Gara-Gara Hoaks Soal Corona, Warga Ukraina Panik Masal

Senin, 24 Februari 2020 17:08 Reporter : Indra Cahya
Gara-Gara Hoaks Soal Corona, Warga Ukraina Panik Masal Warga Ukraina tolak pengungsi dari China. ©REUTERS/Valentyn Ogirenko

Merdeka.com - Sebuah email yang diduga berasal dari Kementerian Kesehatan Ukraina telah membuat kepanikan banyak orang. Email ini berisi informasi palsu mengenai kasus virus corona di negara tersebut.

Parahnya, kepanikan ini menimbulkan protes yang berujung kekerasan dan permusuhan dengan pihak kepolisian.

Mengutip laman The Verge via Tekno Liputan6.com, pemerintah setempat menyatakan email hoaks tersebut sebenarnya berasal dari luar Ukraina.

Email itu berisi informasi palsu yang mengklaim ada 5 orang positif terinfeksi virus corona di Ukraina.

Kenyataannya, di Ukraina tidak ada kasus positif virus corona. Namun, karena email tersebut dikirim bersamaan dengan hari mendaratnya warga Ukraina yang dievakuasi dari Tiongkok protes pun pecah.

Sejumlah pemrotes Ukraina memprotes kedatangan warga yang dievakuasi. Mereka memblokade jalanan yang mengarah ke pusat kesehatan.

Para pemrotes juga merusak jendela-jendela bis yang membawa warga yang dievakuasi.

1 dari 1 halaman

Seluruh Warga yang Dievakuasi Bakal Dikarantina

Untuk menenangkan situasi, Pusat Kesehatan Masyarakat Ukraina merilis pernyataan yang menyebut bahwa laporan lima kasus positif virus corona di Ukraina adalah hoaks.

Presiden Ukraina Volodymyr Zlensky mempublikasikan unggahan di Facebook yang menyebut, seluruh warga yang dievakuasi dari Tiongkok dalam keadaan sehat dan akan dikarantina selama dua pekan untuk pencegahan.

Zelensky juga meminta warganya untuk tidak memblokade jalan dan memprotes kedatangan orang-orang yang dievakuasi.

Sejauh ini, hanya ada dua kasus warga Ukraina yang terinfeksi virus corona. Laporan BuzzFeed News menyebutkan, kedua warga Ukraina yang terinfeksi virus corona ini berada di kapal pesiar yang kini berlabuh di Yokohama, Jepang. Keduanya juga dikabarkan telah pulih.

Dengan banyaknya pencarian internet mengenai virus corona, terdapat risiko bahwa banyak orang mungkin terpapar informasi hoaks, lewat jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter.

Sumber: Liputan6.com
Reporter: Agustin Setyo Wardani [idc]

Baca juga:
Menkes Tunggu Kepastian Kabar Warga Jepang Terpapar Corona Usai Berlibur di Indonesia
Indonesia Hati-hati Evakuasi 74 WNI di Kapal Pesiar Diamond Princess
Pakistan, Turki, dan Afghanistan Tutup Perbatasan dengan Iran Akibat Wabah Corona
Korea Selatan Tunda Tahun Ajaran Baru karena Wabah Corona
Virus Corona Meluas di Korsel, Petugas Gencar Semprot Disinfektan ke Pasar-pasar
Sejumlah Kota di Italia Diisolasi Setelah Dua Orang Meninggal Karena Wabah Corona
Pemerintah Tetapkan Pulau Sebaru untuk Observasi 188 WNI Kru Kapal World Dream

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini