Kesehatan Indonesia
-
News •DPR RI Kecam Keras Dugaan Intimidasi Anggota DPRD Terhadap Dokter IchaDPR RI mengecam keras dugaan intimidasi yang dilakukan anggota DPRD Timor Tengah Utara terhadap dokter Icha, memicu investigasi Kemenkes dan sorotan terhadap perlindungan tenaga kesehatan.
-
News •Disdik Papua Selatan dan Poltekkes Yogyakarta Jalin Kerja Sama Beasiswa AnestesiologiDinas Pendidikan Papua Selatan dan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta berkolaborasi dalam program beasiswa khusus jurusan Anestesiologi, membuka akses pendidikan dan meningkatkan kualitas SDM kesehatan di Papua Selatan.
-
News •ILUNI FKUI-FIAKSI Buka Posko Pengaduan Dokter Internship, Soroti Perlindungan dan FinansialIkatan Alumni Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (ILUNI FKUI) dan Forum Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Seluruh Indonesia (FIAKSI) membuka posko pengaduan untuk dokter internship, menyoroti tantangan perlindungan hukum hingga masalah finansial ya
-
News •Terapi Fag: Harapan Baru Melawan Krisis Resistensi Antibiotik yang MengancamDi tengah ancaman resistensi antibiotik global, Terapi Fag muncul sebagai pendekatan inovatif dan presisi untuk memerangi infeksi bakteri. Akankah virus 'penjaga kehidupan' ini menjadi solusi masa depan?
-
News •MGBKI Tegaskan Program Internship Dokter Adalah Pendidikan Profesi, Bukan Tenaga MurahMajelis Guru Besar Kedokteran Indonesia (MGBKI) menyerukan agar program Internship Dokter dikembalikan pada esensi pendidikan profesi, bukan eksploitasi tenaga kerja murah, menyusul kasus kematian dr. Myta Aprilia Azmy.
-
News •MGBKI Desak Audit Independen Atas Kasus Dokter Internship Meninggal DuniaMGBKI mendesak audit independen atas kasus dokter internship meninggal di Palembang, menyoroti dugaan eksploitasi dan perlunya reformasi sistem pendidikan kedokteran.
-
News •Kemenkes Gencarkan Vaksin MR Tenaga Kesehatan di Daerah Berisiko TinggiKementerian Kesehatan memulai program vaksinasi Measles-Rubella (MR) bagi puluhan ribu tenaga kesehatan di 14 provinsi berisiko tinggi, sebagai upaya menekan lonjakan kasus campak dan rubella.
-
News •Kemenkes: Pentingnya Lebaran Ramah Lansia, Bukan Sekadar MeriahKementerian Kesehatan (Kemenkes) menekankan pentingnya menciptakan momen Lebaran Ramah Lansia, memastikan perayaan tidak hanya meriah, tetapi juga nyaman dan penuh kepedulian bagi para senior. Simak tips lengkapnya!
-
News •Putusan MK Tegaskan Peran Kolegium dalam Standar Pendidikan Kedokteran IndonesiaPutusan Mahkamah Konstitusi terbaru mengukuhkan peran vital kolegium dalam menyusun standar pendidikan kedokteran, memastikan mutu dan keselamatan pasien.
-
News •Kerumitan Diagnosis dan Rendahnya Kewaspadaan Jadi Tantangan Penanggulangan Penyakit LangkaDokter spesialis mengungkap kerumitan diagnosis dan rendahnya kewaspadaan menjadi Tantangan Penanggulangan Penyakit Langka, yang sering terlambat ditangani dan berakibat fatal.
-
News •Program Makan Bergizi Gratis Prioritaskan 3B: Balita, Ibu Hamil, dan Ibu MenyusuiBadan Gizi Nasional (BGN) menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) utamakan balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (3B) demi masa depan Indonesia, mengubah pemahaman awal program.
-
News •Sinergi Lintas Disiplin Perkuat Riset Genomik Nasional untuk Kedokteran PresisiMenteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menekankan pentingnya sinergi lintas disiplin untuk memperkuat Riset Genomik Nasional, yang diharapkan membawa reformasi besar dalam industri kesehatan Indonesia melalui diagnosis dan pengobatan yang lebih cepat dan t
-
News •Unpatti Siapkan Lulusan Kedokteran Perkuat Layanan Kesehatan di Maluku TenggaraUniversitas Pattimura (Unpatti) Ambon berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara (Pemkab Malra) untuk menyiapkan lulusan kedokteran yang andal, demi memperkuat layanan kesehatan lokal.
-
News •Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit: Strategi Kemenkes Atasi Kekurangan Tenaga MedisKementerian Kesehatan (Kemenkes) tengah menggalakkan sistem Pendidikan Dokter Spesialis Berbasis Rumah Sakit untuk mengatasi kekurangan dokter spesialis di Indonesia, khususnya di daerah 3T. Inisiatif ini diharapkan mampu mempercepat produksi tenaga medis
-
News •Wamenkes Tekankan Penguatan Karantina Kesehatan untuk Pencegahan Virus NipahWakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus menegaskan pentingnya penguatan karantina kesehatan sebagai langkah krusial dalam Pencegahan Virus Nipah masuk ke Indonesia.
-
News •BPOM Raih Status Otoritas Rujukan WHO Pertama di Negara Berkembang, Kian Perkuat Pengawasan Obat dan MakananBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menjadi Otoritas Rujukan WHO pertama dari negara berkembang, menandai pencapaian 25 tahun pengabdian. Ini mengukuhkan posisi BPOM dalam pengawasan obat dan makanan global.
-
News •RSCM Luncurkan Wisata Medis, Targetkan Rp20 Triliun Kembali ke Dalam NegeriRSCM meluncurkan program wisata medis dengan Hotel Aryaduta Menteng. Tujuannya menarik pasien berobat di dalam negeri, edukasi kualitas layanan, dan mengurangi aliran dana medis ke luar negeri.
-
News •Kerja Sama RI-UEA Perkuat Layanan Jantung di RS Kardiologi SurakartaIndonesia dan Uni Emirat Arab (UEA) mengukuhkan kerja sama RI-UEA dalam sektor kesehatan, khususnya melalui dukungan pasokan medis dan optimalisasi teknologi di RS Kardiologi Emirates-Indonesia Surakarta.
-
News •Fokus Baru Program Skrining Kesehatan Gratis 2026: Tindak Lanjut dan Pengobatan TerintegrasiKementerian Kesehatan menggeser fokus Program Skrining Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2026, menekankan tindak lanjut klinis dan pengobatan terintegrasi untuk meningkatkan kesehatan masyarakat secara menyeluruh.
-
News •Pemerintah Siapkan Insentif Dokter Spesialis hingga Rp30 Juta untuk Daerah 3TPemerintah Indonesia akan memberikan Insentif Dokter Spesialis hingga Rp30 juta per bulan, ditambah fasilitas perumahan, untuk pemerataan layanan kesehatan di daerah terpencil, terdepan, dan terluar (3T).