Ini Penjelasan Ilmiah Soal Lintah yang Akan Mati Jika Ditabur Garam

Sabtu, 30 November 2019 15:00 Reporter : Indra Cahya
Ini Penjelasan Ilmiah Soal Lintah yang Akan Mati Jika Ditabur Garam Ilustrasi garam. Shutterstock/Sunny Forest

Merdeka.com - Cara paling pas untuk membunuh lintah adalah dengan menaburinya dengan garam. Dengan itu, lintah akan seketika meninggal.

Tak sekadar meninggal, tentu jika Anda pernah membasmi lintah dengan cara ini, hal ini cukup sadis. Sang lintah terlihat tidak mampu bertahan dengan tiap butiran garam dan mati dalam keadaan 'menyusut.'

Mengapa garam begitu kejam membunuh lintah dan gastropoda seperti siput? Jawabannya ternyata adalah osmosis.

1 dari 2 halaman

Osmosis

Osmosis adalah proses yang terjadi di mana 'solution' bertemu dengan membran berpori. 'Solution' sendiri adalah campuran homogen antara dua atom atau lebih dalam fase padat.

Osmosis terjadi karena perpindahan molekul 'solution' melalui selaput berpori, dari bagian yang larutan (solution) ke bagian pelarut (solvent). Jika osmosis terjadi bagian yang memiliki pelarut lebih banyak, osmosis akan terjadi dan membuat konsentrasi kedua sisi larutan akan sama.

Nah, lintah punya banyak sekali air di dalam tubuhnya, serta tubuhnya ditutupi kulit yang merupakan membran berpori. Jadi ketika Anda menabur garam di tubuh lintah, garam tersebut akan larut di lendir yang digunakan lintah untuk berjalan.

Akhirnya jadilah sebuah larutan garam, yang mana konsentrasi larutan garam di luar tubuh lintah lebih tinggi ketimbang di dalam tubuh lintah. Terjadilah osmosis yang membuat lintah kehilangan banyak air, dehidrasi, dan mati dalam keadaan kering.

2 dari 2 halaman

Manusia Juga Bisa?

Tentu dengan menaburkan garam ke manusia, kulit kita tak akan menyusut layaknya lintah karena pori-pori kulit manusia tak sebanyak lintah. Namun kita memiliki sesuatu yang menyerupai lintah sehingga garam tak selalu bersahabat dengan kita.

Namun hal ini akan berbeda jika Anda mencoba menabur garam ke mata Anda. Sensasi yang dirasakan lintah, akan terjadi di mata Anda dan mungkin mata Anda akan langsung rusak. [idc]

Baca juga:
Penjelasan Ilmiah Mengapa Pedas Itu Sensasi, Bukan Rasa
Ilmuwan Sebut Ada Empat Jenis Kepribadian, Masuk Golongan Mana Anda?
Ini Penjelasan Ilmiah Suara Asli dan Rekaman yang Terasa Berbeda
Ini Penjelasan Ilmiah Soal Dejavu, Cuma Tipuan Otak?
Penjelasan Di Balik Nikmatnya Mendengar ASMR
Ini Jumlah Es yang Ada di Antartika, Jika Cair Dunia Tenggelam!

Topik berita Terkait:
  1. Sains
  2. Penelitian Ilmiah
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini