Air terjun Niagara pernah kering kerontang
Merdeka.com - Air terjun Niagara adalah salah satu tempat destinasi wisata yang sangat menarik baik ketika musim panas, gugur, semi atau juga musim dingin tiba.
Menurut tulisan di Wikipedia, lebih dari 6 juta kaki kubik air per menit yang mengalir dan dijatuhkan. Bahkan air terjun Niagara merupakan air terjun yang memiliki aliran paling deras dan kuat di Amerika Utara.
Namun tahukah Anda bahwa air terjun Niagara pernah 'berhenti beroperasi' beberapa tahun lalu? Hal itu bukan karena musim kemarau yang parah atau juga musim dingin yang membekukan airnya.
Dikutip dari io9 (02/07), pada tahun 1969, Army Corps of Engineers telah menghentikan laju air di Niagara. 'Pengeringan' Niagara yang dilakukan dalam waktu 6 bulan itu bertujuan untuk meneliti geologi batuan yang ada di bagian bawah di mana air menghujam.
Dengan penelitian itu, maka dapat dipastikan bahwa batu-batuan baik yang di bawah atau juga yang pada bagian atas masih kuat menahan laju alir sehingga tidak menimbulkan erosi di suatu hari.
Selama masa penelitian itu, Niagara benar-benar kering seperti sebuah daratan tanpa air dan hanya terdapat beberapa pipa-pipa yang menyemburkan sedikit air agar kelembapan di daerah itu tetap terjaga.
Untuk menghentikan laju air ke arah Niagara, maka para pekerja mendirikan cofferdam sepanjang 600 kaki untuk mengalihkan arus itu ke arah air terjun Horseshoes.
Berikut gambar-gambar air terjun Niagara ketika mengering. Click pada gambar untuk melihat gambar ukuran sebenarnya.
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya




