Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Teknologi Baru Apple yang Akan Gantikan Face ID

Ini Teknologi Baru Apple yang Akan Gantikan Face ID Teknologi Pengganti Face ID. ©2019 phonearena.com

Merdeka.com - Saat ini, iPhone sangat bisa dikenali dari adanya notch atau poni yang masih diusung sampai era iPhone 11, atau tiga tahun berturut.

Tentu, alasan Apple tidak bisa meninggalkan konsep poni tersebut adalah demi menampung semua sensor yang dibutuhkan untuk fitur biometrikasi Face ID.

Harus diakui, desain poni ini sudah sangat ketinggalan zaman. Kompetitor saat ini bahkan telah merilis smartphone dengan kamera depan bawah layar dan Apple masih punya poni di atas layarnya.

Pilihan untuk melakukan perubahan desain adalah dengan cara mengganti sistem biometrikasi Face ID jadi lebih canggih. Dan benar, hal ini telah dilakukan para insinyur Cupertino ini.

Pasalnya, sebuah paten baru telah diterbitkan oleh Kantor Paten dan Merek Dagang AS, berdasarkan laporan Apple Insider.

Sensor Telapak Tangan

tanganRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Ternyata, setelah memanfaatkan wajah untuk membuka kunci iPhone, kini kita bakal sekadar menggunakan tangan kita.

Dalam patennya, Apple disebut mengembangkan perangkat yang dapat mendeteksi secara akurat pembuluh darah di telapak tangan manusia. Seperti yang diketahui pembuluh darah manusia itu terstruktur secara unik di tiap-tiap individu layaknya sidik jari.

Metode ini sendiri adalah salah satu yang paling aman, ketimbang sidik jari yang di kasus tertentu sering berhasil direplikasi. Pasalnya, pembuluh darah tak bisa dipalsukan. Face ID sendiri adalah metode yang aman, namun memiliki celah seperti jika diakses oleh kembaran pengguna.

Dalam patennya, Apple juga memperlihatkan bahwa teknologi ini bisa diaplikasikan di perangkat sekecil Apple Watch.

Cara Kerja Sensor

sensorRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Soal cara kerja, pemindaikan pembuluh darah bisa dilakukan dengan pemancaran cahaya dari layar serta cahaya infra merah yang berasal dari sensor.

Dua gambar hasil pencahayaan ini akan diproses dan dicocokkan dengan data asli pengguna.

Sistem ini kembali membutuhkan proyektor titik (dot) yang juga digunakan sebelumnya di Face ID. Tak upa, kamera infra merah juga diperlukan.

Dengan ini, Anda hanya butuh memperlihatkan telapak tangan Anda di depan perangkat iPhone.

Jika berhasil, fitur ini tak hanya mengganti Face ID untuk masuk ke perangkat, namun juga bisa digunakan untuk persetujuan transaksi keuangan yang tentu sifatnya sensitif.

Menurut Anda?

(mdk/idc)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP