Iklan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya kini tak bisa masuk Facebook

Rabu, 31 Januari 2018 16:40 Reporter : Indra Cahya
Iklan Bitcoin dan mata uang kripto lainnya kini tak bisa masuk Facebook Ilustrasi Facebook. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Facebook melarang semua iklan untuk mata uang kripto. Kebijakan ini adalah peraturan baru bernama "intentionally broad" yang bertujuan mencegah penipuan pengguna oleh marketing nakal.

Dalam sebuah pos blog terbaru Facebook, Rob Leathern yang merupakan direktur manajemen produk Facebook, menyebut bahwa Facebook tak lagi menerima adanya iklan yang "mempromosikan produk dan layanan keuangan yang menyesatkan dan menipu."

Tentu, hal ini termasuk dilarangnya iklan yang menawarkan Bitcoin dan mata uang kripto sejenisnya.

"Kami ingin pengguna terus menemukan dan belajar tentang produk serta layanan baru lewat iklan Facebook tanpa takut scam atau penipuan," tulis sang direktur. "Banyak perusahaan yang mengiklankan ICO (penawaran coin), serta kripto yang tidak berjalan dengan niat baik," tambahnya.

Facebook juga menyebut beberapa iklan yang layak blokir. Seperti iklan yang menggunakan kata-kata yang lugas seperti "Gunakan dana pensiun Anda untuk beli Bitcoin!" dan sebagainya. Facebook mendorong tiap pengguna yang menemukan iklan semacam ini untuk dilaporkan.

Facebook juga melarang iklan untuk pinjaman pendidikan, dan berbagai iklan finansial dengan iming-iming selangit. Selain itu, Facebook mewajibkan "izin tertulis" untuk iklan tertentu yang terkait uang seperti perjudian, serta layanan game berbayar. Facebook juga mewajibkan bagi iklan semacam ini untuk hanya diterima pengguna berusia di atas 18 tahun.

Uniknya, Facebook mungkin akan terjun di mata uang kripto. Sang CEO Mark Zuckerberg baru-baru ini menyebut bahwa dua elemen yang paling penting dalam dunia teknologi saat ini adalah enkripsi dan mata uang kripto.

Ia juga menulis bahwa ia juga tertarik untuk mempelajari dampak-dampak positif dari mata uang kripto serta "cara terbaik untuk menggunakannya dalam layanan Facebook." [idc]

Baca juga:
Facebook lagi-lagi dianggap terlalu adiktif
Setelah introspeksi, Logan Paul akhirnya rilis video lagi
Facebook akuisisi startup biometrik, ingin saingin Face ID?
Instagram uji coba fitur baru yang lagi-lagi mirip Snapchat
Bisakah bermedia sosial tanpa ujaran kebencian?
Facebook akhirnya akui bahwa media sosial 'lukai' demokrasi

Topik berita Terkait:
  1. tag
  2. Media Sosial
  3. Facebook
  4. Bitcoin
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini