8 Kawah Tumbukan Meteor yang Tersembunyi di Bumi, Berikut Fakta-faktanya
Merdeka.com - Jika melihat Bulan atau Merkurius, kita pasti pernah bertanya-tanya apa yang membuat planet tersebut seakan-akan ‘bopeng’ dan tidak rata. Tidak ratanya permukaan planet ini disebabkan oleh meteor yang menyerang mereka ribuan tahun lalu, dan meninggalkan bekas cekungan yang cukup dalam dan terlihat.
Sebenarnya, Bumi kita juga memiliki ‘bopeng’ yang sama dengan Bulan ataupun Merkurius, hanya saja cekungan-cekungan tersebut tidak sebanyak yang dimiliki planet lain.
Sebagian besar cekungan yang dimiliki Bumi banyak yang telah tersamarkan berkat angin, air, dan lempeng tektonik. Ada cekungan yang berakhir di bawah lapisan es, atau bahkan bersembunyi di dasar laut dan di bawah lapisan sedimen. Hal yang tidak mungkin terjadi di Bulan atau Merkurius.
Namun, para ilmuwan memiliki cara untuk menemukan kawah-kawah tumbukan yang tersembunyi itu. Brandon Johnson, seorang profesor di Universitas Purdue, menjelaskan beberapa cara untuk menemukan kawah tersembunyi ini mengacu pada temuan di sekitar wilayah kawah.
Seperti batuan kecil dampak serangan meteor, butiran mikroskopis yang disebut polimorf bertekanan tinggi, atau variasi struktur kristal mineral yang terbentuk pada tekanan tinggi.
"Jika berhasil menemukan salah satu dari hal-hal itu pada yang wilayah yang dicurigai sebagai kawah, wilayah itu bisa dikonfirmasi sebagai kawah tumbukan," kata Johnson, dilansir dari Big Think, Jumat (21/4)
Berikut adalah delapan kawah meteor tersembunyi yang berhasil ditemukan menurut laporan Big Think:
Kawah tumbukan Gletser HiawathaKawah berdiameter 31 kilometer ini berhasil ditemukan di bawah lapisan es, barat laut Greenland. Para ilmuwan menemukannya secara tidak sengaja ketika mereka melihat penyimpangan pada data radar yang tampak seperti depresi melingkar. Studi lain mengungkapkan kawah ini adalah dampak serangan meteor selebar satu kilometer sekitar 58 juta tahun yang lalu.
Kawah meteor Teluk ChesapeakeTeluk Chesapeake berhasil menyembunyikan kawah meteor besar di bawah perairannya. Kawah ini bersembunyi di bawah ratusan meter sedimen hingga tahun 1983. Pada akhirnya persembunyian ini terungkap sebab sampel yang diambil pada daerah itu ditemukan mengandung kaca leburan dan kuarsa. Meteor yang menciptakan kawah ini di prediksi berukuran sangat besar, berdiameter sekitar 3 km, sekitar 35 juta tahun yang lalu.
Cekungan Sudbury1,8 miliar tahun yang lalu, sebuah komet besar selebar 10 hingga 15 km berhasil menghantam Bumi, hingga menciptakan cekungan Sudbury di tempat yang sekarang disebut Ontario. Saat peristiwa serangan ini terjadi, kekuatan tumbukan yang ditimbulkan sampai ke lapisan mantel Bumi, menyebabkan batuan cair bocor ke atas ke kawah yang baru terbentuk. Karena komposisi batuan di daerah tersebut, para ilmuwan menentukan bahwa kawah tersebut disebabkan oleh serangan komet.
Kawah tumbukan ChicxulubKawah Chicxulub adalah kawah kuno yang terkubur di Semenanjung Yukatan, Meksiko. "Ini bukan kawah kecil. Cekungan ini berdiameter 180 kilometer," terang Johnson. Pada ukuran ini, kawah Chicxulub adalah salah satu dari tiga kawah terbesar yang masih ada di Bumi. Kawah ini juga dianggap sebagai dampak dari serangan meteorit yang turut memusnahkan dinosaurus.
Kawah NadirSekitar 66 juta tahun yang lalu, berdekatan dengan lahirnya kawah Chicxulub, sebuah asteroid selebar setidaknya 400 meter menabrak Bumi dekat gunung laut Nadir di lepas pantai Afrika Barat. Kawah ini berhasil bersembunyi di bawah lapisan sedimen dan baru berhasil ditemukan tahun lalu.
Kawah YilanTidak semua kawah yang bersembunyi hanya kawanan kawah-kawah tua saja. Jauh di dalam hutan Cina, Kawah Yilan berhasil ditemukan pada tahun 2021 lalu. Kawah ini disebut "punggung gunung melingkar" oleh penduduk setempat. Kawah ini diperkirakan berusia cukup muda, sekitar kurang dari 100.000 tahun.
Anggur meteoritDi selatan Perancis, ada cekungan selebar 200 meter yang merupakan rumah bagi kilang anggur "Domaine du Météore”. Kilang anggur ini berhasil terdeteksi berkat penelitian Frank Brenker, seorang ahli geologi dan kosmokimia yang meneliti kawasan tersebut dan berhasil membawa bukti seperti berlian dan kuarsa yang menunjukkan bahwa kilang tersebut benar-benar berada di atas cekungan hasil serangan meteorit.
Kawah S3Semakin tua umur kawah, maka semakin besar cekungannya sudah tidak terlihat karena disamarkan oleh kerak Bumi yang masih aktif bergerak. Contohnya, kawah yang disebut S3, terbentuk 3,24 miliar tahun yang lalu. Cekungan ini adalah dampak dari asteroid yang kemungkinan berdiameter 40 hingga 70 km, dan menciptakan kawah berdiameter 500 km. Meskipun kawah ini sudah tidak ada lagi, Johnson dan rekan-rekannya menemukan bukti sferula, radium dan kromium, mineral di sekitar wilayah kawah.
Itu adalah daftar kawah tersembunyi yang akhirnya berhasil diungkap para ilmuwan. Mungkin, masih banyak kawah lain di bawah kaki kita yang masih tersembunyi dan belum berhasil tercium manusia.
Reporter magang: Safira Tiur Margaretha
(mdk/faz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya