Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Menkominfo: Gantilah password e-mail dan ATM secara berkala

Menkominfo: Gantilah password e-mail dan ATM secara berkala Password. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara, mengatakan bahwa masyarakat negeri ini belum memiliki kesadaran mengenai keamanan siber. Hal yang sepele ia contohkan adalah mengganti password e-mail dan ATM secara berkala. Namun, jarang sekali masyarakat memperhatikan.

Dijelaskannya, khususnya akun e-mail, rentan terhadap security breach atau pelanggaran keamanan. Padahal, bila masyarakat berkala mengganti password e-mail, maka 50 persen sudah terhindar dari kejahatan siber.

"Apabila masyarakat sudah mengganti password-nya, itu sama saja sudah setengah atau 50 persen meng-address atau menghindarkan cyber security breach. Contoh lainnya lagi ganti pin ATM," jelas Rudiantara dikutip dari laman resmi Kemkominfo, Jumat (8/12).

Kata dia, jika hal yang sepele ini dilakukan, bukan tidak mungkin akan berdampak pula pada keamanan siber nasional.

"Menurut saya ini akan memberi pengaruh yang luar biasa, signifikan kepada ketahanan, national resilliance dari national cyber security," ungkap dia.

Di sisi lain, isu keamanan siber memang bukan hanya terjadi di Indonesia. Di negara-negara lain pun demikian. Ia menceritakan, minggu lalu, bahkan pada saat pertemuan Menteri-Menteri ICT ASEAN, keamanan siber dimasukan kembali ke dalam Deklarasi Siem Reap. Karena pertemuannya di Siem Reap, Kamboja.

"Salah satu klausul Deklarasi itu adalah bagaimana kita membuat collective report bersama negara-negara ASEAN untuk meng-address isu cyber security," katanya.

Ia juga menyebutkan Cybersecurity Index Indonesia saat ini berada pada nomor 70 dunia. Masih jauh dan perlu dikejar. Selanjutnya Menteri Rudiantara menegaskan Indonesia terbuka terhadap solusi dari banyak negara luar yang sudah maju ICT cyber security-nya.

"Yang menjadi perhatian pemerintah adalah SDM, mencari masyarakat yang bisa membantu Indonesia untuk meng-address cyber security. Kominfo punya program Born to Protect, mereka bisa bekerja di korporasi fokusnya cyber security," ungkap dia.

(mdk/ega)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP