Hari Ini Pasca Valentine Asteroid Raksasa Dekati Bumi, Bahaya?

Sabtu, 15 Februari 2020 14:19 Reporter : Indra Cahya
Hari Ini Pasca Valentine Asteroid Raksasa Dekati Bumi, Bahaya? Asteroid. © Dailymail.co.uk/Sebastian Kaulitzki/Science Photo Library/Corbis

Merdeka.com - Sehari setelah perayaan Hari Valentine tahun ini, sebuah asteroid bakal mengarah ke Bumi.

Asteroid berukuran besar itu bisa menghancurkan planet jika bertabrakan. Untungnya ilmuwan menyebut asteroid jumbo itu hanya berdekatan saja dengan Bumi.

"Tidak ada risiko atau bahaya," ujar Direktur Center for Near Earth Objects Studies di NASA, Paul Chodas seperti dikutip Boston Herald via Tekno Liputan6.com.

"Kami telah memantau asteroid ini selama beberapa tahun, dan sudah memahami orbitnya," lanjut Chodas.

Pernyataan NASA sekaligus membantah paranoid yang tersebar di dunia maya terkait asteroid itu.

Asteroid itu dinamakan 2002 PZ39 oleh ilmuwan. Kecepatannya sekitar 43 ribu mil per jam dan jarak terdekatnya ke bumi sekitar 15 kali jarak ke bulan.

Diameter asteroid ini sekitar satu kilometer. Asteroid 2002 PZ39 akan mendekati bumi pada 15 Februari pukul 06.05 pagi waktu Amerika Serikat.

Ahli astrofisika dari Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics, Jonathan McDowell, berkata asteroid itu berbahaya karena ukurannya dan perlu terus dipantau.

"Ini tentunya objek yang kita perlu diperhatikan," ujarnya. "Mungkin asteroid ini tidak akan membuat kita punah, tetapi hal itu bisa menyebabkan dunia menjadi amat berubah," ucap McDowell.

1 dari 1 halaman

NASA menyebut apabila ada asteroid yang mengancam Bumi, maka ilmuwan bisa pergi ke luar angkasa untuk melakukan intervensi.

Cara yang dilakukan tidak akan dengan menabrakan pesawat ke asteroid seperti di film Armageddon (1998), melainkan dengan menaruh roket di asteroid itu agar kecepatannya bisa diatur.

Dengan begitu, asteroid yang mengancam Bumi bisa dipercepat atau diperlambat geraknya supaya bisa melewati orbit Bumi sebelum bertabrakan.

"Jika kamu bisa melambatkannya dalam sejam saja, kamu bisa menghindari terjadinya tabrakan," ujar Paul Chodas dari NASA.

Ia pun memastikan bahwa tidak ada asteroid yang berpeluang menabrak Bumi dalam beberapa ratus tahun ke depan.

Asteroid terdekat dari Bumi selanjutnya adalah asteroid Apophas. Asteroid ini berukuran sepanjang 300 meter dan akan mendekat pada 13 April mendatang. Asteroid raksasa ini dipastikan tak akan menghantam Bumi.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Tommy Kurnia [idc]

Baca juga:
Hujan Bisa Jadi Sumber Energi Baru, Ini Caranya!
Christina Koch, Astronot Wanita Pencetak Sejarah yang Akhirnya Pulang ke Bumi
Januari 2020 Adalah Bulan Januari Terpanas Sepanjang Sejarah
Alat Deteksi Kebocoran Pipa Ambil Inspirasi Dari Kelelawar
Canggih, Panel Surya Kini Mampu Hasilkan Energi di Malam Hari

Topik berita Terkait:
  1. Sains
  2. Penelitian Luar Angkasa
  3. Asteroid
Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini