Ciptaan Unik Ilmuwan Buat Baterai Bisa Dimakan, Bahannya dari Kacang Almond
Merdeka.com - Para ilmuwan di Italia telah mengembangkan baterai yang dapat dimakan. Temuan unik ini setidaknya dapat membuka pintu baru untuk menyalakan perangkat medis yang dapat ditelan.
Yang lebih menarik lagi adalah baterainya terbuat dari bahan dasar yang ditemukan di kacang almond dan biji capers. Dengan demikian, para ilmuwan tidak perlu membuat produk yang sama sekali baru untuk membuatnya berfungsi.
Dilansir dari laman BGR, Selasa (2/4), penggunaan perangkat yang dapat dicerna dalam proses medis bukanlah hal yang tidak biasa. Namun, perangkat ini tidak dapat dicerna pada level saat ini, memerlukan intervensi bedah jika terjadi kesalahan.
Di situlah penggunaan baterai yang dapat dimakan berperan karena baterai terbuat dari barang-barang yang gampang dicerna tubuh. Elektroda inti dalam perangkat terdiri dari riboflavin, vitamin yang ditemukan dalam almond dan quercetin, kemudian ada suplemen makanan yang ditemukan dalam biji capers.
Prototipe baterai yang dapat dimakan dijelaskan dalam makalah yang diterbitkan para ilmuwan di Advanced Materials. Saat ini dapat diisi ulang dan beroperasi pada 0,65 volt. Sayangnya, baterai berbentuk persegi kecil membutuhkan pengisian ulang di luar badan.
Tetap saja, pengembangan prototipe ini menarik karena janji yang ditawarkannya. Jika itu benar-benar dapat dicerna tanpa masalah, dan mereka dapat menemukan cara untuk mengisinya kembali di dalam tubuh manusia, itu dapat merevolusi menggunakan perangkat medis di dalam tubuh. (mdk/faz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya