewujudkan hal ini," tambah dia.
Pendekatan ini ternyata berhasil. DeepSeek kini dikenal sebagai perusahaan AI yang mengutamakan kemajuan teknologi jangka panjang dibandingkan dengan komersialisasi cepat.
Zhang, seorang pakar teknologi, menyebut DeepSeek sebagai perwakilan generasi baru perusahaan teknologi China yang berani mengambil risiko demi inovasi.
Berbeda dengan sebagian besar perusahaan AI di China, DeepSeek tidak bergantung pada pendanaan dari raksasa teknologi seperti Baidu, Alibaba, atau ByteDance.
Keputusan ini menjadikannya pemain unik di lanskap teknologi China, dengan fokus murni pada penelitian dan pengembangan.
DeepSeek adalah bukti bahwa pendekatan yang berani dan berfokus pada penelitian mendalam dapat memberikan dampak besar dalam dunia teknologi.
Dengan filosofi yang mengutamakan inovasi, perusahaan ini menunjukkan bahwa eksplorasi ilmiah dapat berjalan berdampingan dengan visi bisnis yang ambisius.