Begini Tantangan Online Learning di Indonesia

Selasa, 5 Maret 2019 18:09 Reporter : Fauzan Jamaludin
Begini Tantangan Online Learning di Indonesia Ilustrasi belajar. ©2014 Merdeka.com/shutterstock/donatas1205

Merdeka.com - Knowledge Management & Innovation Director Binus University, Elidjen mengatakan, online learning kini sudah mulai banyak dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi.

Bahkan, pemerintah sendiri melalui Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti), mendorong agar perguruan tinggi segera berbondong-bondong menerapkan online learning.

"Bulan Januari lalu, rapat Kemenristedkti sangat meng-encourage pembelajaran blended learning, online learning yang dapat menjangkau masyarakat," ungkapnya usai acara konferensi pers Udemy di Jakarta, Selasa (5/3).

Dalam penerapan e-education ini, lanjut dia, tantangannya justru bukanlah soal teknologinya. Melainkan sumber daya manusianya. Terutama pola pikir para pengajarnya. Masalah ini karena soal jarak usia yang jauh. Maklum, mahasiswa-mahasiwa saat ini tergolong kaum millennial yang begitu adaptif dengan perkembangan teknologi.

"Tantangan bukan studentnya. Mereka itu millennial sehingga jauh lebih cepat adaptasi. Yang susah itu mengubah mindest terutama pengajar. Memang ada gap peserta didik dengan mereka. Tapi kita tidak mengkotak-kotakan hal itu Yang penting bagaimana mindset berubah dan institusi menyiapkan infrastruktur memadai supaya itu dilakukan. Itu yang menurut saya tantangannya," terangnya.

Di sisi lain, menurut Laporan bertajuk "Indonesia Digital Education and E-Learning Market Outlook to 2018 Rising Trend of Blended to Drive the Future Growth" memaparkan total pengeluaran untuk pendidikan digital di Indonesia telah berkembang dalam lima tahun terakhir.

Laporan itu juga menunjukkan ada peningkatan kolaborasi antara institusi pendidikan dan penyedia pendidikan digital guna melengkapi kelas mereka dengan fasilitas pendidikan digital.

"Lembaga pendidikan terkenal terkemuka di negara ini telah menjadi lebih reseptif terhadap penerapan komponen pembelajaran hi-tech," demikian penggalan isi laporan itu.

"Kemajuan-kemajuan teknologi di bidang pendidikan di Indonesia telah memberikan sejumlah manfaat bagi institusi pendidikan dan juga pelatih perusahaan seperti pelatihan multi-modal, tes online dan tutorial, video streaming langsung dengan fakultas pengajaran dan beberapa fasilitas lainnya," begitu bunyi lanjutannya seperti dikutip dari Liputan6.com [faz]

Topik berita Terkait:
  1. Digital Startup
  2. Jakarta
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini