Apakah Bentuk Pelangi Benar-benar Melengkung seperti yang Dilihat?

Senin, 30 Januari 2023 09:31 Reporter : Merdeka
Apakah Bentuk Pelangi Benar-benar Melengkung seperti yang Dilihat? Ilustrasi Pelangi. ©PixaHive

Merdeka.com - Banyak di antara kita sering melihat dan menganggap bahwa bentuk pelangi melengkung atau bahkan datar. Bukan begitu, kah? Namun ternyata hal itu salah. Dilansir dari laman LiveScience, Senin (30/1), pelangi sebenarnya bukan lengkungan.

Fenomena alam itu terbentuk sebagai lingkaran penuh ketika sinar matahari melewati tetesan hujan pada sudut yang tepat. Namun, hanya sebagian dari lingkaran atau lengkungan yang terlihat oleh orang yang melihatnya di Bumi. Hal ini karena permukaan bumi menghalangi sisa cahaya. Oleh karena itu, sisa lingkaran itulah munculah sebagai pelangi yang terlihat melengkung.

Berapa banyak lingkaran yang terlihat tergantung pada di mana pengamat berdiri dan seberapa banyak permukaan yang menghalangi. Begitu kata Michael Kavulich, seorang ilmuwan riset di National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado, dan seorang ahli pelangi.

"Sebagian besar cahaya yang memasuki tetesan hujan berbentuk bulat akhirnya dibiaskan pada sudut yang hampir sama, dan jika cahaya itu juga dipantulkan sekali dari belakang tetesan hujan, sudut ini akan menjadi sekitar 40-42 derajat dari arah datangnya cahaya," kata dia.

Ia melanjutkan, tetesan air hujan sebenarnya berbentuk bulat, bukan berbentuk tetesan seperti air mata. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration, dari tetesan itu cahaya mulai membelok atau membiaskan, saat memasuki tetesan hujan karena air lebih padat daripada udara.

Lalu, cahaya terus berjalan hingga mencapai bagian belakang rintik hujan. Ini adalah fase di mana cahaya memantul dari belakang. Sekarang dalam perjalanan keluar dari rintik hujan, cahaya membiaskan sekali lagi dan kemudian memisah menjadi warna ikoniknya.

Karena tetesan hujan berbentuk bola, mereka memantulkan cahaya dalam bentuk kerucut. Dan apa yang ada di ujung kerucut? Ya, sebuah lingkaran.

"Karena itu, jika Anda bergerak, pelangi juga akan bergerak. Kamu hanya bisa melihatnya berubah jika kamu melihat dalam jangka waktu yang lama, saat matahari terbit atau terbenam di langit," kata Kavulich.

[faz]

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini