Jadi 'messenger' terpopuler, WhatsApp raih 600 juta pengguna

Senin, 25 Agustus 2014 19:00 Reporter : Bramy Biantoro
Jadi 'messenger' terpopuler, WhatsApp raih 600 juta pengguna Facebook dan WhatsApp. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Sepertinya keputusan Facebook untuk mengakuisisi WhatsApp dengan harga selangit, sekitar USD 19 miliar atau Rp 222 triliun lebih, tidak lah sia-sia. Bersama dengan aplikasi perpesanan instan miliknya, Facebook Messenger, perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg tersebut hampir menguasai satu per tujuh penduduk dunia.

Laporan terbaru dari WhatsApp menyatakan bila kini aplikasi perpesanan instan tersebut telah memiliki total 600 juta pengguna aktif bulanan dari seluruh dunia. Hal ini merupakan pencapaian yang lebih dari memuaskan, sebab di bulan April lalu mereka masih mencatatkan jumlah 500 juta pengguna.

Kesuksesan ini tak ayal membuat WhatsApp menjadi aplikasi perpesanan dengan jumlah pengguna terbesar, yang 'dikuntit' oleh WeChat dengan total 438 pengguna aktif di tempat kedua. Di tempat ketiga terdapat Line yang sudah mendapatkan 400 juta pengguna aktif bulanan. 

WhatsApp sendiri tidak hanya mengalahkan WeChat dan Line dari segi jumlah pengguna, namun juga cakupan pengguna di seluruh dunia. Mengingat mayoritas user dari WeChat dan Line masih terdapat di daerah China saja.

Langkah yang diprediksi akan diambil oleh Facebook berikutnya adalah mencari jalan terbaik untuk mencari keuntungan dari WhatsApp. Sebab saat ini, Facebook hanya bisa mendapatkan satu dolar saja dari tiap pengguna per tahun sebagai biaya langganan. Sementara, aplikasi perpesanan lain seperti Line sudah mengeruk keuntungan berlipat dari beragam aplikasi tambahan dan 'sticker', Phone Arena (24/08).

Jika langkah yang diambil Facebook tepat sasaran dan berhasil, bisa dipastikan pundi-pundi kekayaan Mark Zuckerberg akan semakin meningkat. Dua aplikasi perpesanannya, Facebook Messenger dan WhatsApp sudah dijejali tak kurang dari 800 juta pengguna aktif bulanan, sangat potensial untuk dipakai sebagai sarana pendulang uang. [bbo]

Topik berita Terkait:
  1. Jejaring Sosial
  2. WhatsApp
  3. Facebook
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini