Pendidikan Hindu
-
News •Akademisi Sebut Kurikulum Cinta Kemenag Hidupkan Pendidikan HumanisKurikulum Cinta Kemenag dinilai akademisi sebagai pendekatan revolusioner yang menghidupkan pendidikan humanis, melampaui capaian kognitif semata dan menumbuhkan karakter seutuhnya.
-
News •Menag Harap Widyalaya Ciptakan Siswa Cerdas Berkarakter dan Peduli LingkunganMenteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya Widyalaya sebagai lembaga pendidikan karakter yang menghasilkan siswa cerdas, berakhlak mulia, dan peduli lingkungan, mengatasi krisis moral bangsa.
-
News •Menteri Agama Dorong Penguatan Pendidikan Hindu Melalui Widyalaya untuk Cetak Generasi BerkarakterMenteri Agama Nasaruddin Umar menekankan pentingnya Penguatan Pendidikan Hindu melalui lembaga widyalaya guna membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki karakter kuat dan akhlak mulia.
-
News •Kemenag Bali Inisiasi Pendirian Widyalaya Negeri Bali, Perkuat Pendidikan Hindu dan Moderasi BeragamaKantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali menginisiasi pendirian Widyalaya Negeri Bali sebagai langkah strategis memperkuat layanan pendidikan Hindu dan membentuk generasi muda yang moderat.
-
News •Kemenag Terbitkan PMA 51/2025: Langkah Afirmatif Pemerataan Layanan Pendidikan HinduKementerian Agama (Kemenag) resmi mengeluarkan PMA 51/2025 untuk pemerataan layanan pendidikan Hindu. Regulasi ini membuka peluang penegerian widyalaya swasta dan memperkuat peran negara dalam pendidikan keagamaan Hindu.
-
Politik •Tahukah Anda? DPRD Buleleng Susun Raperda Pendidikan Widyalaya, Perkuat Eksistensi Pendidikan Hindu BaliDPRD Buleleng tengah mengintensifkan penyusunan naskah akademik Raperda Pendidikan Widyalaya dan Pasraman. Langkah ini bertujuan memperkuat pendidikan Hindu di Bali, bagaimana detailnya?
-
News •Tahukah Anda Bedanya Ilmuwan dan Cendekiawan? Menag Harap IAHN Mpu Kuturan Lahirkan Cendekiawan Hindu Pencerah MasyarakatMenteri Agama berharap IAHN Mpu Kuturan Singaraja dapat melahirkan Cendekiawan Hindu yang tidak hanya menguasai ilmu, tetapi juga memiliki kebijaksanaan, etika, dan kepekaan sosial.