Bisnis kamera lesu, Kodak terjun di mata uang kripto

Rabu, 10 Januari 2018 14:17 Reporter : Indra Cahya
Bisnis kamera lesu, Kodak terjun di mata uang kripto Ilustrasi Kodak. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Kodak yang sempat merumahkan ratusan karyawan pada tahun lalu, serta tak kunjung merilis video kamera yang telah dijadikan resolusi dalam beberapa tahun terakhir, sepertinya membuat Kodak ingin banting setir.

Bagaimana tidak, melansir Engadget, Kodak kini terjun ke industri mata uang kripto yang kini sedang naik daun.

Kodak telah bermitra dengan Wenn Digital untuk meluncurkan platform gambar ber-hak cipta dengan nama KodakOne, yang akan menggunakan KodakCoin yang merupakan mata uang virtual.

Dalam praktiknya, format moneter kripti ini bisa menciptakan industri foto yang revolusioner, di mana fotografer akan merilis gambar di KodakOne, peminat akan langsung membelinya dengan KodakCoin, dan semua transaksi akan tercatat di blockchain. Hal ini sangat baik untuk menghindari pelanggaran hak cipta.

Hal ini seakan jadi solusi praktis bagi para fotografer yang seringkali menjual fotonya secara online untuk penggunaan komersil. Pasalnya soal pembayaran adalah yang paling rumit. Hal inilah yang jadi pendekatan praktis Kodak dengan menggunakan mata uang kripto yang sudah digunakan banyak perusahaan sebagai kas instan.

Dengan munculnya berita KodakCoin ini, saham Kodak pun meningkat harganya di angka dua kali lipat. Jadi inovasi dan gagasan ini dianggap hal yang menarik.

Mungkin ketika usaha kamera sedang lesu karena terbenam oleh persaingan, Kodak yang dulu berjaya, mungkin bisa kembali mendapatkan masa jayanya dengan KodakCoin. [idc]

Topik berita Terkait:
  1. Teknologi
  2. Bitcoin
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini